Film

Yuuuk, Berhore Ria di Universal Studio Singapore

d

Universal Studio Singapore. Bagi pecinta theme park dan film  tentunya pernah mendengar nama ini. Apalagi Universal Studio Singapore (Biasa disingkat USS) merupakan theme park film pertama di Asia Tenggara. Barangkali USS  menjadi salah satu sisa andalan negeri tetangga untuk menarik wisatawan Asia Tenggara, terbanyak dari Indonesia! Karena menurut saya pribadi yang sudah belasan kali berkunjung ke Singapore sejak 20 tahun yang lalu negeri mungil ini sudah tak terlalu istimewa dalam sektor wisata. Belanja barang branded dan shopping mall? Indonesia saat ini tidak kalah menarik. Kuliner? Indonesia kurang apa? Keberagaman budaya, keramahan penduduk, kekayaan alam? Indonesia lebih horeee!!! Kedisiplinan masyarakat dan kebersihan street food-nya tuh yang harus ditingkatkan di Indonesia.

Loh kok jadi ngomongin ini? Iyaaa, khan tadi lagi ngomongin USS yang merupakan salah satu tempat wisata. Saya mau cerita kunjungan pertama saya ke USS saat awal  buka beroperasi di tahun 2010. Buat evaluasi jika saya berkunjung kembali ke sana. Hanya ada sedikit penambahan permainan saja kok, permainan yang saya kunjungi ini belum ada perubahan sejak awal USS beroperasi.

Saya bermimpi untuk datang ke Universal Studio atau theme park movies sejak Maret 2010. Saya tuliskan impian tersebut. Ternyata impian itu mewujud dalam waktu singkat padahal dana untuk liburan saat itu hanya cukup untuk liburan ke DUFAN (Jika membayar dari anggaran pribadi) , Alhamdulillah, saya memenangkan Essay Writing Contest ‘Share Your Unique Experience in Mal Kelapa Gading’ yang hadiahnya adalah Tour Package to Universal Studio Singapore for 2 persons. Yeaay, ngajak kakak dan keponakan deh! Keduanya kebetulan memang ingin belanja ke Singapore, dan bisa menginap di hotel yang saya dapatkan. Bersyukurnya lagi ternyata kamar hotel di upgrade ke Family Room yang memang untuk 3 orang. Kakak – tanpa diminta –  memberi dollar Singapore ke saya sebagai pembayaran kamar…yeaaay, berarti saya nggak perlu repot ngeboboq celengan untuk uang jajan selama di Singapore…hehehe…

Baiklah, saya ceritakan permainan kami di Universal Studio Singapore yang saat itu baru saja beroperasi beberapa bulan. Setelah kunjungan ke USS saya memang masih sempat berkunjung ke Singapore, tetapi tidak  ke USS karena kunjungan berikutnya hanya mengantar keponakan-keponakan untuk membeli keperluan dan nonton konser musik.

Singapore suatu hari di akhir tahun 2010

Pagi dari  Deluxe Room Orchard Grand Court Hotel dengan gairah tersendiri. Bakal ke UNIVERSAL Studio Singapore….hooreee! Saya dan keponakan bersiap , usai  breakfast saya, kakak dan keponakan (Galuh) langsung  ke Sommerset MRT Station. Transit di 1  station hingga dalam hitungan menit kami tiba di Harbourfront – Vivo City. Membeli Sentosa Pass, segera naik  monorail  menuju  Resort World Sentosa.

Sebelumnya kami janjian untuk makan siang di Vivo City bersama kakak yang berwisata belanja di sana alias nggak ikut ke USS. Hohoho, kami berdua kok nggak yakin sudah selesai bermain pada jam makan siang ? Travel agent Jakarta memberi info jika permainan di USS masih sedikit, lebih luas DUFAN, dan menurutnya ketika ia kesana hanya memerlukan waktu 3 jam untuk bermain dan berkeliling USS. Saat pembelian Sentosa Pass waktu yang tertera di tiket adalah 09.48 waktu Singapore. Kita lihat saja nantu ya… 😀

Girang banget melihat bola dunia USS berada nyata di depan mata! Berlimpah pengunjung berfoto ria di dekatnya. Untuk berfoto di bola dunia USS tidak diperlukan membeli tiket/masuk ke USS-nya. Jadi jangan terlalu percaya pada orang yang pamer-pamer foto di depan bola dunia USS dan mengaku sudah memasukinya yaaa…hahaha…Harga tiket masuk ketika itu adalah SIN $ 66 (harga untuk weekday, weekend lebih mahal lagi) .  Kami sudah membawa tiket tersebut dari Panorama Tour di Jakarta. Ketika melintasi gapura USS kami ditanya asal negara dan jumlah orang yang bersama kami, kemudian ditunjukkan antrian panjang yang ternyata tempat pemeriksaan karcis dan penukaran voucher. Kami mendapatkan SIN $ 5 untuk pembelian makanan dan SIN $ 5 untuk belanja di stores USS. Hooorreee….lumayan!

Memasuki USS sekeliling terdapat aneka toko bergaya Amerika,zona  Hollywood dan New York. Kami berniat mencoba semua wahana yang memacu adrenaline! Di area ini kami belum menemukan sesuatu yang special selain pengunjung yang sibuk berfoto ria. Galuh protes,”Foto-foto-nya nanti dulu deh, pokoknya kita cari permainan yang seru dulu..!” Okeee deeeh, Kakaaak….

Sci Fi City Battlestar Galactica™

Sci Fi City Battlestar Galactica™

Tibalah kami di zona Sci-Fi City, kemudian menemukan  Battlestar Galactica™ yang  benar-benar bikin kami  “mupeng” beraaatt! Terbagi dari 2 “”permainan”, yang satu bernama Human dan  satu-nya lagi Cyclon. Sayangnya ketika kami disana sedang tidak beroperasi …huhuhuks…

Di zona ini kami hanya bisa menikmati Accelerator™. Saya berkomentar ,”Ini sih berasa-an naik odong-odongnya Hana…hehehe.” (Hana saudara kami yang ketika itu berusia 1 tahun 2 bulan memiliki  kegemaran naik Odong-odong di rumah neneknya di Pondok Gede).

Anggap saja deh  Accelerator™ sebagai pemanasan. Kalau kami langsung naik Human vs Cyclon barangkali  langsung kejang-kejang dan bisa ‘histeris’ begitu melihat ‘komidi puter’ di zona Madagascar ;-D

Perjalanan berikutnya….tibalah kami di zona  ANCIENT EGYPT ! Ini baru  asyiiik, “Egyt emang aaaajjjiiiibb!” seru kami campur aduk setelah menikmati  Revenge of the Mummy™. Saat memasuki pintu kami  melewati lorong panjang yang sekitarnya berserakan peti mati, diiringi suara-suara mengerikan. Saya dan Galuh saling berdempetan. Hahaha, saya khawatir bakalan kaget andai tiba-tiba peti-peti tersebut mendadak terbuka dan keluarlah mummies iseng dari dalamnya. Tetapi peti-peti tersebut bergeming. Saya berkomentar,”Iiih, ini mungkin seperti rumah miring di Dufan yang nggak ada apa-apa-nya.”. Tetapi (lagi) kok nggak sampai-sampai di luar sih? Kami mempersilakan pasangan kekasih di belakang kami berjalan terlebih dahulu. Hihihi…biar kalau ada mummi iseng kami nggak duluan kaget!

Sumpee daaah, nih wahana asyiiik banget! Pokoke unpredictable!!! Bukan rumah hantu biasa dan bukan roller coaster biasa. Awalnya  kita disuguhi hal-hal menyeramkan seperti di rumah hantu-nya Dufan zaman dulu kala gituh, tapi tiba-tiba aneka animasi muncul dari berbagai arah, ada warrior mummies menyerang kita, katanya sih mau bales dendam. Waduh, Mak, bukan sekedar tidak menduga track roller coaster yang siap meluncur. Dikejar hantu mah udah biasa…tapi kalau depan belakang di hadang warrior mummies yang kalap. Gimane dung?! Tiba-tiba pula ada bola-bola api membara yang dilempar ke arah kita. Terus kereta yang kita naiki menghentak meluncur mundur….Kebayang gak tuh naik  roller coaster jalannya mundur?!  Aaarrgghhh ,pokoknya asyik dah…hehehe. Bikin saya bertakbir dan berzikir…”Duh Gusti, kalau aku bisa selamat dari tempat ini hamba akan sedekah deh sama tukang odong-odong atau  anaknya tukang ojeg!”

Begitu tiba di ruang lebih terang, semua bertepuk tangan, ada gembira, ada lega, ada yang masih ketakutan, begitu pula dengan nenek petugas yang menanyakan kondisi kami. Hahaha…emang sih permainan semacam ini sebaiknya yang bertugas adalah nenek-nenek, lebih peduli  dengan tulus 😉

Masih di zona Ancient Egypt kami masuk ke antrian  Treasure Hunters™. Nah, ini benar-benar rileks…mungkin lebih santai dibandingkan odong2nya Hana  😀

Ketika kami sudah menjelajah  USS, Galuh memaksa saya untuk bermain lagi ke Revenge of the Mummy™. Bukan karena takut menghadapi para mummy , tapi perut ini sudah kenyang karena Galuh mengajaknya saat saya sedang makan di Oasis Spice Cafe yang Wrap Chicken-nya segede belalai gajah! Huuh, bisa keluar semua dari perut kalau saya nekad main lagi disana. Akhirnya sebelum pulang, Galuh menggerutu sambil masuk ke wahana tanpa saya temani : “Apa enaknya teriak-teriak sendirian?” . Saya yang masih kekenyangan menunggu di luar sambil menjaga tas-nya. Tak  lama kemudian dia keluar dengan ekspresi puas kegirangan…hehehe.

Zona Jurassic Park USS

Zona Jurrasic Park

Kami tidak terlalu antusias saat memasuki zona The Lost World™ . Mungkin karena yang memenuhi area tersebut adalah anak-anak, atau masih gak yakin bahwa masih ada Dinosaurus di masa kini?  Bukan karena itu ding, tapi permainan yang begitu “menubruk” pandangan kami saat memasuki area tersebut adalah Dino-Soarin’™ yang anak balita saja bisa – lebih mirip maenan yang di mal-mal …hehe, lebih menantang nyebrang di depan kantor saya kalee…

Sebenarnya kami tertarik dengan Jurassic Park Rapids Adventure™ , tapi dalam papan peringatan tertulis  bahwa kami harus siap-siap basah kuyup jika bermain di wahana ini. Iiih, maleeeess…kite mah masih mau poto-poto bergaya okeh dung! Apalagi belum sempet ketemu kembaran saya di masa lalu, Marilyn Monroe ;-p  Jadinya kami langsung pindah ketempat lain…hahaha, sebenarnya Galuh sudah persiapkan topi untuk basah-basahan waktu diberi informasi bahwa ada wahana di USS yang bikin kita basah kuyup. Tetapi berhubung dia udah ber-blow ria dengan hair dyer di bathroom hotel – jadinya dia gak sudi harus nge-blow rambutnya lagi nanti. Bahkan mungkin sebelum ke Singapore dia udah ke salon dulu untuk nge-catok rambutnya. Sebelum bertolak dari hotel berkata kepada saya,”Che’, apa aku bawa shower cap dari kamar mandi hotel ya untuk maen basah-basahan di Universal Studio ?!” Syeeet daaah…hahaha…

Area ini akhirnya kami skip setelah beberapa kali mondar mandir untuk mengecek antrian wahana Canopy Flyer™. Kami tertarik dengan permainan ini-pun saat sudah di luar area, karena kelihatan asyik. Inilah satu-satu-nya wahana di area ini yang kita coba, setelah agak ilfil melihat wahana WaterWorld™ didominasi oleh para manula ;-D

Saat ingin pulang kami kembali ke sini  untuk menikmati Jurassic Park Rapids Adventure™ . Yaaa…karena udah mau balik gak apa-lah berbasah-basah ria, tapi melihat waktu antrian yang diperlukan adalah 80 menit kami-pun ngeloyor pergiii…nexttime ajah dah! Oh ya, disetiap permainan ada prediksi waktu antrian.

 

Anna R Nawaning S

http://odysseygemini.blogspot.com(Kuliner)
http://odysseygemini.blogspot.com (Wisata Indonesia)
http://57odysseygemini.blogspot.com (Lifestyle)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Kemajemukan  adalah anugerah dan takdir terindah dari Tuhan untuk bangsa Indonesia. Ini harus kita kelola dengan baik dalam komitmen yang sama sebagai bangsa merdeka untuk kemajuan negeri ini.

Founder Kader Bangsa Fellowship Program @kaderbangsafellowship Dimas Oky Nugroho Ph.D  @dimas_okynugroho mengajak generasi muda Indonesia untuk  turun tangan, ambil bagian  membangun kemajemukan untuk kesejahteraan dengan kerja sama, gotong royong dan kolaborasi. Merdeka !

Dirgahayu Republik Indonesia Merdeka 72 tahun !

Mari sebarkan pesan cinta Indonesia yang majemuk !

#mudakolaborasimerdeka #mudabersatumerdeka #mudakreatifmerdeka #mudakerenmerdeka #hutri72 #indonesiamerdeka72

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top