Branding

Yang Tersisa dari Acara Gerakan Nasional #MariBerdigital

Jalanan macet Bandung yang panas padahal belum siang benar itu membuat saya sedikit memaksa driver Grab Bike untuk mempercepat laju motornya menuju ke Graha Pos Jl. Banda No.30, Bandung.

Bukan tanpa sebab, saya diburu waktu lantaran tak boleh melewatkan konferensi pers terkait Gerakan Nasional – Mari Berdigital untuk Membangkitkan Ekonomi Lokal Indonesia (selanjutnya dalam tulisan ini saya singkat menjadi Gerakan #MariBerdigital) yang sudah berlangsung sejak pukul 9 pagi. Saya melewatkan acara pembukaan dan orasi dari Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram. Pekerjaan di kantor tidak memungkinkan saya untuk datang sepagi itu.

Saat saya datang gelaran acara yang ada di lantai 8 Graha Pos, saya langsung masuk ketika momen acara seminar dan pembukaan selesai dan semua sedang berfoto. Barulah setelah itu, Pak Agus Muharram langsung menuju ruang konferensi pers.

Meski sedikit menyesal tak mendapatkan pemaparan langsung dari Pak Agus, saya cukup bahagia ketika bisa berdiskusi pada gelaran konferensi pers yang diadakan setelah seminar berlangsung. Tepatnya sekitar dua menit setelah kedatangan saya ke tempat acara. Saya perlu mengucapkan terimakasih pada driver Grab Bike yang mengantarkan saya dengan baik.

Saat Konferensi Pers #MariBerdigital

Saya sempat bertanya pada Pak Agus Muharram soal koordinasi kementerian terkait pengembangan gerakan digital ini. Pak Agus Muharram menjawab dengan lugas kalau Kementrian Koperasi dan UKM bersinergi dengan berbagai kementerian, termasuk Kemeninfo dan Kementerian perdagangan terkait gerakan digital terhadap ekonomi lokal, terutama dalam hal ini soal UKM.

Konferensi Pers dengan Pak Agus Muharram sebenarnya menarik. Sayang, mungkin karena beliau sibuk, beliau tidak bisa berlama-lama di tempat acara. Panitia Gerakan #MariBerdigital pun langsung memberikan plakat simbolik seperti yang saya potret momen pada akun Instagram saya berikut ini.

Event Gerakan #MariBerdigital ini menarik minat banyak orang, terutama mereka para peaku di bidang UMKM atau para startup baru. Secara jumlah pengunjung (sat saya hadir) sebenarnya tidak terlalu berjumel seperti halnya festival-festival lain. Tetapi saya pribadi cukup mengapresiasi kerja bDigitalIndonesia yang mampu menggelar Gerakan #MariBerdigital ini. Apalagi, banyak perusahaan yang terlibat atau mendukung gerakan ini.

Sejauh mata memandang, setelah gelaran konferensi pers, saya jalan-jalan memutari arena Gerakan #MariBerdigital. Sejauh mata memandang terlihat, perusahaan-perusahaan seperti Sleeker, Grab, Qwords, Modalku, Qerja, UrbanIndo, dan masih banyak perusahaan lain yang juga turut hadir membuka booth di event Gerakan #MariBerdigital ini.

Banyak startup dan perusahaan digital hadir

Tak ketinggalan, nama-nama tenar seperti Indosaat Ooredo, LINE, dan Payment Gateway Midtrans turut mendukung kegiatan ini.

Saya tidak hanya berjalan-jalan saja, saya pun ikut terlibat pada kelas ata workshop yang diadakan pada event ini. Ada tiga kelas yang dibagi dalam tiga ruangan sesuai dengan tema yang berbeda dan pembicara yang berbeda-beda pula.

Ada kelas Business Growth. Kelas ini dihadirkan oleh utuk membantu pelaku UKM untuk mengembangkan bisnis ke arah lebih lanjut. Tema-tema dalam kelas ini meliput pengembangan soal finansial, branding, dan hukum. Kebetulan saat saya masuk ke kelas ini, sedang berlangsung kelas growth hukum. Hadir sebagai pembicara, ada pak Andhika yang menjabat sebagai Head of Legal bukankontrak.com

Ada juga kelas bertema Tech & Digital. Kelas ini berada di ruangan yang bersebelahan dengan kelas Business Growth yang juga merupakan ruangan tempat konferensi pers berlangsung. Waktu saya berkunjung ke kelas ini, tempat duduk sudah terisi penuh. Jadi saya tidak tahu apa yang dibahas dan siapa yang jadi pembicara. Saya juga lupa mencatat jadwal kelas yang tertempel di pintu masuk kelasnya. Seingat saya, LINE hadir di kelas ini.

Yang ketiga adalah ruang diskusi panel bersama para ahli yang kompeten di bidangnya. Kelas ini berlangsung di arena utama yang jelas jumlah kursi duduknya pasti lebih banyak. Kebetulan, ketika saya berada di arena ini, ada tema yang cukup sesuai dengan apa yang saya kerjakan, yakni tentang Influencer, buzzer, blogger.

Yang memberikan materi adalah Billy Boen dari GDILab. Karena suka dengan temanya, saya menikmati pemparan beliau sampai selesai. Dan yang menarik dari pemaparan beliau adalah soal kehadiran platform yang bisa membantu para pebisnis dan influencer/buzzer dalam mengelola media sosial mereka.

Ada banyak kelas sebenarnya yang berlangsung dan tiap kelas mempunya waktu dan tema tersendiri. Kelas-kelas ini tentu dihadirkan untuk membantu para pengunjung atau yang tertarik dengan kegiatan ini dalam mengembangkan usaha, terutama para pelaku bisnis lokal. Karena pada dasarnya, acara ini ditujukan untuk meningkatkan digitalisasi bisnis lokal. Apalagi, rencanya akan ada 59 juta bisnis lokal yang akan didigitalisasi.

Mengikuti konferensi pers, mengunjungi berbagai booth yang ada untuk sekadar tahu tentag perusahaan, dan mengikuti beberapa kelas adalah hari yang takan dilupakan oleh saya di Graha Pos, pada 18 Mei 2017 tersebut. Kehadiran event ini juga merupakan sebuah event yang sebenarnya patut diketahui tidak hanya para pelaku bisnis yang sudah berjalan tetapi bagi mereka yang awam atau baru akan memulai bisnis.

Sebuah kesan yang mendalam yang tersisa dari kegiatan ini yang kemudian saya abadikan dalam bentuk potret diri di bagian photobooth.

eksis dulu si saya nya

Terlepas dari ramainya perusahaan yang hadir dan konsep kelas bertema yang baik, masih ada cela dari kegiatan ini yang tentu akan bisa jadi catatan panitia di kemudian hari.

Contohnya soal penempatan booth makanan yang berada di samping yang bahkan keberadaannya mungkin hanya sedikit yang tahu. Padahal kalau booth ini tidak terpisah atau setidaknya dapat terlihat sejauh mata memandang, booth makanan tidak akan sepi seperti yang saya potret berikut ini.

booth makanan yang sepi pengunjung

Itu mungkin hanya bagian kecil. Yang jadi penting adalah keberadaan kelas dengan durasi waktu yang terlalu sebentar yang kadang membuat sesi tanya jawab bahkan tidak diadakan (seperti yang terjadi pada kelas yang saya ikuti). Entah sih dengan kelas lain. Tapi kelas yang berisi materi penting ini sebenarnya adalah sesi yang justru harus memiliki jatah waktu lebih banyak dibanding kegiatan seremonial lainnya.

Terlepas dari itu, yang tersisa dari kegiatan #MariBerdigital adalah kesan mendalam bagi saya pribadi agar acara seperti ini dapat hadir kembali. Dan tentu saja dengan konsep acara yang bisa saja beda atau tetap sama tetapi mengalami pembaruan.

.

hilmangraha
Follow Me

hilmangraha

Blogger, Editor, Techno Journalist, Social Media Enthusiast,
hilmangraha
Follow Me

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hai, haaai smart people 😍 Asyikkk ya weekend! Have fun ya, guys 😄
.
Guys, tau gak sih kamuuu, lebih dari 3,8 milyar orang di seluruh dunia menggunakan internet, dimana jumlahnya meningkat 38 juta orang sejak Januari 2017 😁
.
Kenaikan ini menandakan bahwa penetrasi internet di seluruh dunia mencapai 51%, atau bisa dibilang orang yang pakai internet udah lebih banyak daripada orang yang nggak pakai internet, hihi.. Memang sih, tahun 2017 ini sebenarnya peningkatan jumlah pengguna internet jauh lebih lambat daripada tahun 2016 😆
.
Daaan, dari 3,8 milyar orang pengguna internet di seluruh dunia, 2,9 milyarnya aktif menggunakan media sosial, lho! Wawww 😋 Pastinya kamu termasuk di dalamnya dong, heheee
.
Sumber: youthmanual.com
.
#indoblognet #mbcommunication #internet #survey #sosialmedia #socialnetworking #weekend #saturday #viral

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top