Ekonomi

Tren Furniture “Jadul” dan “Recycle” Masih Menggigit di Pasar Global

buyer furniture indonesia,

Hari ini (10/3) pameran Business to Business ( B to B) Furniture Indonesia yang berkonjungsi dengan Mozaik Indonesia dan diselenggarakan oleh Traya Eksibisi International dan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan (Asmindo), dibuka oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta Convention Centre.  Aura optimisme menuju kebangkitan kembali industri rotan dan kayu di manca negara begitu terasa. Bagaimana tidak sumringah menatap gemilangnya industri ini. Pertumbuhannya terus menanjak sejak tiga tahun belakangan ini.

Tahun 2012, nilai ekspor kayu dan rotan mencapai US$ 1,4 miliar. Naik hampir dua kali lipat menjadi  US$ 2,2 miliar pada 2014.  Dan, dalam kurun waktu lima tahun,  Pak Menteri optimis bisa mencapai US$ 5 miliar. Kebijakan pemerintah yang melarang dan membatasi ekspor sumber daya alam, rupanya memberikan angin segar industri ini tumbuh dan punya posisi tawar meningkat di pasar global. Seiring dengan hal itu juga, pemerintah aktif membuka peluang tampil di berbagai pameran furniture internasional, salah satunya  di Changhai International Furniture. Keanggotaan Indonesia ASEAN Furniture Industry Council, turut memberikan pengaruh industri mebel kita merajai pasar ASEAN. Meski begitu, Pak Menteri juga melihat ada ancaman khususnya di pasar lokal terhadap derasnya produk furniture impor. Ya, ini memang sebuah konsekuensi dari era keterbukaan, dimana tipis sekali batasan suatu negara dari sisi ekonomi. Karena itu, daya saing kualitas, baik bahan baku maupun desain harus semakin dipertajam utuk menjawab kebutuhan dan selera masyarakat yang makin well educated. Furniture Indonesia dan Mozaik Indonesia diharapkan mampu menjadi barometer majunya indusri mebel dan rotan di tanah air.

 

furniture indonesia. pengurus

 

Tren furniture di Pasar Global

Mengusung tema ‘Unleasing High Quality Furniture Indonesia for International Market”, sebanyak 300 exhibitor terlihat matang menyuguhkan desain dan mutu produk yang diunggulkan. Pak Menteri mengatakan dalam sambutannya, green product harus menjadi nafas dalam industri yang notabene bersumber dari alam, industri (exhibitor) pun menyambutnya responsif dengan menelurkan berbagai inovasi yang bertujuan meminimalisir penggunaan bahan baku kayu.

Sampai saat ini, penggunaan elemen kayu dalam industri furniture masih mendominasi, yaitu sebesar 95 persen. Sedangkan rotan hanya 3,5 persen, dan plastik 2,3 persen. Tak dapat dipungkiri, selera pasar global kendati mengusung green product, komoditas kayu masih favorit terutama pasar Eropa.

Kendati demikian, sejumlah industri menyikapinya dengan menyodorkan bahan baku recycle (bekas atau limbah). Ini dilakukan oleh  Z’home, salah satu brand di Furniture Indonesia, yang mulai menggunakan bahan baku recycle sejak tahun 2014 untuk sejumlah produk interior seperti meja, hiasan dinding, perabotan rumah, dan aneka pernak-pernik. Alhasil, rupanya memikat pengusaha vila di Bali dan Yogyakarta. “Makin ke sini, selera konsumen mengarah pada desain tropical minimalis. Dan, produk recycle ini memang pas,” ujar salah seorang penjaga stand Z’home.

 

furniture indonesia, zhome

Tropical minimalis design by Z’Home

 

furniture indonesia, zhome, meja

Tropical minimalis design by Z’Home

 

Recycle kayu yang digunakan dan terbukti bagus adalah dari bahan Jati. Tetapi ini tergantung pada selera dan kemampuan daya beli. Alternatif lain yang bisa digunakan adalah kayu Mindi. Kayu Mindi lebih ringan, tahan lama dan tidak berbubuk. Kayu Mahoni juga bagus, hanya saja butuh treatment khusus supaya tidak mudah berbubuk. Karakter kayu mahoni memang cenderung berbubuk sehingga kurang tahan lama dibanding jati.

Z’home menyasar pada segmen yang custom, dibuat sesuai selera dan konsep dari vila yang diusung. Bisnis penginapan atau vila ini memang menjual “pengalaman dan kesan” yang berbeda untuk setiap tamu yang datang. Makanya, faktor furniture dan desain yang homey sangat memegang peranan penting.

 

furniture indonesia, kamtumi

Beberapa pigura berkonsep transfer image di stand Kantumi

 

Sementara itu, green product diterjemahkan dalam konsep jadul atau vintage. Ada yang unik saya temui di stand Kamtumi pada IFFINA atau Furniture Indonesia tahun lalu, yang meraih penghargaan sebagai produk yang paling inspiratif dan inovatif. Dia berinovasi dengan teknologi transfer image untuk hiasan dinding. Jadi, gambar dari print foto dicetak dengan menggunakan gel khusus, dengan tampilan kayu berornamen vintage yang terkesan eksotik. Produk ini banyak disukai buyer dari Jakarta, Jawa Barat dan Pekan Baru. Tahun ini menurut Faraj Achmad Mahmud, ownernya, ada rencana ekspor ke Dubai dan Rusia. Pameran dinilainya efektif untuk memasarkan produk-produk furniture dari Jepara ini.

 

furniture indonesia, kamtumi, owner

Faraj Achmad Mahfud (owner Kamtumi) sedang berbicang dengan buyer di Furniture indonesia (10/3).

 

Hampir sebagian besar produk yang ditampilkan di Furniture Indonesia bernuasa jadul dan berkesan natural. Seperti ini diantaranya:

 

furniture indonesia, kayu lama

 

furniture indonesia, arya sena

 

Wajah baru IFFINA yang bertransformasi menjadi Furniture Indonesia dan Mozaik Indonesia, tahun ini menghadirkan sebanyak 1978 buyer dari 87 negara. Nilai transaksi yang diharapkan bisa mencapai sebesar US$ 700 juta. Furniture Indonesia dan Mozaik Indonesia, semoga bisa mendorong produk Indonesia mengalami percepatan ke pasar global, lebih banyak menyerap tenaga kerja, dan pastinya memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara. Oya, untuk tenaga kerja yang terserap di industri furniture, menurut Pak Menteri Saleh Husin baru sebesar 2,5 juta jiwa. Angka ini masih kecil, dibanding peluang yang bisa dikembangkan di industri ini.

 

kartina Ika Sari

kartina Ika Sari

writerpreneur, founder MB Communication, Indoblognet.com & jelajahiindonesiamu.com
kartina Ika Sari

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Kemajemukan  adalah anugerah dan takdir terindah dari Tuhan untuk bangsa Indonesia. Ini harus kita kelola dengan baik dalam komitmen yang sama sebagai bangsa merdeka untuk kemajuan negeri ini.

Founder Kader Bangsa Fellowship Program @kaderbangsafellowship Dimas Oky Nugroho Ph.D  @dimas_okynugroho mengajak generasi muda Indonesia untuk  turun tangan, ambil bagian  membangun kemajemukan untuk kesejahteraan dengan kerja sama, gotong royong dan kolaborasi. Merdeka !

Dirgahayu Republik Indonesia Merdeka 72 tahun !

Mari sebarkan pesan cinta Indonesia yang majemuk !

#mudakolaborasimerdeka #mudabersatumerdeka #mudakreatifmerdeka #mudakerenmerdeka #hutri72 #indonesiamerdeka72

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top