Kuliner

Tiwul Makanan Tradisional yang Penuh Filosofi

Waktu berpergian ke Jogja baru-baru ini, sempat mampir ke restoran yang menyediakan nasi tiwul setelah dari puncak Becici. Terus terang sudah lama banget tidak permah merasakan lagi rasa dari tiwul. Sekarang malah ada aneka rasa selain yang original. Rasa coklat, kalau dirasakan malah rasanya seperti bolu kukus.  Sudah lebih dipermodern rasanya agar disesuaikan dengan lidah-lidah orang jaman now.

Tiwul sendiri adalah makanan tradisonal dari Gunung Kidul yang terbuat dari singkong. Tiwul ini sudah ada sejak jaman dulu dan sangat bersejarah. Karena saat jaman penjajahan, tiwul ini malah dijadikan makanan pokok pengganti nasi yang dimakan bersama lauk pauknya. Dibanding dengan beras, tiwul memang mempunyai kalori yang lebih rendah tapi tetap cukup sebagai sumber karbohidrat.

Dalam pembuatannya, tiwul ini melalui beberapa proses. Mulai dari pengupasan  singkong sampai kering yang lebih dikenal demgan gaplek. Gaplek ditumbuk sampai halus sehingga menyerupai tepung. Kemudian tepung itu dikukus sampai matang. Penyajiannya bsia ditaburi dengan parutan kelapa atau bisa disandingkan dengan lauk pauk.  Rasanya manis dan menggumpal sehingga memberikan rasa tersendiri di lidah.

Tiwul sendiri memlilik kalori sebagai berikut: Tiwul mengandung energi sebesar 342 kilo kalori, protein 2,3 gram, karbohidrat 38,1 gram, lemak 0,1 gram, kalsium 27 miligram, fosfor 61 miligram, dan zat besi 7,6 miligram. Selain itu di dalam Tiwul juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,06 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Tiwul, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

Manfaat mengkonsumsi tiwul sebagai diet sehat:

  1. Ada karbohidrat yang tinggi. Kadar kalori singkong lebih besar dari nasi. Cocok dimakan bagi yang melakukan diet sehat.
  2. Kaya akan serat. Karena kaya serat, sehingga sangat mudah diserap dan mudah mengenyangkan.
  3. Sebagai sumber energi. Hal ini karena tiwul ini memiliki asam butirat. Selain sebagai sumber energi juga bermanfaat menghambat dan menekan pertumbuhan sel kanker.
  4. Menyehatkan pencernaan. Karena kaya akan serat juga ada pati yang tinggi. Pati yang dihasilkan adalah hasil dari proses yang panjang. Dan pati ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Resep untuk membuat nasi tiwul

Bahan-bahan

  • 350 gram singkong yang sudah dikeringkan
  • 150 gram Gula merah
  • 200 gram kelapa parut
  • 2 lembar daun pandan yang panjangnya sekitar 20 cm, diikat simpul
  • 1 Lembar daun pisang
  • 350 ml gelas air
  • Garam secukupnya

Cara Memasak

  1. Singkong yang sudah dikeringkan (gaplek) ditumbuk sampai jadi seperti tepung, kemudian percikkan sedikit air, lalu tumbuk lagi sampai didapatkan butiran kecil-kecil. Sisihkan dahulu, karena ini merupakan bahan utamanya.
  2. Panaskan dandang atau kukusan, jangan lupa alasi dengan menggunakan daun pisang.
  3. Masukkan butiran kecil singkong tadi ke dalam dandang.
  4. Tambah gula merah yang sudah diserut di atas gaplek, harus rata ya, tapi nggak semua kena gula merahnya juga nggak apa-apa, lalu kukus selama kurang lebih 1 jam, kemudian angkat.
  5. Setelah itu kukus kelapa parut bersama dengan daun pandan dan tambahkan garam secukupnya, selama kurang lebih 15 menit, kemudian angkat.
  6. Nasi tiwul siap disajikan bersama dengan kelapa parut.

Jadi ternyata nasi tiwul ini sumber energi yang mempunyai zat gizi lainnya. Kesederhanaan yang terlihat dari tiwul ini tak terlihat dari gizi yang terkandung di dalamnya. Bahkan memiliki banyak manfaatnya. Jadi tiwul mewakili kesederhanaan. Makan tiwul mengingatkan kita akan kesederhanaan.

 

Sumber gambar: https://lampungpro.com

Hastira

Seorang pengajar penyuka aksara. Suka merangkai kata dalam bentuk puisi dan fiksi. Dan suka dengan dunia anak-anak dengan banyak membuat cerita anak
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Are You PROMOTING Your CONTENT?? 🤓
.
Guys, in the content marketing world, creating and publishing content are only the first steps toward a successful campaign
.
Often, the most important piece is also the most overlooked: CONTENT PROMOTION 😍
.
Content promotion is the process of sharing your content across multiple online channels to maximize the visibility of your work, and in many cases, repeating that distribution on regular intervals to increase your effectiveness even further
.
Why Content Promotion Is NECESSARY?
.
⏺ Maximize visibility

Distributing your content maximizes its potential VISIBILITY. If your content sits without being promoted, it’s unlikely that people will find it on their own. Promoting it means more people will see it, right? 😜
.
⏺ Self-sustain a content feed

When sharing a mix of newer and older content, you’ll have a self-sustaining “feed” of CONTENT UPDATES that you can use to keep your social channels active with content
.
That way, even if you go a few weeks without producing new content, you’ll have something to share with your social audience 😁
.
⏺ Rejuvenate interest in older works

You can also use your ongoing distribution efforts to attract attention for your older pieces of content. This allows your best content to keep getting ATTENTION
.
Credit: forbes.com
.
📧 For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top