Menulis Yuk

Tips Persiapan Anak Masuk Sekolah Pertama Kali

 

Hai hai disini adakah orang tua yang masih bingung atau bergalau ria saat anaknya pertama kali masuk sekolah??

Kalau gitu kita toss dulu hahaha (nyari teman).

Tahun ini Babam usianya 4 tahun dan memang mamih rencanakan untuk masuk sekolah seperti play group, setelah berpusing mencari sekolah yang tepat mamih masih gambling nih, semoga saja guru-guru Babam nanti di sekolah yang baru bisa mengerti keadaan Babam dan tentu saja bisa sabar dengan kondisi Babam.

Mamih memilih sekolah yang semi formal agar ia terbiasa dulu akan aturan dan kedisplinan yang diterapkan untuk dirinya. Selain itu bisa merangkul dan berteman dengan anak-anak seusinya dan lancer berkomunikasi karena masih terbatas serta bisa merasakan kondisi juga suasana sekolah.

Seperti yang diharapkan banyak orangtua tentunya memasukkan anak kesekolah untuk memperoleh edukasi yang menyeluruh juga mendapatkan input yang baik dalam perkembangannya dan masa pertumbuhannya. Karena di sekolah anak-anak akan memperoleh berbagai pembelajaran dan pendampingan dari guru yang professional.

Pertama kali masuk sekolah dalam Pendidikan Anak Usia Dini mungkin orangtua bisa memulai mencari sekolah yang dekat dengan lingkungan rumah,juga disesuaikan dengan kemampuan ekonomi juga kebutuhan anak. Sebenarnya saat masuk dan mulai belajar di TK anak bisa memperoleh berbagai hal baru dan tidak juga bisa mengaharapkan anak langsung terampil membaca, menulis serta berhitung, karena kemampuan tersebut bisa diterapkan saat anak sudah siap memasuki Sekolah dasar.

Saat di sekolah pertama, di PAUD, Play Group, atau TK anak bisa mempelajari untuk mengasah kemampuannya seperti, Belajar Mandiri, biarkan anak terbiasa untuk mengerjakan hal-hal yang memang sesuai dengan tahapan usianya, seperti buang air kecil dan air besar sendiri, memakai baju, meletakkan sepatu, mengucapkan salam an tugas orang tua serta guru mengawasi anak dan menumbuhkan rasa percaya diri agar ia yakin bisa melakukan hal tersebut sendiri.

Belajar untuk duduk dan memperhatikan, saat guru menjelaskan dengan cara yang menyenangkan seperti mendongen atau bernyanyi tentunya diharapkan anak dapat mampu untuk duduk dan berkonsentrasi yang bermanfaat untuk bekal saat ia nanti berada di Sekolah Dasar dan bisa menyimak penjelasan guru dengan baik.

Belajar dalam meningkatkan kemampuan motorik halus dan motorik kasar, saat di sekolah anak akan diajarkan belajar sambal bernyanyi, menari, juga menggunakan permainan tentu saja aktifitas tersebut bisa melatih motoric kasar agar anak lebih terampil. Kemampuan menggengam, melempar bola, menggunting, menung, menyusun balok, bermain puzzle merupakan persiapan saat ia akan belajar menulis saat usianya tepat.

Belajar mengikuti arahan (patuh) di sekolah aka nada aturan yang harus di ikuti oleh anak, seperti berbaris, memberi salam, disiplin akan jadwal belajar, saat makan juga istirahat, dan banyak lainnya yang bisa memotivasi anak untuk melatih agar ia patuh dan bisa menerima kondisi di lingkungan sekolah untuk bekal saat ia bisa kooperatif di dalam lingkungan.

Meningkatkan kemampuan berbahasa, untuk kemampuan berbahasa anak akan mendapatkan lebih banyak kosa kata dan lebih intens untuk komunikasi 2 arah dengan temana atau guru, sehingga kemampuan berbahasanya akan bisa menyerap kata-kata yang didengarnya dan mampu mengolah kata dalam bentuk bercerita atau melafalkan kalimat yang baru.

Belajar bersosialisasi, dengan bertemu dengan anak-anak sebayanya anak bisa dilibatkan dalam bentuk kerja sama ringan seperti bersama menata alat makan saat makan besama, bekerjasama menyiram tanaman, juga belajar untuk saling berbagi dengan sesame, kemampuan sosialisa tentu akan terasah bila anak terus mendapatkan stimulasi dari lingkungan.

Manfaat bersekolah yang begitu banyak juga tidak menutup kekhawatiran orang tua untuk mempersiapkan mental dan psikologis anak serta orang tua, berikut ada Tips persiapan orang tua menjelang anak masuk sekolah taman kanak-kanak:

  1. Pastikan administrasi sekolahย sudah diselesaikan, mulai dari biaya, akte, biodata anak, foto juga jadwal imunisasi anak.
  2. Membuat jadwal harian ketika nanti anak mulai sekolah (karena ketika anak sekolah, ia akan mengalami perubahan aktivitas). Seperti jam tidur, jam makan, dan bermain.
  3. Sebelum masuk sekolah ada baiknya orang tua mulai membiasakan anak dg hal-hal yang akan ia jalani saat nanti sudah bersekolah, misalnya bangun pagi.
  4. Memberi pengertian sederhana ttg apa itu sekolah TK kepada anak, siapa saja yang akan ia temui disekolah, apa yang akan ia lakukan disekolah.
  5. Sebutkan Do and Dont saat ia berada disekolah, sebutkan alasannya. Misalnya tidak boleh menangis saat mama tidak ikut masuk diruangan kelas, karena sudah besar dan akan mengganggu yang lain.
  6. Pastikan perlengkapan dan peralatan sekolah anak sudah lengkap karena akan mendukung kelancaran proses belajarnya. Bo;eh dengan memberikan labe di pelatan sekolah anak.
  7. Ajari anak anda melindungi diri, perlu adanya kerjasama antara guru juga orang tua dalam mendalami karakter anak-anak karena berbeda-beda.
  8. Stimulasi cara berfikir anak bahwa belajar itu hal yang menyenangkan. Bisa dimulai dari rumah dengan metode berlajar sambil bermain, dan selalu membiasakan anak untuk dapat menyelesaikan tugasnya sendiri sesuai dengan kemampuannya.

Hasil wawancara dengan nara sumber :

Siti Alsyamsari Abriyanti

Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak Islam Griya Sari

.

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Habits of SUCCESSFUL Social Media Experts ๐Ÿค“
.
Guys, itโ€™s no surprise that social media is super IMPORTANT when it comes to your business! ๐Ÿค‘
.
Social media is how you connect with clients and potential customers; itโ€™s how you give your company and brand that authentic personal touch
.
1. THEY LISTEN TO THEIR AUDIENCE
.
They understand the importance of listening to what their customers want ๐Ÿ˜
.
If they just sat back and spit out whatever content they felt like with no regard to their audience, they would be missing a ton of potential ๐Ÿ™Š
.
2. THEY UTILIZE THE DIFFERENT SOCIAL MEDIA PLATFORMS IN DIFFERENT WAYS
.
Each platform caters to different demographics. Depending on the industry of their business, marketers choose to focus on the few platforms that will benefit them the most, instead of spreading themselves too thin by trying to tackle all of them ๐Ÿ˜œ
.
3. THEY SET CLEAR, ATTAINABLE GOALS
.
In order for social media experts to meet a goal they have to have one. The more specific the better, that way they can easily tell if what they were doing is working or not
.
Also, donโ€™t set goals that are too far out of your reach. Start your goals small, okay! ๐Ÿ˜‰
.
4. THEY TRACK & ANALYZE THE IMPORTANT DATA
.
In order to get insights from their social media efforts, experts track and analyze a lot of information. Which information do they look at directly? Well that depends on the goal they have
.
5. THEY ENGAGE AND CONNECT WITH THEIR CUSTOMERS
.
Social media marketers try to build meaningful relationships with their customers, because without their customers, thereโ€™s no business ๐Ÿ˜Œ
.
Credit: mirandanahmias.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright ยฉ 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top