Indo Blog Net

blog

Tips Menulis Artikel Evergreen yang Mendatangkan Traffic Stabil

Tip Menulis Artikel Evergreen yang Akan Mendatangkan Traffic Stabil

Artikel evergreen sangat bagus untuk mendatangkan traffic ke blog. Artikel jenis ini sangat disarankan, ikuti cara ini untuk membuatnya.

Bagikan Jika Bermanfaat

Apa itu artikel evergreen? Yaitu artikel yang terus mendatangkan traffic, nggak tergantung trend, dan selalu ada yang mencarinya di search engine.

Berkebalikan dengan artikel yang membahas isu-isu yang sedang trending topic–yang biasanya traffic-nya hanya datang saat isunya sedang hangat–artikel evergreen akan terus mendatangkan pembaca ke blog kita, tanpa mengenal waktu. Dengan demikian, traffic menjadi lebih stabil.

Konten evergreen adalah konten yang bakalan relevan dibaca sampai kapan pun. Ya, mungkin butuh update sih jika ada perkembangan, tapi biasanya juga nggak banyak.

Mau mendapatkan traffic stabil dari search engine hasil dari konten evergreen? Simak cara menulisnya yuk.

Tip menulis artikel evergreen

Tip Membuat Judul Artikel Blog yang Clickable Tapi Nggak Clickbait

1. Write for beginners

There’s always first time. Selalu ada kali pertama untuk segala sesuatu. Dengan demikian, akan selalu ada newbie dalam segala hal, yaitu mereka yang pertama kali melakukan apa pun. Apa pun.

Misalnya, new mom adalah sebutan untuk para ibu baru yang baru saja melahirkan anak. First jobber, adalah mereka yang baru menapak dunia kerja pertama kalinya. Blogger newbie, adalah mereka yang baru saja membuat blog dan mulai menulis di blognya. Dan masih banyak lagi.

Coba deh, kasih saya hal yang tak pernah ada beginner-nya. Nggak ada kan? Semua hal pasti ada tahapan beginner-nya.

Karena itu, artikel yang ditujukan untuk para beginner selalu laris, dan biasanya berupa panduan atau how to.

2. Utamakan expertise

Salah satu faktor artikel evergreen bisa bertahan lama menggelontorkan traffic adalah jika yang menulis adalah mereka yang berkompeten di bidangnya.

So, jika teman-teman mempunyai pengetahuan ataupun keahlian yang lebih daripada orang lain, coba deh, dibuat artikel evergreen. Bisa berupa panduan, seperti yang dijelaskan di poin pertama di atas, ataupun teman-teman juga bisa membuat semacam studi kasus.

Teman-teman juga bisa membuat analisis data seputar topik yang dikuasai tersebut. Dengan tingkat pengetahuan yang lebih ataupun keahlian yang lebih ini, pembaca akan merasa mendapatkan pencerahan. Dan ini bisa berlaku untuk setiap pembaca yang baru saja menemukan artikel kita.

3. Apakah masih relevan 5 tahun lagi? 10 tahun lagi?

Coba analisis dan prediksi, apakah topik artikel yang dibahas tersebut bakalan tetap relevan 5 tahun lagi? Kalau iya, bagus. Segera eksekusi.

Oh, bahkan masih bisa relevan 10 tahun lagi? Good! Segera saja tuliskan.

Yah, mungkin agak sulit agar bisa terus relevan selama 5 tahun, apalagi 10 tahun. Bisa saja sih diupdate, tapi bukan update yang terlalu banyak. Mungkin hanya menyesuaikan sedikit saja di sana-sini.

4. Update sesuai perkembangan

Nah, ini yang tadi saya sebutkan di poin 3. Biasanya update ataupun pembaruan itu selalu ada. Apalagi kalau soal kesehatan. Misalnya memang topiknya evergreen, tapi kalau ada update–jika artikelnya kesehatan–maka ya harus disesuaikan.

Contoh topik evergreen lainnya, misalnya cara pendaftaran BPJS. Selama tidak ada aturan yang berubah, maka update artikel tidak diperlukan. Tapi jika ada poin prosedur yang berubah sedikit saja, kita harus cepat tanggap.

Artikel seperti cara pendaftaran BPJS ini sangat laris, selalu dicari oleh mereka yang ingin mendapatkan BPJS sehingga memenuhi syarat artikel evergreen poin 1. Apalagi jika ditulis oleh teman-teman yang paham betul mengenai seluk-beluk BPJS, pasti akan lebih mendalam. BPJS juga akan selalu dibicarakan sepanjang masih berlaku. 5 tahun? Mungkin masih ada, kalau nggak diganti atau dicabut oleh pemerintah.

Namun, prosedur bisa berubah. Inilah yang harus disesuaikan, supaya manfaatnya bagi pembaca tetap ada.

5. Share terus menerus

Jenis konten evergreen seperti ini memang harus dishare secara terus menerus. Jadi, jangan hanya sekali saja. Katakanlah begini, teman-teman share artikelnya pada Selasa pukul 10.00. Nah, bisa saja yang melihat share artikel itu hanya 10% dari keseluruhan teman kita. Lalu saat kita share lagi hari Rabu pukul 18.00, maka ada 20% lain lagi yang melihatnya. Demikian seterusnya.

Karena itu, jangan hanya share artikel sekali saja sesaat setelah dipublish. Tapi buatlah jadwal share artikel secara berulang. Silakan diatur saja pengulangannya dalam berapa hari sekali. Hanya saja kita harus ingat, bahwa jangan sampai terlalu masif juga supaya nggak disemprit oleh para pengelola media sosial gara-gara spamming.

Demikian sedikit tip menulis artikel evergreen yang bisa mendatangkan traffic secara stabil ke blog kita dari search engine. Semoga membantu ya.

Selamat menulis!

Meet me

CarolinaRatri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.
Meet me
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • How to build self discipline and break BAD HABITS ๐Ÿ’ช
.
We all have bad habits which takes our mind and energy off from most important task to least important
.
If you want to break bad habits, you need to be determined to build self discipline, Guys! ๐Ÿ˜‰
.
1. Think about your bad habits
.
If you really want to build self discipline and break your bad habits, you need to REALISE that you have bad habits. Make a list of your bad habits ๐Ÿ˜œ
.
2. Ask your friends about your bad habits
.
Ask your true friends and they will definitely give you a list. Your friends know a lot about yourself. And they will give you aย  true picture of your self
.
Make a LIST what they tell you about you and analyse them
.
3. Analyse them for the triggers
.
When you know the TRIGGER, It becomesย  easy to figure out that your bad habit will come in your way ๐Ÿ˜
.
4. How much you need to do to break them
.
When you know your bad habits and the triggers, you will figure out what you need TO DO to break that habit
.
Calculate how much you will need to push yourself to change that habit
.
5. What you will become after you break bad habits
.
Try to THINK about what you can achieve by breaking that habit ๐Ÿค”
.
6. Be crystal clear about why you want to break bad habits
.
Be very specific about your GOAL and why you want to accomplish that. Think about the rewards you will get
.
7. Donโ€™t stress too much but take action
.
Go slow on yourself, okaaay! ๐Ÿ˜… Because little changes daily makes big difference at the end of the year ๐Ÿ˜
.
Credit: aimingthedreams.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright ยฉ 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top