Indo Blog Net

Bisnis

7 Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias bagi Pemula Agar Tidak Tekor

bisnis tanaman hias bagi pemula

Tren tanaman hias dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Tak heran, mengingat banyak masyarakat perkotaan yang mendambakan ruang terbuka hijau. Dan keberadaan tanaman hias ini seolah menjadi penyejuk di tengah-tengah suasana perkotaan yang padat penduduk dan tinggi polusi. 

Bukan hanya itu, meningkatnya kebutuhan akan tanaman hias juga merupakan wujud semakin tingginya kepedulian masyarakat terhadap penghijauan lingkungan.

Nah, tentu saja hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan bukan? Bisnis tanaman hias juga termasuk bisnis yang tidak terlalu sulit dijalankan bagi pemula. 

Bisnis tanaman hias dapat menjadi bisnis yang mudah bagi pemula sekaligus menguntungkan, asalkan Anda memahami dan menerapkan berbagai kunci sukses di bawah ini. 

7 Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias bagi Pemula

Apapun bisnis yang Anda geluti, tentunya ada kuncinya masing-masing yang akan memuluskan roda bisnis Anda. Mari awali bisnis Anda dengan niat yang mulia yang disertai dengan doa.

Tapi kesuksesan bisnis Anda juga wajib didukung dengan usaha yang sungguh-sungguh. Yuk, ikuti beberapa tips memulai bisnis tanaman hias bagi pemula berikut ini.

1. Pengetahuan yang memadai mengenai tanaman hias

Tips pertama untuk memulai bisnis tanaman hias bagi pemula tentunya adalah membekali diri dengan pengetahuan yang memadai seputar dunia tanaman hias. Setidaknya Anda wajib mengetahui dan mempelajari hal-hal mendasar mengenai tanaman hias, khususnya yang Anda jual. 

Dengan memiliki ilmu mengenai tanaman hias, Anda juga akan lebih paham bagaimana cara memelihara serta merawat tanaman tersebut. Jangan sampai tanaman hias yang Anda jual malah layu dan mati karena Anda kurang memahami cara pemeliharaannya. 

Pengetahuan mengenai tanaman hias juga akan memudahkan Anda saat konsumen bertanya seputar tanaman yang Anda jual. Ini bisa jadi nilai tambah jika Anda dapat membuka layanan konsultasi seputar tanaman hias bagi pelanggan. 

Bekali juga diri Anda dengan perkembangan serta tren terbaru seputar tanaman hias agar pengetahuan Anda terus diperbaharui. Jangan khawatir, di zaman sekarang ini Anda dapat menemukan banyak referensi bacaan seputar dunia tanaman melalui internet maupun buku-buku. 

2. Menentukan jenis tanaman hias yang akan dijual

bisnis tanaman hias bagi pemula

Credit: rdfg.ge

Setelah itu, tips kedua yang bisa dicoba yaitu menentukan jenis tanaman yang akan dijual. Sebab ada banyak sekali jenis tanaman hias di pasaran. Dan untuk memudahkan bisnis Anda, pilihlah secara lebih spesifik jenis tanaman hias apa yang akan dijual. 

Anda juga bisa mengikuti tren yang ada di pasaran, jenis tanaman hias apa yang sedang banyak digemari dan dicari para pecinta tanaman. Sebab, tren ini tak ubahnya seperti trend fashion yang berganti-ganti setiap tahunnya. Jenis tanaman hias yang tren di tahun ini bisa jadi berganti di tahun depan dan begitu seterusnya. 

Tapi nyatanya tidak semua tanaman hias dipengaruhi oleh tren, lho. Tanaman hias sukulen seperti kaktus misalnya, dari tahun ke tahun penggemar tanaman hias unik ini selalu ada bahkan terus meningkat. Tanaman sukulen pun mengalami banyak perkembangan dari segi tampilan. 

Saat ini tanaman sukulen mini banyak dikemas dalam berbagai wadah unik sehingga menarik untuk dijadikan aneka dekorasi hingga parsel tanaman hias. 

3. Menentukan lokasi bisnis 

Setelah menentukan jenis tanaman hias, tips berikutnya untuk memulai bisnis tanaman hias yaitu menentukan lokasi bisnis. Sebaiknya pilihlah lokasi bisnis yang strategis jika Anda memang lebih fokus pada penjualan offline. Namun, jika Anda berniat untuk lebih fokus pada penjualan online, faktor strategis atau tidaknya lokasi bisnis tentunya tidak terlalu jadi masalah.

Yang terpenting adalah siapkan lahan yang cukup luas untuk menempatkan koleksi tanaman hias yang Anda jual (showroom). Meskipun Anda lebih fokus pada penjualan online, sebaiknya tetap sediakan showroom tanaman hias Anda jika sewaktu-waktu ada pelanggan yang ingin melihat atau membeli secara langsung.

Jika rumah Anda berada di pinggir jalan yang cukup ramai, showroom ini bisa Anda tempatkan di halaman rumah Anda, lho. Jadi Anda tidak perlu repot menyewa tempat khusus dan mengeluarkan biaya tambahan, bukan?

4. Mencari supplier tanaman hias

Mencari supplier juga termasuk dalam tips memulai bisnis tanaman hias bagi pemula yang penting untuk diperhatikan. Bagi Anda yang tinggal di wilayah pulau Jawa tentunya akan sangat diuntungkan sebab Anda bisa dengan mudah menemukan supplier-supplier tanaman hias terbaik yang menawarkan harga murah. 

Dalam mencari supplier pastinya Anda harus teliti, sebab keberadaan supplier merupakan hal yang penting dalam menunjang kelancaran bisnis Anda. Selain itu, pilihlah supplier yang cocok dan enak bekerjasama dengan Anda agar lebih nyaman. 

5. Menyediakan sarana pendukung

Tips kelima untuk memulai bisnis tanaman hias bagi pemula adalah menyediakan sarana pendukung bisnis Anda. Sarana pendukung ini misalnya menyediakan ruang display atau etalase tanaman hias yang menarik bagi konsumen, ruang penyimpanan stok tanaman hias, serta ruang kerja Anda sebagai pemilik bisnis.

Di zaman sekarang ini jangan lupa juga sarana pendukung untuk Anda berjualan online menggunakan internet. Sekalipun Anda ingin lebih fokus pada penjualan offline, bukan berarti Anda tidak membutuhkan internet.

Internet sangat penting dan bermanfaat untuk Anda mencari bahan referensi seputar dunia tanaman hias, info supplier, hingga berpromosi di sosial media. Jadi, sediakan sarana pendukung berupa jaringan internet yang lancar.

6. Manajemen pemeliharaan dan perawatan tanaman hias 

perawatan tanaman hias bagi pemula

Manajemen pemeliharaan serta perawatan tanaman tentunya termasuk juga di dalam tips memulai bisnis tanaman hias bagi pemula. Sebab hal ini termasuk unsur paling penting untuk kesuksesan bisnis tanaman hias Anda. Lain halnya dengan bisnis barang jadi, bisnis tanaman hias berkaitan dengan kelangsungan hidup tanaman. 

Jadi, Anda perlu memastikan tanaman yang Anda miliki dapat tumbuh dengan baik. Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dalam pemeliharaan dan perawatan tanaman hias diantaranya teknik penyiraman, pemupukan, serta pemangkasan.

Tapi tak hanya itu, Anda juga perlu mengetahui bagaimana penanggulangan hama dan penyakit pada tanaman hias yang Anda jual. 

7. Strategi pemasaran dan promosi

Tips terakhir untuk memulai bisnis tanaman hias bagi pemula yaitu menerapkan strategi pemasaran dan media promosi online yang tepat. Karena hal inilah yang akan membuat bisnis Anda dapat dikenal masyarakat. Sebaik apapun bisnis yang Anda jalani jika tanpa adanya strategi pemasaran dan promosi maka bisnis pun sulit berkembang.

Anda dapat menerapkan beberapa strategi pemasaran yang cocok untuk bisnis Anda. Jika ternyata strategi tersebut tidak berjalan lancar Anda pun bisa mencoba strategi yang lain.

Jangan pernah menyerah meski hasil yang diperoleh belum sesuai harapan. Tak ada yang instan dalam bisnis, Anda tentunya membutuhkan perjuangan dan proses untuk sukses. 

Saat ini sedang trennya promosi melalui sosial media, terutama Instagram. Anda bisa manfaatkan hal ini dengan sebaik mungkin untuk memperkenalkan bisnis tanaman hias Anda. 

Selain itu, Anda juga dapat melakukan promosi secara offline, misalnya dengan rajin mengikuti pameran tanaman hias atau yang berkaitan dengan bisnis Anda. Membagikan brosur juga bisa Anda coba sebagai salah satu cara promosi offline

Baiklah, semoga beberapa tips memulai bisnis tanaman hias bagi pemula di atas dapat membantu Anda. Semangat berbisnis! 🙂

Credit photo: xinhuanet.com

Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram did not return a 200.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top