Indo Blog Net

kesehatan

Mudah Stres dan Lelah? Yuk, Perbaiki Kualitas Tidurmu

kualitas tidur

Secara kesehatan, durasi tidur orang dewasa sekitar 7-8 jam sehari. Tetapi bagi orang yang punya kesibukan segudang, tentu durasi tersebut sulit ditepati. Yang penting adalah kualitas tidur, bukan durasinya? Benarkah?

Menurut para ahli, tidur disebut berkualitas jika memenuhi tiga syarat yaitu durasi tidur, kontinuitas, dan kedalaman. Durasi tidur berarti berapa lama waktu tidur, idealnya adalah 7 hingga 8 jam. Kontinuitas artinya  tidur tidak terhenti selama durasi tidur. Sedangkan kedalaman tidur menunjukkan tingkat kelelapan tidur.

Sayangnya, banyak orang yang kualitas tidurnya buruk. Apakah termasuk Anda? Sepintas memang “hanya” masalah tidur. Tapi ternyata tidur yang berkualitas buruk itu punya dampak serius untuk kesehatan, lho.

Dampak yang akan terjadi jika kualitas tidur Anda buruk

1. Kurang konsentrasi

Tidur yang tidak berkualitas bisa menurunkan konsentrasi pada keesokan harinya. Masih lumayan jika hanya melupakan hal-hal sepele seperti lupa menaruh kunci mobil (sepele tapi menjengkelkan, ya, apalagi jika sedang terburu-buru).

Bagaimana jika harus membuat keputusan penting padahal sedang kurang konsentrasi? Tentu hal tersebut sangat mengganggu.

2. Kelelahan

Menurut psikiater Alex Dimitriu, MD, dari Menlo Park Psychiatry & Sleep Medicine, otak manusia membutuhkan tidur untuk mengonsolidasikan ingatan dari berbagai peristiwa penting, memproses emosi, serta melakukan sedikit ‘pembersihan’ melalui sistem gimfatik (dalam sistem saraf pusat) setelah seharian sibuk beraktivitas.

Saat kurang tidur, Anda jadi mudah merasa lelah dan mengalami rasa kantuk yang berlebihan di siang hari.

3. Stres

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Behaviour Therapy and Experimental Psychiatry, dinyatakan bahwa mereka yang kurang tidur dapat mengalami gejala berupa gelisah dan depresi.

Mereka yang mengalami insomnia (gangguan tidur) tidak mampu mengatasi pikiran dan melepaskan diri dari emosi negatif. Bisa dikatakan terdapat hubungan timbal balik antara tidur dengan stres. Dimana stres bisa menyebabkan kurang tidur, begitupun sebaliknya kurang tidur juga bisa menyebabkan stres.

Hal ini karena tidur, perilaku, serta emosi saling berkaitan satu sama lain. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres, dan perubahan hormon tersebut pun bisa menghambat kualitas tidur.

4. Perubahan suasana hati

Menurut dr.Rahajeng Arianggarini dari MeetDoctor.com, kurang tidur yang berkepanjangan bisa menyebabkan tubuh terasa lelah dan mood jadi terganggu. Hal tersebut akhirnya berdampak pada emosi yang tidak stabil, mudah marah, serta suasana hati yang berubah-ubah.

5. Penuaan dini

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur yang berkualitas dapat memperlambat penuaan dini. Mereka yang memiliki waktu tidur yang berkualitas, memiliki lebih sedikit tanda penuaan pada kulit wajahnya.

Penelitian lain juga menemukan bahwa gangguan tidur (sleep apnea) termasuk salah satu faktor penyebab penuaan dini. Dilansir dari WebMD.com, kurang tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya penuaan dini, dimana seseorang yang sering begadang dan kurang tidur setiap harinya akan tampak 9 tahun lebih tua dari usia aslinya.

6. Gangguan kesehatan

Kurang tidur bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Pada saat tidur, tubuh akan memperbaiki diri, baik secara fisik maupun mental. Tidur berperan penting dalam kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan pada pembuluh darah serta jantung.

Mereka yang mengalami gangguan tidur lebih rentan terkena penyakit jantung, diabetes, obesitas, stroke, tekanan darah tinggi, serta kanker.

Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan menurunnya kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Sistem kekebalan tubuh menghasilkan protein yang bernama sitokin yang berfungsi membantu tubuh melawan infeksi, peradangan, serta stres. Sitokin ini akan meningkat saat kita tidur, sebaliknya saat kita kurang tidur akan menurunkan produksi sitokin dalam tubuh.

Cara Memperbaiki Kualitas Tidur

Agar tubuh Anda tidak sampai mengalami gangguan-gangguan serius seperti itu, yuk segera atasi masalah kualitas tidur ini. Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki kualitas tidur agar tubuh menjadi lebih sehat.

1. Memperhatikan asupan makanan dan minuman

Sebaiknya jangan tidur dengan perut kosong (lapar) karena bisa membuat Anda terbangun karena lapar. Sebaliknya, langsung tidur setelah makan pun tidak baik untuk kesehatan. Beri jeda waktu sekitar 3 jam setelah waktu makan, ini membuat tidur lebih tenang. Begitupun dengan minum.

Minum terlalu banyak menjelang tidur atau meminum minuman yang bersifat diuretik seperti teh, kopi atau cokelat, dapat membuat kontinuitas tidur terganggu akibat rasa ingin buang air kecil. Selain bersifat diuretik, minuman seperti teh, kopi, atau cokelat juga mengandung kafein yang dapat membuat Anda tidak merasa mengantuk.

2. Olahraga teratur

Berolahraga secara teratur bisa meningkatkan kualitas tidur, tidur jadi lebih nyenyak dan lebih mudah tertidur. Tapi perhatikan pula waktu olahraga, sebaiknya lakukan olahraga minimal 3 jam sebelum waktu tidur. Sebab olahraga berat dapat membuat tubuh tetap terjaga dan tidak mengantuk.

3. Buat jadwal tidur rutin

Memiliki jadwal tidur yang rutin, yaitu pada jam yang sama setiap harinya dapat meningkatkan kualitas tidur. Tidur pada jam yang sama secara rutin membantu otak dan tubuh menciptakan alarm alami, sehingga tubuh dengan sendirinya mengetahui kapan seharusnya tidur.

4. Kurangi penggunaan gadget sebelum tidur

Paparan sinar biru dari gadget bisa membuat Anda susah tidur, maka sebaiknya kurangi penggunaan ponsel di malam hari menjelang tidur. Saat tidur matikan gadget dan jauhkan dari tempat tidur untuk menghindari radiasi.

5. Menggunakan K-Aura Tudung

Selain cara-cara di atas, Anda bisa gunakan K-Aura Tudung untuk membantu meningkatkan kualitas tidur. K-Aura Tudung ini berbentuk seperti ciput yang biasa digunakan oleh wanita muslimah sebagai dalaman hijab. Meski begitu K-Aura Tudung ini juga bisa digunakan oleh laki-laki.

K-Aura Tudung dibuat dari serat antibakteri yang ringan, halus, dan elastis. Selain itu dilengkapi juga dengan chip ion negatif. Chip ion negatif ini berfungsi untuk memperlancar aliran darah dan meningkatkan suplai oksigen di area kepala.

Selain untuk meningkatkan kualitas tidur, penggunaan K-Aura Tudung juga dapat membantu mengurangi sakit kepala, migrain, mengurangi stres dan kelelahan, serta mengurangi bau dan gatal pada kulit kepala.

k-aura tudung

Credit Image: k-link.co.id

Kualitas hidup dipengaruhi oleh banyak hal. Salah satunya adalah kualitas tidur. Mari perbaiki kualitas tidur Anda untuk hidup yang lebih sehat.

Ingin kualitas tidurmu lebih baik? Salah satunya dengan menggunakan K-Aura Tudung. Yuk, pesan sekarang juga K-Aura Tudung ke nomor WhatsApp 0813-1097-6735 (Kartina Ika Sari).

Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top