Gaya Hidup

Tips Irit di Zaman Sulit

tips irit

Beberapa tahun belakangan kondisi finansial Indonesia sedang berada dalam kondisi sulit. Sempat muncul meme ISIS : Ini Susah Itu Sulit. Pemutusan Hubungan Kerja yang menimpa ratusan buruh, harga-harga barang kebutuhan pokok yang merangkak, biaya sekolah yang semakin melonjak tinggi menjadi penyebab kehidupan menjadi semakin terasa sempit. Penghasilan keluarga seminim apapun harus mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan angota keluarganya. Tapi itu semua bukan alasan untuk mengeluh dong. Kita harus move on. setuju?! Iyess.

      Ibu rumah tangga sekaligus bertindak sebagai manager keuangan keluarga adalah pihak yang paling sulit menghadapi kondisi finansial yang semakin mencekik. Ibu rumah tangga harus mampu mengelola keuangan keluarga sedemikian rupa dan mempersiapkan dana tabungan untuk hal-hal tak terduga serta persiapan masa depan. Sebagai koki keluarga sang ibu dituntut mampu menyajikan menu bergizi dengan anggaran hemat. Sebagai manager finansial ibu diminta mampu menyisihkan sebagian dari pendapatan keluarga.

      Apa saja tips irit di zaman sulit? Beberapa tips berikut ini bisa dipertimbangkan sebagai solusi praktis untuk tetap bisa berhemat namun makan tetap terasa nikmat:

  1. Menyajikan menu berbahan murah dalam variasi masakan. Tempe tahu adalah bahan makanan murah namun bisa diolah dalam berbagai variasi menu seperti botok, nugget, perkedel, bacem, sayur berkuah santan.
  2. Memilih buah yang sedang musim. Buah seringkali dianggap sebagai barang mahal padahal vitamin dan gizi yang terkandung di dalamnya sangat diperlukan bagi tubuh. solusinya bisa memilih buah yang sedang musim. Harga buah lokal musiman jauh lebih murah dibandingkan buah impor. Gizi tetap terpenuhi, kantong tetap terisi
  3. Memanfaatkan promo. Promo di toserba dan swalayan memberi kesempatan untuk berhemat. Pastikan harga promosi benar adanya dan bukan sekedar cara menarik minat pembeli, jika perlu bandingkan harga dengan toserba lain melalui booklet yang dibagikan gratis
  4. Beli di grosir. Membeli produk langsung di grosir atau distributor jauh lebih murah jika harus membelinya secara eceran. Harga telur di distributor misalnya bisa terpaut hingga empat ribu rupiah perkilogram jika harus membeli di supermarket.
  5. Menanam beberapa komoditas. Cabe, tomat, sayuran bisa ditanam dengan moetode hidroponik atau memanfaatkan lahan sempit. Mengupayakan menanam secara swadaya membantu menghemat anggaran belanja.

Tidak ada yang sulit untuk memberlakukan metode belanja irit. Hanya perlu tips trik tertentu agar tetap hemat dan anggaran belanja tidak lebih besar pasak daripada tiang.

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Are You PROMOTING Your CONTENT?? 🤓
.
Guys, in the content marketing world, creating and publishing content are only the first steps toward a successful campaign
.
Often, the most important piece is also the most overlooked: CONTENT PROMOTION 😍
.
Content promotion is the process of sharing your content across multiple online channels to maximize the visibility of your work, and in many cases, repeating that distribution on regular intervals to increase your effectiveness even further
.
Why Content Promotion Is NECESSARY?
.
⏺ Maximize visibility

Distributing your content maximizes its potential VISIBILITY. If your content sits without being promoted, it’s unlikely that people will find it on their own. Promoting it means more people will see it, right? 😜
.
⏺ Self-sustain a content feed

When sharing a mix of newer and older content, you’ll have a self-sustaining “feed” of CONTENT UPDATES that you can use to keep your social channels active with content
.
That way, even if you go a few weeks without producing new content, you’ll have something to share with your social audience 😁
.
⏺ Rejuvenate interest in older works

You can also use your ongoing distribution efforts to attract attention for your older pieces of content. This allows your best content to keep getting ATTENTION
.
Credit: forbes.com
.
📧 For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top