Indo Blog Net

Inspirasi

Tips Gaya Hidup Ramah Lingkungan Bagi Anda yang Tinggal di Perkotaan

tips ramah lingkungan

Pernahkah terpikir olehmu betapa pentingnya kita merawat dan menjaga kelestarian alam tempat kita tinggal? Kalau kita melihat persoalan mengenai sampah, meningkatnya jejak karbon dan CO2, hingga berkurangnya air tanah di bumi ini, terbayang bagaimana bumi di masa yang akan datang.

Kita tentunya menginginkan bumi yang indah dan nyaman untuk kita tinggali bukan? Nah, salah satu cara untuk melestarikan bumi yaitu menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. 

Tips Gaya Hidup Ramah Lingkungan Bagi Anda yang Tinggal di Perkotaan

Bagi Anda yang tinggal di perkotaan, kalian juga bisa lho ikut berpartisipasi untuk menjaga kelestarian bumi ini. Karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama.

Baca juga: 5 Tempat Nongkrong K-Pop di Jakarta yang Wajib Kamu Datangi

Yuk, mulai dari hal-hal kecil dan mulai dari diri sendiri dulu. Dan yang paling penting adalah mulai saat ini, jangan ditunda-tunda lagi. Mari simak beberapa tips mudah menerapkan gaya hidup ramah lingkungan berikut ini:

1. Kurangi sampah plastik

Tahukah Anda bahwa plastik membutuhkan waktu ribuan tahun untuk bisa terurai. Bisa dibayangkan apa jadinya jika kita terus menerus menggunakan plastik kemudian menyumbang tumpukan sampah plastik untuk bumi ini.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tahun 2019 lalu, jumlah sampah plastik di Indonesia mencapai 7,2 ton. Wah, banyak sekali kan?

ramah lingkungan

Jadi, sebisa mungkin minimalkan sampah plastik. Tentunya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam keseharian. Gunakan tas kain saat berbelanja untuk mengganti kantong plastik. Biasakan pula untuk membawa botol minum, sedotan, serta peralatan makan sendiri dari rumah.

Hal ini untuk menghindari penggunaan plastik sekali pakai yang biasa diberikan saat kita membeli makanan dan minuman di luar rumah. Mungkin awalnya terasa merepotkan, ya. Tapi percayalah dampaknya akan sangat besar lho bagi lingkungan. 

2. Hemat energi listrik dan air

Seringkali kita gak sadar kalau dalam keseharian banyak energi yang kita buang percuma padahal energi tersebut bisa kita hemat untuk menjaga kelestarian bumi. Mulai dari hal-hal yang kecil, misalnya: matikan lampu saat tak digunakan atau saat tidur malam.

Sebaiknya pilih lampu LED, sebab watt lampu LED lebih rendah dibanding lampu biasa. Selain itu lampu LED juga lebih tahan lama dan sinar lampunya lebih cerah. 

Begitupun dengan penggunaan air. Mengingat kondisi air tanah yang kian menurun, kita harus bijak menggunakannya. Matikan keran saat tidak diperlukan dan gunakan air dengan hemat, jangan berlebihan apalagi sampai membuang-buang air. 

3. Kurangi sampah kertas

kurangi sampah kertas

Mengapa sih kita harus mengurangi sampah kertas? Karena kertas terbuat dari pohon, artinya semakin banyak kertas yang kita pakai, semakin banyak pula pohon yang ditebang.

Agar pohon-pohon di hutan tetap bisa lestari demi keseimbangan bumi, salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah mengurangi penggunaan kertas. Sebenarnya di era digital seperti sekarang ini kita sangat dimudahkan untuk dapat menghemat kertas.

Misalnya, gunakan digital note dibanding buku catatan biasa, baca e-book, atau buat softcopy dibanding hardcopy. 

4. Hindari membuang makanan

Membuang makanan sama saja dengan membuang uang. Sementara di luar sana masih banyak orang yang membutuhkan makanan bahkan kelaparan. Data menunjukkan bahwa satu orang Indonesia membuang makanan sekitar 300 kilogram per tahun.

Bayangkan berapa juta ton makanan yang dibuang per tahun di Indonesia? Sampah makanan ini dapat meningkatkan kadar CO2 di udara, yang tentu saja berdampak buruk pada kualitas udara yang kita hirup.

Baca juga: Saat Stress, Lakukan 5 Hal Ini Agar Rileks Kembali

Oleh karena itu hindari membuang makanan. Beli makanan secukupnya untuk menghindari makanan busuk karena terlalu lama disimpan. Saat makan di luar hindari lapar mata yang membuat Anda membeli makanan terlalu banyak tapi sebagian terbuang.

Untuk makanan yang sudah masuk expired date, tidak perlu buru-buru membuangnya jika makanan tersebut masih dalam kondisi baik.

Expired date bukan berarti makanan harus dibuang, itu menunjukkan jika makanan sudah tidak dalam kondisi terbaik. Oleh sebab itu jika telah masuk expired date makanan harus segera dikonsumsi sebelum basi atau busuk. 

5. Kurangi konsumsi daging

gaya hidup ramah lingkungan

Berdasarkan data PBB, sektor peternakan menghasilkan gas rumah kaca dengan jumlah yang cukup besar, yaitu 65% kadar nitrat oksida yang meningkatkan C02.

Hal ini mengakibatkan peningkatan pemanasan global yang tinggi. Oleh sebab itu, ada baiknya jika kita mengurangi konsumsi daging, dan beralih pada biji-bijian yang dilengkapi dengan sayuran dan buah-buahan. Dengan begitu jejak karbon pun akan berkurang. 

6. Gunakan produk perawatan diri yang ramah lingkungan

Coba deh cek komposisi produk-produk perawatan diri yang Anda pakai sehari-hari. Ternyata banyak lho produk-produk yang mengandung berbagai macam bahan kimia, bahkan dalam jumlah cukup banyak. Mulai dari sabun, shampo, alat make up, sabun cuci, dan lain-lain, banyak yang menggunakan bahan kimia.

Hal ini tentu saja berbahaya bagi lingkungan, khususnya untuk jangka panjang. Sebaiknya pilih produk yang bebas dari bahan kimia. 

Produk yang bebas bahan kimia tentunya tak hanya aman bagi lingkungan tapi juga aman bagi tubuh Anda. Sebagaimana kita ketahui bahwa kulit merupakan organ terbesar dari tubuh, maka pastikan kulitmu tidak banyak terkena bahan-bahan kimia berbahaya. 

Baca juga: Manfaat Minyak Kutus-kutus Bisa Mempercepat Kesembuhan? Itu Fakta!

7. Kurangi belanja pakaian

ramah lingkungan

Semakin banyak kita berbelanja pakaian pada akhirnya semakin banyak pula sampah pakaian yang kita hasilkan ke depannya, bukan?

Pakaian-pakaian yang tidak terpakai lagi ini akan menjadi limbah yang merusak lingkungan. Ada banyak emisi karbondioksida yang dihasilkan dalam proses produksi serta penggunaan pakaian. Yang mana jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu seiring bertambahnya proses produksi pakaian.

Mengurangi belanja pakaian artinya mengurangi proses produksi pakaian serta menurunkan jumlah limbah pakaian. 

8. Gunakan benda/peralatan yang ramah lingkungan

Saat membeli benda atau peralatan, sebisa mungkin pilihlah yang terbuat dari bahan ramah lingkungan (eco friendly). Misalnya, pilih peralatan makan dan minum berbahan stainless, kayu, atau kaca, dibanding yang terbuat dari plastik.

Tak hanya untuk peralatan makan saja, ini berlaku juga saat Anda membeli peralatan rumah tangga termasuk dekorasi rumah. 

9. Beli produk lokal

Biasakan untuk membeli produk yang terdekat dengan lokasi tempat tinggalmu. Sebab semakin dekat produk yang Anda beli dari rumah, artinya semakin sedikit jejak karbon yang dihasilkan. Selain itu, dengan demikian Anda pun turut serta mendukung ekonomi lokal di lingkunganmu.

Yuk, mulai hari ini kita langsung praktekkan tips-tips di atas. Karena kalau bukan kita yang menjaga bumi ini lalu siapa lagi?

 

Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top