Indo Blog Net

ekonomi

Tingkatkan Kualitas SDM, Kemnaker Lakukan Terobosan

Tingkatkan Kualitas SDM, Kemnaker Lakukan Terobosan

Kualitas SDM menjadi kunci utama dari kemajuan suatu negara. Oleh karena itu Kemnaker melakukan terobosan agar kualitas SDM bangsa Indonesia semakin membaik.

Bagikan Jika Bermanfaat

Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) adalah kunci dari kemajuan suatu negara. Semakin baik kualitas SDMnya, maka semakin maju juga negara tersebut. Beberapa negara seperti Singapura, Korea Selatan, Finlandia atau bahkan Irlandia mungkin tidak memiliki SDA (Sumber Daya Alam) sebaik Indonesia.

Namun berkat pengembangan kualitas SDM yang baik, negara tersebut mampu menjadi negara terdepan bahkan mengalahkan Indonesia yang SDAnya melimpah ruah.

Itulah faktanya. Data dari Bank Dunia tentang Indeks Sumber Daya Manusia (Human Capital Index) pada 2018 yang disusun berdasarkan faktor pendidikan dan kesehatan menyatakan bahwa kualitas SDM Indonesia terbilang belum bagus-bagus amat.

Dari 157 negara yang didata, ternyata Indonesia memperoleh nilai sebesar 0,53 dan secara otomatis menjadikannya berada di peringkat ke-87!

Hasil tersebut membuat Indonesia kalah peringkat dari Singapura yang berada di peringkat 1 (skor 0,88). Kemudian diikuti oleh Jepang di peringkat 2 (skor 0,84), Korea Selatan di peringkat 3 (0,84), Hong Kong (0,82) dan Finlandia (0,81).

Pencapaian Indonesia bahkan masih lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam yang ada di peringkat ke-48 (skor 0,67) dan negeri jiran Malaysia yang bertengger di peringkat le-57 (skor 0,62). Indonesia hanya menang peringkat dari Kamboja (peringkat 99), Mesir (101), Myamnar (107) dan bahkan India (114). Oh no!

Singapura, negara dengan kualitas SDM terbaik versi Bank Dunia pada 2018 (dok. forbes.com)

Lalu apa itu artinya? Itu menjadi bukti bahwa SDA itu bukan segalanya ya gaes. Bangga menjadi bangsa dengan SDA yang kaya sih boleh-boleh aja. Tapi jangan lupa dengan kualitas SDM karena itu adalah aktor utamanya.

Singapura boleh aja jadi negara kecil dengan SDA yang minim. Tapi ternyata untuk urusan kualitas SDM khususnya berdasarkan faktor pendidikan dan kesehatan, Singapura enggak main-main. Berkat berbagai upaya yang dilakukan, si negeri singa akhirnya mampu menjadi yang terbaik dalam hal kualitas SDM yang baik. Wow!

Cara Kemnaker Tingkatkan Kualitas SDM

Rendahnya peringkat Indonesia dalam bidang kualitas SDM tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita harus berbenah agar kualitas SDM Indonesia dari waktu ke waktu semakin membaik. Masa sih kalah dari Singapura dan Malaysia? Gengsi dong! Hehe.

Beruntung negara benar-benar menyadari hal itu. Memasuki tahun baru 2019, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan melakukan terobosan dengan cara menggenjot pelatihan vokasi. Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa tahun 2019 adalah prioritas untuk pembangunan kualitas SDM.

“Sebelumnya, Kemnaker sudah menjadikan masifikasi pelatihan vokasi sebagai program prioritas. Setelah ada arahan Presiden Jokowi 2019 sebagai prioritas pembangunan SDM, masifikasi pelatihan vokasi, lebih digenjot lagi,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri pada Jumat 28 Desember 2018.

Menteri Ketenagakerjaan RI M. Hanif Dhakiri (dok. bisnis.com)

Selain agar bangsa kita mampu berdaya saing ekonomi di masa depan, gencarnya pelatihan vokasi juga dilakukan dalam rangka menyongsong revolusi industri 4.0 dan era “Internet of Thing” yang sedang terjadi. Sebagai masyarakat, saya turut menyambut positif terobosan ini. Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Demi merealisasikan kualitas SDM Indonesia yang baik, itulah kenapa Kemnaker melakukan berbagai cara. Inilah beberapa di antaranya:

1. Masifikasi pelatihan di Balai Latihan Kerja

Masifikasi pelatihan adalah langkah pertama yang dilakukan oleh Kemnaker. Dengan kata lain, Kemnaker memperbanyak kegiatan pelatihan kerja bagi masyarakat. Cara ini terbukti ampuh dalam memperbaiki kualitas SDM. Pada 2015 hingga Oktober 2018 tercatat peserta pelatihan BLK telah mencapai 282.132 orang. Sementara itu pada 2019 jumlahnya akan meningkat menjadi 660.476 orang.

Dalam program ini, Kemnaker melakukan triple skilling, yakni skilling, up-skilling dan re-skilling. Sekretaris Jenderal Kemnaker Khairul Anwar menjelaskannya lebih lanjut pada Jumpa Pers Akhir Tahun Kemnaker yang digelar pada Jumat, 28 Desember 2018.

Skilling adalah pemberian latihan kerja untuk angkatan kerja yang ingin mendapatkan skill. Up-skilling adalah untuk pekerja yang ingin meningkatkan skill dan re-skilling untuk pekerja yang ingin mendapatkan keterampilan baru.”

2. Pemagangan terstruktur, sistematis dan masif

Masifikasi pelatihan bukan satu-satunya solusi yang Kemnaker lakukan. Kemnaker juga melakukan pemagangan terstruktur, sistematis dan masif. Terobosan ini dilakukan untuk menciptakan kualitas SDM yang terampil dan kompeten.

Seperti dikutip dari liputan6.com, Menteri Ketenegakerjaan M. Hanif Dhakiri menyatakan bahwa ia tidak ingin ada peserta magang yang disuruh melakukan foto copy dan membuat kopi atau melakukan tugas yang tidak sesuai bagi peserta magang. Intinya, Hanif ingin bahwa peserta magang benar-benar “belajar” dan “praktek”.

Hanif menjadikan pemagangan sektor otomotif yang dilakukan di Toyota sebagai salah satu contohnya. Hal itu dikarenakan sistem pemagangan di sana tidak hanya efisien dari segi biaya namun peserta magang juga mampu menunjukkan sisi pengembangan kemampuan dengan durasi yang lebih cepat.

Program ini termasuk salah satu yang diminati oleh banyak orang. Jumlah orang yang mengikuti pemagangan terstuktur dari waktu ke waktu kian bertambah. Dalam rentang 2015 hingga Oktober 2018 jumlahnya mencapai 149.064 orang sedangkan pada 2019 jumlahnya akan meningkat menjadi 360.864 orang.

3. Sertifikasi uji kompetensi

Setiap orang mungkin bisa bekerja. Tapi tidak semuanya dari mereka yang bisa melakukannya dengan baik. Itulah kenapa Kemnaker juga turut menggenjot sertifikasi uji kompetensi. Pada 2019 Kemnaker menargetkan akan ada sekitar 1,5 juta orang yang lolos sertifikasi uji kompetensi.

Sertifikasi ini penting untuk dilakukan karena menjadi pengakuan atas skill yang seseorang miliki. Artinya, apakah kemampuan seseorang sudah teruji atau belum dibuktikan melalui sertifikasi ini.

“Keistimewaannya itu kan pengakuan kompetensinya, kalau ikut latihan sudah terampil belom, uji kompetensi itu, lulus uji kompetensinya dapet sertifikat, sertifikatnya dari lembaga sertifikasi profesi yang diberi dari badan lisensi nasional sertifikasi,” jelas Sekjen Kemnaker Khairul Anwar.

Selain itu sertifikasi uji kompetensi juga berfungsi sebagai standar kompetensi seseorang dalam menempati jabatan dan nilai tambah bagi pekerja sehingga SDM Indonesia dapat bersaing dengan pihak asing.

Itulah beberapa cara yang dilakukan oleh Kemnaker dalam meningkatkan kualitas SDM. Terobosan-terobosan lain yang dilakukan adalah Kemnaker gencar melakukan pembangunan BLK komunitas serta pelatihan pada Balai Latihan kerja Luar Negeri (BLKLN).

Peningkatan kualitas SDM sekilas tampak seperti tugas pemerintah. Namun sebenarnya masyarakat seperti kita juga bisa turut berkontribusi.

Selain turut mengasah kemampuan yang kita miliki, kita juga bisa turut berperan dengan cara melakukan pemberdayaan kepada orang sekitar dengan berbagi ilmu serta kemampuan yang kita punya. Entah itu kemampuan menjahit, memasak, mengendarai mobil, desain atau bahkan reparasi AC.

Memberikan kesempatan dengan membuka lapangan kerja bagi orang lain adalah cara lain yang bisa dilakukan. Kelihatannya sih sepele, namun sebenarnya ini berpengaruh pada peningkatan kualitas SDM seseorang.

Berbagi ilmu kepada orang sekitar adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan dalam meningkatkan kualitas SDM (dok. poskotanews.com)

Dengan begitu, percayalah bahwa Indonesia tak hanya kaya dari segi SDA saja melainkan juga SDM. Kualitas SDM Indonesia akan meningkat dan bukan tak mungkin suatu hari nanti Indonesia berada di peringkat teratas, baik dalam Human Capital Index yang dikeluarkan oleh Bank Dunia atau lembaga dunia lainnya. Bukankah sebuah pepatah mengatakan bahwa “nothing is impossible”?*

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Congrats! ! ! 
Inilah pemenang Hampers eksklusif lomba foto #KartiniAndalanFimela dari @andalanfemininecare dan @fimeladotcom
Selamat kepada: 
@cindaranii
@primasariamirati
@nadia.fathiya
@yesiintasari
@nings.ahh.yeah
@yulianasari.17
@aprilliaarifiyanti
@no_vie92
@karinnmarzuki
@the_sisworo_s
______
Hadiah dipersembahkan  oleh @andalanfemininecare dan @fimeladotcom
___
Bagi para pemenang silahkan DM alamat pengiriman barang ke Instagram @ dengan fotmat: 
Nama: 
No.HP: 
Alamat Lengkap: 
Kec/Kelurahan: 
Kode pos: 
___
#Kuisgratis #lombafoto #kuisgratisterbaru #lombafototerbaru #kuisberhadiah #infokuis #infolomba #infolombaapril #giveaway #LomaFotoInstagram #LombaFoto #fotochallange #pemenangkuis #FreshInspiration #BeraniAlami #KartiniAndalanFimela

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top