Gaya Hidup

Ternyata, Fadly “Musikimia” Pantang Ajak Anak ke Mall!

Tahu Fadly kaaan? Kalo yang seangkatan sama saya *uhuks* pasti lebih inget Fadly sebagai vokalis grup band PADI. Belakangan ini, doi meng-create band baru, Musikimia. Si PADI udah bubar jalan gitu ya? *cmiiw.

Saya ngobrol random banget ama Fadly. Mulai dunia musik endebrai-endebrainya plus hobi berkebun yang ia lakoni.

WHAT?? Si Fadly hobi berkebun? Iya loh. Sangaaar kan? Yang lebih “alamakjaaan” lagi adalaaaah… nih cowok yang (kayaknya) introvert ini pantang ajak anak-anaknya ke Mall! Welehdeleeeh. Nunduk malu dah eikeeeeh 🙁

***

Selain nyanyi bareng Maher Zain, Mas Fadly juga memproduksi lagu anak ya?

Alhamdulillah, jalannya memang lagi ke situ. Saya kolaborasi dengan Maher Zain, bernyanyi sekalian berdakwah. Kalau soal lagu anak-anak, saya dan mas Rindra (mantan bassist Padi) terpanggil untuk memberikan suatu karya yang bisa dinikmati anak-anak sesuai usia mereka. Kita lihat sendirilah, fenomena saat ini, usia masih anak, tapi yang dinyanyikan lagu-lagu cinta, cerita selingkuh, benar-benar tak sesuai umur. Sebagai musisi, saya merasa terpanggil untuk berkontribusi optimal bagi generasi penerus. Salah satunya dengan menciptakan lagu bermuatan edukasi tapi tetap menghibur.

Lagu anak-anak yang sering kita dengar berjudul “Baca Bukumu” dan “Sahabat untuk Selamanya”. Yang jadi OST-nya Upin-Ipin itu. Inspirasi lagu ini dari mana?

Anak-anak saya, lingkungan, kejadian di sekitar rumah, banyak hal yang bisa jadi inspirasi dalam karya yang kami lahirkan. Yang jelas, saya ingin ada era kebangkitan lagu anak-anak. Coba lihat, zaman kita kecil dulu, sering dengar dan nyanyikan lagu ciptaan Pak Kasur dan Ibu Sud. Liriknya sederhana, mendidik dan betul-betul sesuai dengan kebutuhan anak. Kasihan kalau lihat anak zaman sekarang. Nyaris tidak ada pilihan lagu yang baik buat mereka. InsyaAllah, saya kerjasama dengan beberapa musisi lain, siap meluncurkan kompilasi lagu-lagu yang dipersembahkan bagi anak.

Selain tema persahabatan dan pendidikan, apa lagi yang ingin Anda sampaikan melalui lagu-lagu ini?

Lagu itu kan sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan pada anak. Salah satu yang ingin saya tuangkan adalah, bagaimana supaya anak-anak lebih mencintai lingkungan serta peduli pada kondisi sosial di sekitar kita. Spirit Islam mengajarkan kita semua untuk mencintai ciptaan Allah. Termasuk mencintai lingkungan.

Anda jadi environmentalist (penggiat cinta lingkungan) sekarang?

Bisa dibilang begitu. Di rumah, saya ajak anak-anak untuk berkebun. Kami tanam beberapa jenis sayur di rumah. Anak-anak harus paham dan bisa menghargai proses dalam setiap peristiwa. Salah satunya kami ajarkan melalui kegiatan berkebun. Dari aktivitas yang kelihatan sederhana ini, kami membiasakan untuk hidup ramah dan damai bersama alam semesta.

Padahal, biasanya orangtua urban kerap mengajak anak-anaknya untuk pergi ke mal?

Justru, saya pantang ajak anak ke mal. Di mata kami, mal itu tempat yang bakal menyuburkan jiwa konsumtif dan hedonis buat anak. Kalau anak terlalu sering ke mal, maka dia akan beranggapan bahwa hidup ini instan, apalagi kalau orangtuanya sering membelikan mainan dan barang-barang yang mereka inginkan tanpa menuntut ‘perjuangan’ apapun dari anak.

Kalau orangtua berkilah bahwa di kota kami hiburannya Cuma mal? Tidak ada destinasi wisata akhir pekan yang menarik nih….

Maka orangtua dituntut untuk menjadi kreatif. Sering-sering eksplorasi spot wisata di sekitar Anda, missal taman, kebun atau danau. Intinya, wisata alam lebih baik. Kalau memang jumlahnya terbatas, berarti Anda harus mulai mengajak keluarga untuk berkebun. Aktivitas berkebun bisa membangkitkan rasa gembira, silaturrahim antar anggota keluarga. Anak-anak juga belajar tentang proses, kesabaran, kerjasama, leadership. Banyak hal yang dipelajari di sana.

Putra-putri Anda juga antusias kalau diajak berkebun?

Alhamdulillah, mereka sangat senang. Bisa jadi karena sehari-hari mereka juga belajar di Sekolah Alam Indonesia (SAI) di kawasan Ciganjur. Jadi, mereka selalu berinteraksi dengan alam. Bagi kami, pemilihan sekolah itu sangat penting. Selain faktor pendidikan keluarga, saya melihat pendidikan yang dilangsungkan di sekolah turut membentuk karakter anak. Di SAI, anak saya juga mulai diajarkan bermuamalah menggunakan Dinar-Dirham. Inilah upaya kami untuk melahirkan generasi Islam yang berakhlak mulia, punya jiwa kepemimpinan yang kuat, dipadu kemampuan kognitif yang cemerlang sesuai perkembangan usia masing-masing. InsyaAllah.

Mungkin tidak banyak keluarga muda yang begitu kompak dan senantiasa mengarahkan anak-anak untuk menjalani Islam secara komprehensif. Apa yang begitu menginspirasi Anda?

Ibarat bikin rumah, maka pondasinya haruslah kuat. Saya menganalogikan keluarga yang kami bentuk ibarat rumah. Maka, agama, tauhid, akhlak harus kokoh. Mendidik anak di masa kecil tentu jauh lebih mudah daripada harus membenarkan karakter yang sudah terlanjur buruk truketika dia remaja atau dewasa.

Apa tips ringan yang bisa Anda sharing ke pembaca ? 

Yang jelas, mendidik anak di era saat ini bukannya lebih gampang. Justru lebih berat, karena tantangannya kian banyak. Orangtua dituntut untuk kian kreatif menyiasati semua hal. Soal nonton TV, misalnya. Kita tidak bisa membiarkan anak nonton TV berjam-jam seharian. Nantinya akan tercipta habit yang tidak sehat. Saya meletakkan TV di ruangan yang paling tidak nyaman di rumah. Ruangan itu sempit, pengap, pokoknya anak pasti bakal ogah berlama-lama di sana. Nah, sebagai penggantinya, saya ciptakan perpustakaan keluarga, dengan koleksi buku yang menarik dan lengkap. Plus suasana yang sangat cozy. Jadi, anak saya lebih memilih untuk berakrab-akrab dengan buku ketimbang nonton TV. (*)

Saya sih, belum pernah berkunjung langsung ke kebunnya Fadly. Kalo temen-temen ingin tahu kayak gimana kebun dia, boleh googling “kebun Fadly Padi” atau cusss ke sini –> http://www.orbitdigital.net/article/teknologi-aquaponic-ala-fadly-padi

 

 

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Good morning, sahabat Indoblognet 😁 Jangan lupa siapkan amunisi (sarapan) terbaikmu pagi ini, supaya aktivitasmu kuat dan semangat 💪🏃
.
Guys, tau gak siiih, postingan yang mengandung unsur pertanyaan, lebih besar kemungkinannya untuk direspon dibandingkan postingan non question, lho 😄
.
Hihi, iya juga sih, kita seringkali "tergelitik" untuk ikut menjawab pertanyaan yang diajukan, ya 😂 Apalagi kalau pertanyaannya memang "mancing" banget 😅
.
Jadi, salah satu tips nih guys, kalau kamu pingin bikin postingan yang lebih direspon, buatlah postingan question posts 😉
.
#mbcommunication #indoblognet #morning #tuesday #instagram #instadaily #viral #followme #tips

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top