Indo Blog Net

Kuliner

Kuliner Tapa Kolo di Upacara Adat Nusa Tenggara Timur

Sudah pernah ke Flores? Kalau belum bisa lihat di google kalau alam flores begitu indah dan belum banyak yang dijelajah banyak orang. Alamnya masih sangat alami. Banyak yang belum terjamah tangan manusia. Keindahannya begitu alami sekali. Dan ada salah satu kearifan lokal yang kental dengan masarakat di sana adalah saat upacara adat selalu ada kuliner tapak kolo atau yang dikenal dengan nasi bambu bakar. Karena dari akronim tapa kolo. Tapa artinya bakar dan tolo artinya nasi bambu. Jadi tapa kolo, membakar nasi dalam bambu kecil. Biasanya dilakukan pada saat acara syukuran atau penti yang dilkasanakan di rumah adat Gendang.

Uniknya tapa kolo ini berasnya beras merah atau di sana dikenal dengan dea laka. Jadi beras merah dibersihkan dahulu kemudian dimasukan dalam bambu kecil dimana diberi alas daun enau muda. Hal ini digunakan agar nasi bersih. Kemudian dimasukan sedikit air. Untuk variasi bisa dimasukan daging babi atau daging ayam. Dan warga lain menyiapkan api untuk membakar nasi bambu ini. Pembakaran ini memerlukan waktu selama satu jam sampai satu setengah jam. Cukup lama juga untuk menikmatinya.

Beras yang digunakan ini sudah alami banyak ritual oleh tetua adat kampung sebelum diolah menjadi tapa kolo. Kuliner ini dianggap sakral sehingga hanya disajikan saat upacara adat saja. Orang di sana percaya akan karma kalau membuat tapa kolo bukan pada upacara adat yang dikenal dengan ireng atau siron. Jika melanggar akan mendapatkan sakit atau panen yang gagal total. Yang unik lagi pada saat nasi bakar bambu dibakar diantara nasi bambu yang dibakar terdapat kolo wada kudut helang ata pa’ang bele. Ini yang dikenal dengan nasi bambu khusus persembahan untuk nenek moyang.

Kolo wada ini merupakan pusat dari proses upacara adat ini. Setelah masak yang pertama kali dibuka adalah kolo wada ini untuk persembahan nenek moyang. Baru yang lain boleh dibuka dan dimakan bersama-sama. Ini cara menghormati adat dan budaya setempat dan meneruskan budaya yang sudah diturunkan temurun. Kalau tapa kolo ini dibuat tanpa isian bagus dimakan bersama daging ayam yang bersantan.

 

Resep Tapa Kolo

Mau tahu cara buat tapa kolo ? boleh deh simak di bawah ini

Bahan-bahan:

  • Beras
  • Bumbu penyedap
  • Bambu
  • Daun pisang

Cara membuat:

  1. Potong bambu dengan ukuran kurang lebih 30 cm.
  2. Campurkan beras dengan bumbu-bumbu,lalu tambahkan dengan air
  3. Masukan kedalam bambu lalu tutup setiap ujung bambu dengan daun pisang .
  4. Bakar bambu selama kurang lebih setengah jam. Setelah matang, hidangkan.

Ternyata ini salah satunya kuliner yang berhubungan dengan adat istiadat. Masih banyak lagi ragam kuliner seperti ini yang ada hubunagnnya dengan upacara adat. Beragam sekali Indonesia ini. Tapa kolo memang sekarang bukan hanya dibuat kalau ada upacara adat saja tapi merupakan bagian dari pariwisata. Sering dibuat saat ada rombongan wisatawan datang agar mereka dapat mencicipi bagaimana rasanya tapa kolo ini. Mereka rata-rata sangat antusias karena keunikan dari cara memasaknya. Juga dari rasanya juga.

 

Sumber gambar: headliposflores.com

 

 

Latest posts by Hastira (see all)
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top