Indo Blog Net

Menulis Yuk

Taman Pintar Juanda, Asyik Nih untuk Family Outbound!

Di kawasan dekat Bandara Juanda International (Terminal 2) Sidoarjo, bercokollah sebuah taman yang kalau dilihat dari luar tampak sederhana dan nggak mengundang. Tapi, cobalah untuk masuk ke dalam. Longoklah aneka fasilitas yang ada di sana. Ada perpustakaan (ruang baca), ruang pertemuan (kapasitas kurang lebih 100 orang), toilet yang bersih, plus aneka wahana permainan yang asyik buat anak-anak.

Yap, saya sedang membahas TAMAN PINTAR.

web-1

web-3

Memang tidak se-komprehensif Taman Pintar di Jogja sih. (ini wishlist saya dari zaman purba. Sampe detik ini, Allah belum menakdirkan saya check in di Taman Pintar Jogja).

Tapi, paling enggak, Taman Pintar Sidoarjo ini cukup oke buat jadi sarana jujugan, manakala warga Surabaya dan sekitarnya clueless, mau ke mana lagi kita weekend ini?

Beberapa waktu lalu, saya dan beberapa teman kantor menggelar Outbound for Kids di sini. Yang ikutan, banyaaaak. Karena outbound ini dibandrol dengan harga amat terjangkau. Udah gitu, banyak permainan yang mengasah strategi, skills, dan kekompakan tim. Kami kerjasama dengan Kak Jack, dan teman-teman yang sungguh sabar, telaten dan berjiwa amat ngemong, ketika memandu games selama acara berlangsung.

img_9673

img_9683

img_9686

Super recommended trainer!

Anak-anak juga hepi bermain di sini. Percayalah, bapak-ibu… anak kita butuh banget yang namanya eksplorasi luar ruang (outdoor). Seharian berada di dalam kelas sungguh menjemukan. Maka, outbound semacam ini menjadi sarana katarsis yang paling efektif untuk memuaskan dahaga akan hiburan yang murah plus berkualitas.

Jangankan anak-anak… Orang tua dewasa aja nih, kalau dikekep di kantor melulu, dijamin uban-uban bakal tumbuh lebih awal! So, agendakan family gathering (minimal) sekali dalam setahun. Nggak usah jauh-jauh lah. Yang kerja di Surabaya, fam gath nya bisa digelar di Batu, Malang. Kalopun budget ngepres, percayalah, para corporate slave ini rela kok nambah-nambahin dikit. Ya kan? Ya kan? *paragraf ini mengandung pesan sponsor*

Okai, back to Taman Pintar Juanda Sidoarjo. Nyali bocil semakin ditantang dengan games individu yang ngeri-ngeri sedap. Apakah itu? Yap, tidak lain dan tidak bukaaaaan…… FLYING FOX! Aww awww awwwwww….! *macak sriminggat *eh, srigala *krik*

Beneran saya takjub melihat adrenaline rush yang meledak dari para bocil ini! Mereka tuh, kayak yang urat takutnya udah expired gitu loh!

Flying fox malah bikin kecanduan, ada yang bolak/balik minta nambah! (kayak eikeh minta nambah nasi kalo makan bebek Harissa ataupun bebek Pak Joss)

Malah ada nih… Ortu dari satu bocil tetangga saya. Bocahnya masih berumur 5 tahun, berani banget pas naik flying fox.. eh, maminya keder dan gemeter abis. ”Sudah saya larang, Mbak… Saya takut anak saya nanti nderedeg di atas, tapi dia keukeuh mau naik flying fox, ya sudahlah bismillah aja yaaa…”

fox-1

Masya Allah. Adegan ibu yang antara-takut-ngeri-was-was-khawatir tapi memilih untuk ya-sudahlah-saya-pasrahkan-semua-pada-Allah ini sungguh bikin mak nyezzz… Memang terkadang rasa sayang orang tua itu nggak pakai takaran ya. Semua serba over. Kita ingin menunjukkan cinta yang tak berbilang, dan kita rela melakukan APA SAJA demi kebahagiaan anak (well, menurut kita…) dan agar anak nggak perlu susah yadda yadda blablabla. Tapi, saya salut, sungguh saya acungin semua jempol sama ibu-ibu tadi. Yang memilih untuk ‘melawan rasa takut’ dan memberi kesempatan kepada anaknya untuk ber-flying fox. Salute! Salute!

Setelah si bocah turun dari wahana flying fox, saya termangu sesaat. Yeah. Saya juga kerap didera rasa yang sama. Anak saya (sampai detik ini) cuma satu. Saya tak bisa berjauhan dari dia. Pernah Sidqi (anak saya) diajak utinya ke Trenggalek, lalu saya nangis, sambil mukulin guling (gak tau ini korelasinya apaan). Mata saya juga sembab, manakala ia study tour ke Sidoarjo (cuman Sidoarjo! Deket banget iniiii) bareng guru dan teman-teman sekolahnya. Tapi gebleknya, saya ketawa bahagia ketika kudu pergi ninggalin dia dan kopdar bareng dedek Reza Rahadian di Kuala Lumpur, hahahah *ketawa bengis*

Mungkin, beberapa dari kita memang lebih suka meninggalkan. Tapi perih dan pedih rasanya ketika ditinggalkan. Kita lebih nyaman mutusin pacar, misalnya. Tapi, galau, rapuh, bingung karepe dewe ketika diputusin pacar (jika dan hanya jika dalam kondisi masih tresno. Beda kalau udah bosen loh ya) Eits, ini cuma pemisalan. Saya tidak merekomendasikan buat pacaran (apalagi sengaja berlama-lama) ya. Wis, kalo udah siap, ndang nikah gih! Atau, butuh jasa perjodohan?

Ini opo tho, kok pembahasan mblakrak (melebar) sampe kemana-mana. Ya intinya gitu deh. Taman Pintar ini recommended banget buat family gathering. Kalaupun lagi nggak ada acara komunitas, kita bisa kok ujug-ujug datang ke sini, tapi pas weekdays aja, Senin-Jumat. Untuk info lengkap, langsung ke Jl. Raya Juanda, Betro, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yaaaa 🙂

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • How to build self discipline and break BAD HABITS 💪
.
We all have bad habits which takes our mind and energy off from most important task to least important
.
If you want to break bad habits, you need to be determined to build self discipline, Guys! 😉
.
1. Think about your bad habits
.
If you really want to build self discipline and break your bad habits, you need to REALISE that you have bad habits. Make a list of your bad habits 😜
.
2. Ask your friends about your bad habits
.
Ask your true friends and they will definitely give you a list. Your friends know a lot about yourself. And they will give you a  true picture of your self
.
Make a LIST what they tell you about you and analyse them
.
3. Analyse them for the triggers
.
When you know the TRIGGER, It becomes  easy to figure out that your bad habit will come in your way 😁
.
4. How much you need to do to break them
.
When you know your bad habits and the triggers, you will figure out what you need TO DO to break that habit
.
Calculate how much you will need to push yourself to change that habit
.
5. What you will become after you break bad habits
.
Try to THINK about what you can achieve by breaking that habit 🤔
.
6. Be crystal clear about why you want to break bad habits
.
Be very specific about your GOAL and why you want to accomplish that. Think about the rewards you will get
.
7. Don’t stress too much but take action
.
Go slow on yourself, okaaay! 😅 Because little changes daily makes big difference at the end of the year 😍
.
Credit: aimingthedreams.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top