Indo Blog Net

Gaya Hidup

Tahapan Mengurus SHM (Sertifikat Hak Milik)

Berhubungan dengan birokrasi pemerintah? ogah ah, ribet harus punya duit banyak baru deh diperhatikan. Eits jangan salah, seiring bergulirnya zaman reformasi telah banyak perbaikan di sana sini. Mengurus sertifikat hak milik rumah atau tanah pekarangan sebelum era reformasi seolah menjadi momok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Bayangan tentang uang pelicin yang harus disiapkan dan kerumitan birokrasi menjadi penyebab enggannya masyarakat mengurus sertifikat tanah.

Salah satu berkah zaman reformasi adalah pengurusan surat-surat yang berkaitan dengan kependudukan termasuk sertifikat hak milik di badan pertanahan berubah lebih efisien dan bersih dari pungli.

Sistem kepemilikan perumahan melalui kredit (KPR) membutuhkan pengurusan dokumen kepemilikan lebih lanjut. Sebab tanah dan rumah yang diperoleh melalui proses KPR tidak secara otomatis menjadi hak milik bagi pemohon kredit. Diperlukan beberapa tahapan untuk menjadikan tanah dan rumah memiliki sertifikat hak milik.

Dokumen kelengkapan pengurusan surat tanah dan sertifikat hak milik atau surat-surat pertanahan lainnya dapat diperoleh melalui informasi di website bpn.go.id namun agar lebih lengkap bisa langsung mencari informasi di kantor pertanahan setempat. Untuk memperoleh Sertifikat Hak Milik harus terlebih dahulu melalui proses Roya atau peningkatan hak setelah memperoleh HGB ketika pelunasan KPR.    Tahapan untuk mengurus berkas Sertifikat Hak Milik adalah sebagai berikut:

  1. Sertifikat asli (sertifikat HGB yang diperoleh dari pihak bank/ belum di Roya) dan foto kopi 3 lembar
  2. IMB asli dan foto kopi 3 lembar
  3. Akta Jual Beli asli dan foto kopi 3 lembar

(tiga jenis berkas ini diperoleh dari bank ketika pelunasan angsuran)

  1. KTP asli dan foto kopi 3 lembar
  2. SPPT/PBB terbaru asli dan foto kopi 3 lembar
  3. KK asli dan foto kopi 3 lembar

Jika pengurusan sertifikat diwakilkan atau dikuasakan maka diperlukan surat kuasa bermaterai foto copy identitas pemohon dan kuasa (KTP dan KK). Legalisir KTP dan KK dapat dilakukan di kantor kecamatan

Proses pengurusan berkas mengurus SHM untuk rumah yang telah lunas KPR pada intinya adalah sebagai berikut:

  1. Melengkapi seluruh persyaratan
  2. Membeli map dan formulir Roya di loket koperasi BPN
  3. Mengisi formulir secara lengkap
  4. Antri di loket Roya
  5. Setelah berkas diperiksa pemohon diwajibkan membayar sejumlah biaya yang masuk ke kas negara karena dibayar melalui loket kasir dan diberikan tanda lunas yang ditukar dengan tanda terima di loket Roya
  6. Tujuh hari dari tanggal pengajuan sertifikat yang telah melalui proses Roya berupa HGB diambil dengan menukarkan tanda terima dan diajukan ke loket pengurusan SHM.
  7. Pemohon diminta membayar biaya sama seperti saat mengurus Roya.
  8. Tujuh hari dari tanggal pengajuan sertifikat hak milik dapat diambil di kantor BPN

Biaya pengurusan Roya dan SHM tidak mahal. Di kota kecil sekelas Sidoarjo, Jawa Timur misalnya hanya membayar sejumlah lima puluh ribu rupiah di loket dan dua puluh ribu rupiah untuk pembelian formulir. Jika ditotal biaya yang dikeluarkan hanya sekitar dua ratus ribu rupiah. Kenyamanan masyarakat yang hendak mengurus dokumen pertanahan di BPN semakin terasa dengan layanan di hari Sabtu dan Minggu.

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • 5 Reasons Your MARKETING Isn't Working 😆
.
Marketing is how you communicate your value and build relationships with potential buyers
.
There's not a single “right” way to go about your marketing, but there are a few things you should definitely AVOID, Guys! 😜
.
1⃣ You don't have a TARGET AUDIENCE
.
Having a target audience will help you tremendously when it comes to your branding, your marketing strategy, your copy, and the products / services you offer
.
If you're trying to appeal to everyone, you're probably appealing to no one. The more specific you can be in terms of who your product/service is for, the better! 🤗
.
2⃣ You don't have a STRATEGIC PLAN
.
You can spend hours and hours on “marketing” but if you don't have a strategic plan, you could be wasting a ton of precious time!
.
Your marketing actions should always have a purpose, and you should be leading your customers down an intentional path 🤓
.
3⃣ You plan but don't TAKE ACTION
.
You can research and strategize and plan for months, but if you don't take action – you fail before you even get started
.
4⃣ You aren't CONSISTENT
.
For 99.9999% of people, success doesn't happen overnight, right?? 😭😭
.
If you're not showing up consistently to connect with your audience, to build brand awareness, and to promote your products / services – then you're doing yourself and your business a disservice
.
Consistency breeds credibility 💜
.
5⃣ You aren't paying attention to your ANALYTICS
.
The only way to really know if you marketing is “working” is to track your results 😵
.
Use the available tools to track your marketing activities – each social media platform or scheduler has it's own analytics, and set up google analytics for your blog
.
Credit: elledrouin.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top