Indo Blog Net

kesehatan

Ini 3 Syarat Masker Kain yang Sesuai SNI [Anda Wajib Tahu]

masker kain sni

Penggunaan masker di masa pandemi virus Corona ini merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sebab hal ini termasuk salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus Corona. 

Masker kain adalah jenis masker yang paling banyak digunakan oleh masyarakat umum. Masker ini sangat mudah didapatkan dimana-mana. Mulai dari harga beberapa ribu saja hingga harga ratusan ribu rupiah pun ada. Semakin banyak para penjual masker yang memproduksi sendiri masker kain tersebut.

Penggunaan Masker Kain Sesuai SNI

Namun, beberapa minggu lalu pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengeluarkan beberapa syarat atau kriteria masker kain yang sesuai dengan SNI (Standar Nasional Indonesia). Beberapa syarat masker kain SNI ini juga telah ditetapkan BSN (Badan Sertifikasi Nasional) melalui Keputusan Kepala BSN Nomor 408/KEP/BSN/9.2020 pada 16 September 2020.

Dengan adanya keputusan tersebut artinya Anda perlu mengecek kembali apakah masker kain yang Anda gunakan telah sesuai atau tidak dengan syarat masker kain SNI.

Baca juga: Face Shield vs Masker Kain: Mana yang Lebih Efektif untuk Mencegah Corona?

Yuk, simak ulasan mengenai beberapa syarat masker kain yang sesuai SNI di bawah ini. Tak hanya itu, di artikel ini juga kami mengulas bagaimana cara mencuci masker kain yang benar. Sebab sekalipun Anda telah menggunakan masker kain yang sesuai syarat SNI, namun cara pencuciannya tidak benar maka efektivitas masker kain tersebut juga bisa menurun, lho.

Syarat Masker Kain yang Sesuai SNI

Beberapa syarat masker kain SNI ini bukan hanya menjadi pedoman bagi para pembuat maupun penjual masker kain untuk menyediakan produk yang benar-benar efektif mencegah penyebaran virus Corona, tapi juga menjadi pedoman bagi masyarakat untuk lebih teliti memilih masker yang tepat.

Berikut syarat masker kain yang sesuai SNI:

1. Minimal terdiri dari dua lapis

syarat masker kain sni

Credit: happyhappynester.com

Syarat masker kain sesuai SNI yang pertama adalah minimal terdiri dari dua lapisan kain. Kombinasi bahan yang paling efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona yaitu kain dari serat alami seperti katun yang ditambah dengan dua lapisan kain chiffon yang mengandung polyester-spandex. 

Kombinasi tersebut dapat menyaring partikel hingga 80 persen tergantung ukuran partikelnya. Namun syarat dua lapis ini tidak berlaku untuk masker dari kain nonwoven (nirtenun) serta masker bayi. 

Selain itu, masker kain juga harus dapat dicuci berkali-kali tanpa mengurangi keefektivitasannya. Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mencuci masker kain yang benar agar efektivitas masker tidak berkurang.Hal ya

Hal yang mendorong pemerintah menetapkan syarat masker kain sesuai SNI ini salah satunya karena banyaknya masker kain satu lapis yang ternyata tidak efektif mencegah masuknya partikel menembus masker kain. Artinya penggunaan masker satu lapis tersebut tidak dapat membantu mencegah penyebaran virus Corona.

2. Bahan kain memiliki tingkat filtrasi tinggi

Syarat masker kain yang sesuai SNI berikutnya yaitu bahan kain yang digunakan harus memiliki tingkat filtrasi atau tingkat penyaringan partikel yang tinggi. Masing-masing jenis bahan kain mempunyai tingkat filtrasi yang bervariasi. Efisiensi filtrasi ini bergantung dari kerapatan kain, jenis serat serta anyaman.

Baca juga: Berbagai Inspirasi Masker Hijab Kain yang Bikin Anda Tetap Modis

Berdasarkan penelitian, filtrasi masker kain antara 0,7 hingga 60 persen. Semakin banyak lapisan kain maka akan semakin tinggi pula efisiensi filtrasinya. Jadi, selain memilih masker kain yang menggunakan dua lapisan kain, Anda juga harus memilih bahan kain yang memiliki tingkat filtrasi tinggi. 

Saat ini Anda dapat menemukan berbagai jenis bahan masker kain di pasaran. Dan salah satu jenis bahan kain yang terbaik untuk masker adalah kain katun. 

3. Pengemasan masker kain 

Setelah syarat harus terdiri dari dua lapisan dan bahan kain memiliki tingkat filtrasi tinggi, syarat masker kain sesuai SNI yang ketiga adalah mengenai pengemasan. Masker kain harus dikemas per buah, misal dengan dibungkus plastik. Selain itu, kemasan masker kain juga harus mencantumkan beberapa hal diantaranya:

  • Merek
  • Negara pembuat (produksi mana)
  • Tipe masker
  • Jenis serat pada setiap lapisan
  • Antibakteri, apabila masker telah melalui proses penyempurnaan antibakteri
  • Tahan air, apabila masker telah melalui proses penyempurnaan tahan air
  • Cantumkan instruksi “cuci sebelum digunakan”
  • Petunjuk pencucian 

Nah, itulah ketiga syarat masker kain yang sesuai dengan SNI. Setelah Anda memastikan bahwa masker yang Anda pakai telah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), penting juga untuk melakukan proses pencucian masker kain dengan benar. Hal ini agar efektivitas masker kain yang Anda gunakan benar-benar optimal.

Cara Mencuci Masker Kain yang Benar 

Tahukah Anda bahwa cara mencuci masker kain itu tidak sama dengan mencuci pakaian pada umumnya, lho. Sebab tujuan penggunaan masker kain pun tidak sama dengan penggunaan pakaian.

Ada beberapa hal yang penting untuk Anda perhatikan untuk cara mencuci masker kain. 

  • Cuci masker kain segera setelah selesai dipakai

Cara mencuci masker kain yang pertama adalah segera mencucinya setelah Anda selesai menggunakannya. Tidak perlu menunggu besok, Anda bisa langsung mencucinya di wastafel. Disarankan untuk mengganti masker kain setiap 4 jam sekali agar efektivitas masker selalu optimal.

Masker yang baru dibeli juga sebaiknya langsung dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan agar lebih higienis. 

  • Rendam masker kain menggunakan air panas

Cara mencuci masker kain berikutnya yaitu merendamnya dengan sabun dan air panas dengan suhu kira-kira 50 hingga 60 derajat celcius. Air panas ini berfungsi untuk membunuh kuman yang menempel pada masker kain. Sebaiknya gunakan sabun cair yang formulanya lembut (ramah lingkungan).

Rendam kurang lebih 5 menit, kemudian cuci masker.

Caranya, tekan-tekan masker menggunakan jari tangan. Lakukan dengan lembut dan perlahan. Anda tidak perlu menguceknya apalagi dengan keras, sebab hal ini dapat merusak serat kain dan mengurangi efektivitas masker. 

  • Bilas masker kain dengan air mengalir

Setelah itu bilaslah masker dengan air mengalir. Ini merupakan salah satu cara mencuci masker kain dengan benar. Itu sebabnya tempat yang paling pas untuk mencuci masker adalah di wastafel sehingga Anda dapat langsung membilasnya di bawah air keran yang mengalir. Pastikan semua busa sisa sabun benar-benar sudah bersih dan luruh. 

  • Jemur masker di bawah sinar matahari

cara mencuci masker kain

Credit: new.llu.edu

Cara mencuci masker kain dengan benar selanjutnya yaitu menjemurnya di bawah sinar matahari. Jemur masker hingga benar-benar kering. Sinar matahari berfungsi untuk membunuh kuman, bakteri, maupun virus yang mungkin masih menempel pada masker kain. Hindari menggunakan masker yang belum benar-benar kering.  

  • Setrika masker kain 

Setrika masker kain merupakan cara mencuci masker kain dengan benar yang terakhir. Menyetrika masker kain dengan suhu panas berfungsi untuk memastikan tidak ada kuman, bakteri, ataupun virus yang menempel pada masker pada waktu masker di jemur. Nah, setelah semua proses mencuci ini selesai, masker kain pun siap digunakan.

Bagaimana, tidak sulit bukan cara mencuci masker kain di atas? Yuk, pastikan Anda menggunakan masker kain yang sesuai SNI dan cara mencuci masker kainnya pun dilakukan dengan benar. Semoga kita semua terlindungi dari bahaya virus Corona. Aamiin. 

Credit photo: globalhealthnewswire.com

Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram did not return a 200.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top