Menulis Yuk

Subak Bali Argo, Ajak Pengunjung Bersensasi Rasa

wisata bali, oleh-oleh bali

Bagi sebagian orang, travelling atau piknik sudah menjadi hobi bahkan ada juga yang melakukan travelling untuk me-recharge tubuh sambil memanfaatkan liburan.  Termasuk saya yang notabene suka ajak tamu wisata ke berbagai destinasi yang unik. Hhehe tipis bedanya ya antara kerja dan liburan. Tetapi saya sangat menikmatinya. Bisa menyelami adat istiadat, kebudayaan, kearifan lokal dan kuliner khas suatu daerah.

Dan, aktivitas yang paling menyenangkan bagi saya adalah berburu oleh-oleh.  Kalau ada bujet lebih, biasanya saya nggak pernah melewatkan untuk menenteng buah tangan. Ini untuk “tuntas kewajiban” liburan juga. Terkadang kerabat, saudara, tetangga, dan teman-teman kerap menanyakan oleh-oleh. Nggak seberapa sih nilainya, tetapi bagi masyarakat kita, oleh-oleh ketika jalan-jalan itu sangat bernilai sebagai bentuk kita “berbagi senang” pulang liburan.

oleh-oleh, wisata, subak agro bali

Oleh-Oleh Bali

Bicara oleh-oleh setiap daerah yang dikunjungi punya keunikan masing-masing dalam mengemasnya. Saya biasanya mencari yang unik dan tidak saya temui di daerah saya. Syukur-syukur harganya murah, jadi bisa beli banyak buat dibagi-bagi.

oleh-oleh bali

Bule Juga Ikutan Nongkrong

Tahun lalu sewaktu saya ke Bali, saya menyempatkan diri berkunjung ke lokasi wisata yang menjual oleh-oleh sekaligus tempat mengolah bahan baku biji kopi. Subak Bali Agro  namanya.  Terletak di Parean Bedugul, Mekarsari. Tabanan, Bali. Lokasinya nyaman sekali, membuat betah berlama-lama di sini.  Adem, karena dikelilingi tanaman dan pepohonan rimbun.  Ketika memasuki lokasi ternyata sudah banyak para bule disana. Mereka asyik nongkrong  sambil menikmati berbagai macam minuman yang di mix dengan kopi.  Saya dan suami ikut berbaur bersama mereka. Ternyata mereka kesini bukan untuk yang pertama kali tapi sudah kesekian kalinya. Ini tergambar dari keakraban  antar mereka dan para pelayan di Subak Bali Agro.

pilah-pilih oleh-oleh saat piknik

Bermacam Minuman Yang Ditawarkan

Saya melihat banyak sekali toples-toples kecil dan gelas-gelas berisi aneka minuman di meja. Apakah ini dijual ? Semula saya agak bingung. Tetapi begitu melihat pengunjung yang lain, oalah…ternyata ini  sample.  Pengunjung bisa mencoba semua minuman ini. Ada manggis, vanila, coklat dan beberapa di mix dengan kopi.

Khusus kopi luwak, tidak disuguhkan gratis, tetapi untuk seukuran gelas kecil seperti pada gambar itu dihargai 50 ribu,. Ini harga tahun lalu loh ya. Saya mencoba kopi vanila ( campuran bubuk kopi dan bubuk vanila) dan suami mencoba kopi luwak. Bahan-bahan untuk membuat minuman ini diperoleh dari hasil tanam mereka sendiri dan kemudian di olah menjadi berbagai jenis minuman.

pilah-pilih oleh-oleh saat piknik

Belanja Oleh-Oleh

Saya suka dengan cara mereka menyajikannya. Pertama kita disambut dengan baik, diberi kesempatan berkeliling untuk melihat cara mengolah biji kopi, sekaligus menyicipi satu persatu berbagai minuman hasil olahan mereka. Sampai saya bingung, saat saya mencoba yang satu dan seterusnya saya lupa rasa apa yang saya minum sebelumnya haha, saking banyaknya.

Ini cara promosi yang baik menurut saya.  Pengunjung diajak bersensasi dengan suguhan minuman yang leluasa kita pilih sendiri. Dengan begitu, konsumen tak merasa “merugi” ketika memutuskan membeli.  Penganan oleh-oleh yang ditawarkan pun beraneka ragam. Diantaranya, kerupuk, keripik, kacang bali dan masih banyak lagi. Kita tinggal memilah saja.  Bahkan ada  balsem pala yang mereka buat sendiri. Saya membelinya karena suka dengan kesegaran keharumannya.

Tempat berbelanja oleh-oleh seperti ini sangat berkesan buat saya. Penjual membangun interaksi yang bagus dengan pembeli.  Pembeli nyaman berinteraksi tentang berbagai hal seputar produk dan layanan di sana. Bahkan leyeh-leyeh sejenak di tempat yang memang cozy ini. Kalau saya ke Bali lagi, pastinya ini menjadi itinerary yang tak akan dilewarkan.

Editor : Kartina Ika Sari

 

tutyqueen

Traveller, Blogger,Social Media Enthusiast, Like Photography

Latest posts by tutyqueen (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Dengar, dengar dan dengar.... Anda dihargai bukan krn bicara Anda yang banyak, tetapi dari seberapa perhatian Anda mendengarkan orang lain.

#Repost @gmsusanto (@get_repost)
・・・
Hanya karena anda paling jago dlm bidang tertentu bukan berarti menganggap audience anda itu bodo semua.

Kita tidak perlu mengeluarkan semua jurus yang kita kuasai hanya utk membuat mereka terkesan.

Kt punya 2 telinga dan 1 mulut, dengarkan lebih banyak, bicara secukupnya. Ini bukan panggung anda!

Anda tidak dihargai hanya krn mengerti segalanya, audience anda menaruh respek kepada anda karena anda bisa menaruh hormat kepada mereka.

Terkadang mereka hanya ingin didengar dan anda mendengarkan saja.

Dan ingat, tdk semua audience dijadikan 'mangsa' jualan anda.

Terlalu kecil jika anda mengukur kesuksesan anda dg seberapa byk yg mereka bisa beli dari anda.

Belajarlah mendengar my friends😊

#digitalcommunicator
#smartselling
#onlinecoach
#digitalmarketing
#affiliatemarketing
#internetmarketing
#pemasaranonline
#newsnipermarketing
#snipermarketingonline
#digitalmarketingmotivation
#bisnisinternet
#startingupbusiness
#digitalentrepreneur
#dailyentrepreneur
#serialentrepreneur
#onlinebusiness
#onlinemarketing
#laptoplifestyle
#bekerjadimanasaja
 #financialfreedom

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top