Menulis Yuk

Ssstt..Mbak Ade Anita Bongkar Rahasia “Mudah” Hamil dan Melahirkan di Luar Negeri!

tips liburan di luar negeri

Kali ini saya mau membahas jika terpaksa hamil dan melahirkan di luar negeri saat menemani suami bertugas atau kuliah. Bahan dari tulisan ini hasil sharing dengan seorang teman, Ade Anita.  Wow, menarik ya…Insaallah bisa berbagi info yang bermanfaat dari artikel ini.

“Pertama kali keluar negeri ke Sydney Australia tahun 1995. sudah punya anak balita karena hamilnya di Indonesia. Biaya melahirkan di LN mahal dan bantuan subsidi gratis melahirkan baru diberikan jika kita sudah mukim di sana selama 1 tahun.” Cerita Ade Anita, yang biasa saya panggil Mba Ade.

Bisa dibayangkan oleh saya berapa mahalnya, mengingat di Indonesia rumah sakit bersalin dengan fasilitas kamar kelas 3 cukup mahal sehingga banyak masyarakat Indonesia yang memilih melahirkan di bidan atau pun puskesmas.

“Baru anak kedua hamil dan lahir di sana.”

Mengalami hamil dan melahirkan di Indonesia kemudian hamil dan melahirkan di Sidney, kira-kira kendala apa ya yang dialami. Pasti banyak diantara para Moms yang berpikir sedikit ‘jiper’ atau kawatir ketika harus mendampingi suami kuliah atau pun tugas di luar dalam kondisi hamil dan harus melahirkan di sana, bukan?

“Gak ada kesulitan hamil dan melahirkan disana.”

Saya yang diam-diam membayangkan kesulitan itu jadi penasaran sama pengalaman Mba Ade, apalagi jawabannya simpel banget:  Gak ada kesulitan hamil dan melahirkan di sana.

 “Sebab segala perlengkapan dan fasilitasnya serba canggih dan suster ataupun bidannya baik-baik banget. “ Catet ya Moms, penting banget ini yang namanya ahli medis harus baik ke pasien, apalagi kondisi ibu hamil mau melahirkan itu semua serba salah.

“Semua biaya ditanggung asuransi pula. Jadi sama sekali gak mikirin apa-apa selain pingin brojol aja deh.” Catet lagi Moms, ibu hamil itu tidak baik banyak pikiran soal biaya-soal fasilitas tempat melahirkan, yang utama adalah fokus akan proses melahirkan agar semuanya berjalan lancar. Ibu yang akan melahirkan wajib memiliki perasaan enjoy.

Lalu setelah mendapat tempat melahirkan yang kompeten, ahli medis yang baik, soal biaya ditanggung asuransi, gimana Mba Ade mempersiapkan peralatan baby dan sejenisnya. Kan, di luar negeri serba mahal (inget nilai kurs hehehe)?

“Sebenarnya untuk perlengkapan bayi, kalo beli baru di toko emang mahal. Tapi di sana yang namanya garage sale atau moving over seas sale ada buanyuak…”

Garage sale!!!

 “Dan itu harganya gila-gilaan murahnya dan masih pada bagus-bagus pula. Karena orang sana gak mau nyimpen barang di gudang. Jadi kalo gak dipake lagi mending dijual lagi aja. Padahal kadang mereka baru beberapa kali pake gitu.” Ya, ya, bisa bayangin deh itu pasti barang-barang branded dengan kwalitas luar yang yahud habisssss.

“Aku sih kalo disuruh bandingin mana yg lebih enak, jelas enakan waktu hamil dan melahirkan disana sih. Meski gak ada ART atau sodara, karena ada banyak kemudahan dan fasilitas yg bisa dinikmati. Dan itu gratis semua atau murah banget!”

Gratis dan murah banget! Yes, dua kata yang bikin hidup berasa bahagia, apalagi kedua hal itu memiliki kualitas yang bagussss. Hal langka yang ada di Indonesia, karena di Indonesia gratis atau murah identik dengan: ASAL… asal ngelayanin, asal dapat, asal-asalan.

“Kalo di negeri sendiri, pake asuransi pun tetep harus siap-siap duit kan karenaa ternyata adaaaaaaaaa aja yang gak ditanggung oleh asuransi. Dan disini kebanyakan harus beli baru kalau peralatan baby, karena barang bekas yang dijual itu kadang sebenernya barang rusak yg di refurbished. Jadi ditembel sementara aja biar laku,  aku pernah beli dorongan bayi bekas. Eh… baru 3 bulan pake langsung copot bannya, bangkunya jebol. Ngeselin banget.” Terbaca jelas ya, perasaan jengkel Mba Ade membeli barang bekas di sini.

“Waktu Arna lahir aku beli dorongan bekas juga di garage sale dan itu awet sampai Arna usia 3 tahun. Entah mengapa soal kejujuran, di Sydney orangnya lebih jujur dari pada orang indonesia.”

Jadi  sebenarnya ketika kita terpaksa harsus melahirkan di luar negeri apa saja sih yang perlu disiapkan dari Indonesia?

“Bawa duit aja sih mendingan buat beli pampers dan ikut asuransi kesehatan. Itu asuransi kesehatan di sana gak boongan kok. Semua ditanggung, jadi kita tinggal lenggang kakung aja masuk rumah sakit. Paling beli diapers aja yang gak ditanggung…”

Asyik juga ya, kalau gitu gak perlu juga ya bawa perlengkapan bayi dari Indonesia karena di sana banyak garage sale yang murah gila dan berkwalitas branded?

“Soal bawa keperluan dari Indonesia, gak usah. Karena pola makan kita di sana beda ama pola makan kita disini. Entah mengapa yang hamil dan melahirkan disana biasanya bayinya pada gede-gede gitu. Jadi takutnya malah gak muat nanti…”

Ini bener banget loh, soalnya saya lihat beberapa teman yang hamil dan melahirkan di luar negeri anaknya beda loh. Maksudnya beda dengan kakak-kakaknya yang hamil dan lahir di Indonesia, biasanya terlihat lebih putih dan besar. Jadi pola makan ya mempengaruhi, catet eh mungkin juga ditambah kondisi cuaca.

Sebelum menutup artikel ini mau dunk, MbaAde, dibagi tips hamil dan melahirkan di luar negeri karena ini pasti penting banget nih buat diketahui Moms yang akan keluar negeri dan stay cukup lama di sana.

Tips kalo hamil dan melahirkan di Luar Negeri:

  1.  Wajib belajar bahasa inggris. Setidaknya kata dasar. Biar bisa komunikasi sakitnya dimana dan apa rasanya. Gak lucu kan kalau dalam keadaan sakit kita harus memakai bahasa tarzan ke ahli medisnya, nanti gimana kalau ternyata salah penafsiran?
  2. Urus dan ikut asuransi dulu sebelum hamil dan melahirkan. Kalo bayar sendiri muahual, bisa-bisa habis melahirkan  migrain mikirin biaya yang dikeluarkan hehehe
  3. Kalau bisa pilih layanan bidan aja..hehehe..enak. Karena kalo di Australia ada layanan bidan datang ke rumah pasca ibu melahirkan. Nanti bidannya yang bantu mandiin anak, ngajarin pijat bayi, dll. (Enak banget ya, saya pernah baca di Belanda juga ada pelayanan seperti ini, bahkan bidan juga yang menerima tamu karena ibu paska melahirkan perlu istirahat. Eh, tapi kalau menurut cerita ibu saya, dulu paraji atau dukun beranak juga menservis seperti ini loh)
  4. Jangan malu untuk hunting barang-barang second

Ok, Mba Ade..makasih ya atas sharingnya. Insaallah bermanfaat ^_^

Keterangan foto : Mba Ade Anita dan anaknya di Pantai Malabar Sydney

 

Eni Martini

Ibu 3 anak, penulis novel fiksi, blogger dan owner bliblibuku.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hellooo, sahabat Indoblognet 😉 Kamis manis nih, yuk perbanyak optimis 😍
.
Bagi seorang pebisnis atau penjual, memiliki banyak konsumen tentunya adalah hal yang sangat penting, ya 😁 Masalahnya konsumen gak akan datang sendiri tanpa dijemput, artinya penjual perlu melakukan berbagai cara untuk menarik konsumen 😄
.
Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh penjual adalah dengan menerapkan konten marketing. Dengan konten marketing, kamu menarik perhatian konsumen dengan konten-konten berkualitas, menarik, dan disukai konsumen 😍
.
#instagram #indoblognet #mbcommunication #thursday #instadaily #followme #business #tips #viral

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top