Film

Serunya SkipTrace, Film Terbaru Jackie Chan

Butuh hiburan seru, murah, meriah bisa dinikmati keluarga? Salah satunya adalah nonton film bareng-bareng. Bisa sewa DVD dengan home video ala kadarnya di rumah atau nonton di gedung cinema terdekat dari rumah sekalian belanja bulanan. Tentunya harus pilih film yang bisa ditonton segala usia. Ngeri aja kalau nonton film ternyata ada adegan khusus dewasa. Si kecil baru 7 tahun usianya. Paling aman nonton film standar dan bisa dikira-kira ada tidaknya hal-hal yang tak berkenan dan kurang aman dinikmati bersama anak-anak.

Salah satu film favorit kami sekeluarga adalah genre action comedy. Paling suka nonton film ala Jackie Chan, seru, menghibur, lucu dan ada pesan moral yang dibawanya. Sudah lama nggak ada kesempatan nonton bersama keluarga. Kali ini kami memilih nonton Skiptrace, Missione Hongkong. Daya tarik film Jackie Chan adalah Kungfu dan Lucu. Perpaduan sempurna buat kami sekeluarga. Anak-anak suka keseruan aksi beladirinya dan pasti terbahak-bahak dengan adegan-adegan filmnya. Adegan actionnya bukan adegan bag big bug yang brutal dan berdarah-darah tetapi sering ada adegan kocak yang memancing tawa.

Skiptrace, Missione Hongkong tidak hanya menjual nama besar Jackie Chan dan image lucu plus seru namun juga keindahan setting. Meski judulnya ada menyebutkan Missione Hongkong namun settingnya tidak melulu seputar Hongkong yang terkenal sebagai pusat gedung-gedung perbelanjaan dan perkantoran yang megah tetapi juga indahnya Mongolia dan perbatasan di sekitar Cina-Mongolia. Kok Jackie Chan yang berperan sebagai Bennie Chan bisa sampai ke Mongolia?

Cerita bermula ketika Samantha (Fan Bing Bing), putra dari Yeung, partner kerja Jackie Chan yang terjun ke laut dengan bom waktu melingkar di perut mendapatkan ancaman dari bos Mafia. Sebagai pengganti keselamatan nyawa Samantha, Bennie diminta pentolan mafia mengejar Connor Watts (Johnny Knoxville), seorang penjudi mulut besar dan lari dari kasino miliknya untuk kembali ke Hongkong. Proses perburuan Connor ini menjadi sumber kelucuan sepanjang film diputar serta mengekspose keindahan alam Mongolia, dari Gurun Gobi yang misterius hingga pegunungannya nan cantik mempesona.

Paling suka adegan ketika si Connor berkali-kali berupaya melarikan diri dengan berbagai tipu daya tetapi selalu tertangkap Bennie kembali seolah mereka ditakdrikan bersama. Paling menggelikan ketika Connor berhasil melarikan diri dengan mobil kuno yang ditukar dengan arloji peninggalan ayah Samantha sebelum mencebur ke laut. Alih-alih terbebas dari Bennie eh malah mobil rongsokan itu berjalan mundur ketika tak mampu mesinnya mati karena tak mampu menanjak. Saya juga berdecak kagum dengan keindahan Mongolia dan Cina daerah pedesaan. Rasanya ingin terbang ke sana menikmati indah panorama dan sejuknya udara (eh tapi Indonesia kan tak kalah indah).

Tak terasa saya tersenyum haru melihat perseteruan Bennie dan Connor yang sama-sama tak memiliki keluarga. Si Connor malah sedang dalam pelarian karena dikejar “terminator wanita Rusia”, bodyguard bos mafia Rusa yang menuntut Connor menikahi anak wanitanya, wah jagoan cewek ini nggak ada matinya!. Satu pesan moral yang saya peroleh dari Skip Trace adalah pentingnya menepati janji sebagai bagian dari menjaga kehormatan. Bennie telah berjanji kepada mendiang Yeung untuk menjaga Samantha dan memberikan jam tangan sebagai kenang-kenangan. Maka ia pun mati-matian menjaga keselamatan Samantha dan siap bertaruh nyawa dan melakukan apa saja untuk memastikan Samantha selamat termasuk mengejar Connor hingga ke ujung dunia sekalipun.

Connor membeberkan pernyataan bahwa harusnya Bennie mengetahui sebab ia dikejar Matador, pentolan mafia Hongkong. Pelarian ini bukan karena si Connor berhutang melainkan karena ia adalah saksi pembunuhan seorang wanita yang dibunuh bos mafia. Tapi benar nggak sih pengakuan Connor sebab Bennie mendapatkan informasi sebaliknya. Ending cerita tentang siapa sesungguhnya Matador sang bos mafia cukup membuat penasaran. Mrski tak terlalu istimewa sebagai sarana menghibur, Skiptrace Missione Hongkong bolehnya diacungi jempol tetapi anak-anak tetap butuh pengawasan orang tua untuk menonton film yang diproduksi Cidder Mill Pictures ini.

Image source: imdb.com

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • YouTube saat ini bisa jadi lahan yang mendatangkan penghasilan lumayan, lho. Makanya makin banyak nih para YouTuber yang bermunculan. YouTube juga bisa jadi sarana promosi yang kekinian bagi para marketer 😀
.
#indoblognet #mbcommunication #youtube #youtuber #marketer #socialmedia #promotion

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top