Ekonomi

Serunya Bincang Santai Kewirausahaan di Smesco

diskusi kewirausahaan koerasi dan ukm

Bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia semakin cerah. Semakin banyak bermunculan para wirausahawan/wirausahawati, namun banyak pula di antara mereka yang bertumbangan. Ada berbagai hal yang menjadi faktor kegagalan, di sisi lain ada resep bagaimana mereka sukses. Apa sajakah itu? Berikut hasil bincang-bincang seru dengan topik Menentukan Arah Kewirausahaan yang dihelat Kementerian Koperasi dan UKM.

Sebagai MC dan moderator dalam acara ini adalah Dedi Gumelar. Menurutnya, usaha mikro dan kecil menengah diperlukan di Indonesia. Mereka adalah pebisnis yang kuat dan relatif tahan terhadap krisis. Memang ada UMKM yang tumbang dengan adanya fenomena media sosial, namun juga banyak tumbuh pebisnis muda dengan bisnis-bisnis yang inovatif.

Untuk itu ia menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah terhadap akses pembiayaan dan akses pasar. Sementara untuk pebisnis termasuk UMKM, mereka perlu memiliki mentalitas dan karakter yang mau dan tangguh dalam bersaing. Untuk membuat UMKM kuat maka perlu kultur dan etos kerja dari tiap stakeholder yang terlibat.

Deputi SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS membagi pengalamannya dalam memeratakan jiwa kewirausahaan di berbagai daerah, termasuk di kawasan Papua. Baginya penting untuk mengubah kultur dan mengubah mindset agar wirausahawan dari berbagai daerah bisa tumbuh dan berhasil.

Saat ini Kementerian Koperasi dan UKM telah bekerja sama dengan kampus-kampus dan perbankan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Namun ia menyadari masih perlu kesinergian dengan institusi-institusi lain agar pertumbuhan UKM semakin cepat.

Saat ini juga ada Tempat Praktik Ketrampilan Usaha (TPKU) di berbagai daerah untuk para pelajar SMA dengan tujuan mendidik mereka akan jiwa kewirausahaan. Selain itu juga mulai hadir social enterpreneurship academy di tiga kota, Yogyakarta, Medan, dan Bandung.

Pada acara yang dihelat di Creative Stage, Galeri Indonesia Wow Lantai 2 Gedung Smesco ini Kartika Setiawan, wirausahawati dari Medan, berbagi pengalamannya berwirausaha dari modal Rp 5 juta pada tahun 2011. Ia memilih berbisnis kue kering dari resep warisan ibunya. Tak disangka bisnisnya semakin maju berkat bimbingan dari Kementerian Koperasi dan UKM. Kini omzetnya mencapai Rp 300 juta/bulan dan memiliki 15 karyawan.

Menurut Ika resep keberhasilannya adalah berani menawarkan produk dan berani ditolak. Ia juga memiliki strategi pemasaran yang beda dengan pebisnis kue kering lainnya yang umumnya musiman. Ia melirik pangsa Aceh dimana perayaan Idul Adha lebih meriah. Ia juga memasuki pasar kue kering saat Imlek. Alhasil bisnisnya tidak terlalu dipengaruhi oleh waktu.

Sebagai narasumber pamungkas adalah dari kalangan akademis, yakni Jimmy M. Rifai Gani, Executive Director & CEO IPMI International Business School. Meskipun saat ini menjabat rektor ia juga memiliki pengalaman berpuluh tahun dalam bidang bisnis. Bahkan ia pernah didapuk sebagai Direktur Utama PT Sarinah dimana ia menjadi dirut termuda BUMN masa itu.

Dalam acara diskusi ini ia mengenalkan konsep disruptive innovation yang mulai memasuki Indonesia. Apa itu? Seperti namanya disruptive innovation adalah inovasi yang mengganggu bisnis yang sudah ada sebelumnya dengan menawarkan nilai lebih. Umumnya value yang ditawarkan adalah biaya yang rendah (low cost) dan user friendly (kemudahan penggunaan). Jimmy mencontohkan Gojek yang didirikan Nadiem Makarim. Bisnis ini mengguncang usaha transportasi di Indonesia dan pertumbuhannya sangat pesat. Nilai bisnisnya sekarang mencapai Rp 13 Triliun.

Di ASEAN ada tiga hal yang bisa dicermati sebagai peluang bisnis. Yakni, globalisasi, urbanisasi, dan digitalisasi.

Saat ini yang penting dari sebuah bisnis adalah ide dan inovasi. Suatu perusahaan besar bisa saja memiliki pabrik di berbagai negara dengan keuntungan terbesar dimiliki mereka yang memiliki ide dan inovasi tersebut.

Untuk urbanisasi 50% penduduk di Indonesia hidup di perkotaan begitu juga dengan warga di ASEAN dimana kecenderungan warganya banyak bermukim di daerah urban. Hal ini bisa jadi peluang bisnis.

Yang terakhir adalah digitalisasi dimana masyarakat sudah semakin mudah terhubung oleh internet. Pemilik gawai di Indonesia pun sangat besar dimana sebagian besar juga terakses internet sehingga peluang usaha seperti mobile application juga terbuka lebar.

Selain karakter yang ulet dan pekerja keras, ada hal lainnya yang mulai marak di luar negeri dan mulai hadir di Indonesia, yakni sekumpulan orang yang bersedia membantu bisnis seseorang untuk tumbuh dengan tanpa bunga, ada juga yang memberikannya tanpa mengharap pamrih dari usaha start-up tersebut. Pendanaan seperti ini disebut crowdfunding. Di Indonesia jenis pendanaan seperti ini baru mulai tumbuh dan masih terbatas.


Tentang Galeri Indonesia Wow

Ahmad Zabadi, Direktur Utama Smesco sembari membuka acara juga memperkenalkan Galeri Indonesia Wow dan fasilitasnya. Galeri Indonesia Wow baru dibuka umum sejak 24 Oktober 2015.

Gedung Galeri Indonesia Wow berada di samping Gedung Utama Smesco

Galeri Indonesia Wow dibangun sebagai pusat UMKM. Ada ruang Co Working Space dan Creative Space yang dapat digunakan oleh para pelaku UMKM.

Di dalam ruang Co Working Space,para UKM dapat berkantor dan menggunakan dua ruang rapat. Sedangkan di Creative Space beragam kursus dan berbagai produk kerajinan dipamerkan. Sudah beberapa kali dilakukan kursus kerajinan dan diskusi yang terbuka untuk umum. Para UKM juga bisa berdiskusi untuk meningkatkan kualitas produk dan menambah wawasan. Para pebisnis start-up juga bisa mendapatkan bimbingan dari para pakar untuk meningkatkan bisnis mereka.

Puspa

Saya suka membaca dan menulis apa saja.

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Desain website yang menarik memang bikin pengunjung web jadi lebih betah sih, ya 😁 Makanya sebagian orang memilih untuk "bye-bye" saat berkunjung ke web yang desainnya "malesin" alias gak bikin pengunjung nyaman. Kalian gimana? 😀
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #desainweb #layout #website

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top