Menulis Yuk

Saung Apung dan Festival Oriental, Wisata Baru di Cileungsi

festival oriental

Kota baru Harvest City tambah cantik berbenah. Sudah hampir setahun, saya tidak berkunjung ke kota yang pintu gerbangnya bersebrangan dengan Taman Buah Mekar Sari ini. Setahun lalu sempat berjalan-jalan melihat rumah. Rencananya, kalau ada yang murah mau nyicil buat investasi.

Sebelumya, sekitar tiga tahun lalu, juga pernah nganterin adik cari rumah. Harga perumahan di kota seluas 1050  hektar waktu itu masih di kisaran 100 – 150 juta. Ya, dengan DP, sekitar 10-15 juta, sudah dapat memiliki rumah kecil tipe 21. Cicilan per bulan sekitar Rp 800 ribuan selama 15 – 20 tahun.

Kami coba-coba mencari lagi, ada tabungan dikit,barangkali ada yang terselip dengan harga segitu. Hhehe…ternyata itu tinggal impian alias sudah tidak ada lagi. Paling banter yang ditawarkan seharga di atas 400 jutaan sampai 1 milyaran. Weleh…cepet juga nih harga rumah di Harvest City naik. Padahal, waktu itu sales rumahnya bilang,  kualitas air di sejumlah lokasi masih belum baik, sehingga perlu penyaring khusus.

Bener ya, investasi di tanah atau properti, harganya nggak mungkin turun. Sekalipun naik lama, judulnya pasti naik. Apalagi sekarang Harvest City makin lengkap fasilitasnya. Ada feeder busway, sekolah, pasar tradisoional, wahana bermain, sejumlah pertokoan sudah hidup.

festival oriental harvest city

Sabtu itu (26/3), usai mengantar anak-anak berenang di Water Joy, mampir sebentar ke Festival Oriental yang terletak persis di samping kolam renang. Meili sebenarnya udah sering menyampaikan ke saya, untuk berkunjung ke sini. Katanya, Kampung Cina di Kota Wisata Cibubur akan dipindah ke Harvest City.

Memang, kondisi Kampung Cina yang dulu sempat booming di Kota Wisata, saat ini tidak begitu menggembirakan. Pengembang Kota Wisata sepertinya tidak mengijinkan lagi operasional Kampung Cina sebagai destinasi wisata yang berlokasi di tengah perumahan mewah ini. Sejumlah wahana bermain, dan danau buatan bahkan sudah ditimbun tanah. Padahal dulu, setiap Imlek, Kampung Cina tumpah ruah oleh ribuan pengunjung. Sejumlah stasiun televisi tak pernah absen meliput aktivitas khas kampung pecinan saat Imlek, Barongsai.

festival oriental

Tidak tahu pasti alasan Kampung Cina Kota Wisata tak beroperasi. Kabar yang beredar, katanya banyak ular. Tetapi kan tidak berarti harus menghentikan operasinya. Memang, hidupnya Kampung Cina, sempat membuat riweh lalulintas, macettt banget…Bis-bis berjejer memenuhi jalan. Kendaraan roda empat dan roda dua meluber di setiap lokasi. Belum lagi sampah yang bertembaran di taman-taman perumahan. Penduduk dari berbagai pelosok daerah, asyik bertamasya, menggelar tiker,  bawa rantangan makan duduk-duduk di taman perumahan di luar Kampung Cina. Padahal tertera jelas plang “bukan untuk tamasya”. Tetapi tetap saja, pengunjung tak menggubris. Mungkin ini salah satu sebab dihentikan operasional Kampung Cina- Kota Wisata Cibubur

Kini, Kampung Cina Kota Wisata Cibubur teronggok lesu. Hanya menyisakan sejumlah kios yang masih berjualan di bagian depan. Meski begitu, bagai punya daya magis tersendiri, ada saja pengunjung ke sini. Tiap akhir pekan, parkir penuh. Kadang saya, suka bingung sendiri…apa ya yang dinikmati di Kampung Cina yang sudah tidak diperhatikan lagi oleh pengelolanya. Hmm…ternyata para pengunjung mengincar foto di Gerbang Kemenangan Kampung Cina yang memang menarik.

festival oriental

Mungkin melihat peluang ini, Harvest City ingin mencoba memenuhi kebutuhan leasure warga Cileungsi, Cibubur, dan sekitarnya. Alhasil, dibangunlah Festival Oriental yang kabarnya baru dibuka beberapa minggu lalu. Dari segi bangunan dan luasnya tak sebesar di Kampung Cina Kota Wisata yang sebelumnya dibangun atas dasar niat banget, ada tema kartun-kartunya yang memikat anak-anak. Di Festival Oriental, tak begitu banyak spot foto. Yang terbaik, bisa mengabadikan gambar di gerbangnya. Di dalamnya juga ada semacam bazar produk-produk Cina,   kios asesoris, dan mainan anak. Masih ada beberapa kios available disewa, Rp 550 ribu per bulan.

Anak-anak bisa bermain otoped, becak-becakan, dan delman dengan masing-masing harga sewa per 15 menit dihargai Rp 10 ribu. Meili dan Barra senang sekali mengitari area halaman Festival Oriental. Cuma agak sayangnya lagi, halamannya tidak begitu luas. Sehingga, orang tua mesti ekstra mengawasi, khawatir nabrak-nabrak pengunjung.

saung apung harvest city

Lokasi Saung Apung bersebelahan dengan Festival Oriental, Harvest City

Festival Oriental juga menyediakan area food court dan panggung. Bagi perusahaan yang mau gathering atau komunitas kumpul-kumpul, tempat ini lumayan representatif. Apalagi,  Festival Oriental bertetanggaan dengan Saung Apung, restoran Sunda berkonsep alam nan asri. Di restosan seluas 4 hektar ini memiliki belasan saung yang mengitari danau buatan. Wahana bermain anak tersebar di dua tempat untuk memecah keramaian..Menarik tempatnya..luas..dan segar hawanya. Ya…kalau nggak sempat ke Bandung, bisa liburan di sini.

Kebetulan, waktu kami ke sana, sedang ada promo makan murah. Cuma 150 ribu sudah bisa makan sekeluarga dengan dua menu yaitu ikan gurame goreng dan ayam bakar, sayur, tempe dan tahu full sambal, 4 es teh manis. Cemilannya, kita bisa nambah sebesar Rp 38 ribu, dapat pisang goreng keju dan 2 es jeruk. Cukup lama juga kami menghabiskan malam di Saung Apung sambil mendengarkan live music. Alhamdulillah, malam itu tidak mendung, sehingga nampak bulan berbinar terang.

saung apung harvest city

Pelayannya juga sigap melayani pembeli. Ga terlalu lama menunggu pesanan. Hanya saja untuk rasanya, masih biasa sih. Tapi, udah cukup lumayan kalau untuk sekadar menikmati suasana dan membangun kehangatan dengan keluarga.

Harga menu makanan, mulai dari 8000-an untuk sayur asem. Sedangkan kangkung, genjer, bayam, toge, kisarannya Rp 15 ribuan. Lauknya, seperti Ayam Goreng, Ayam Bakar, dihargai sekitar Rp16 ribuan. Untuk makan bareng, teman-teman bisa memesan Gurame Bakar Pedas atau Cabe Ijo, cuma 72 ribuan. Penyuka udang, bisa pesan, Udang Bakar, Udang Goreng Tepung, Udang Saos Tiram, sekitar Rp 40 ribuan. Tempe tahu per potongn Rp 2500.  Ada sop buntut juga loh, Rp 65 ribu. Sop patinnya yang seger asam pedas, cuma 29 ribuan.  Daging burung bakar dan goreng juga tersedia, harganya Rp 32 ribuan.

Minumannya standar, es teh manis Rp 5000, es teh tawar Rp 3000. Aneka jus ditawarkan seharga Rp 19 ribuan. Cemilannya, bisa coba otak-otak, roti bakar, pisang bakar, bakso, mie ayam. Harga cemilan mulai Rp 15 ribuan. Lumayan ramah di kantonglah.

saung apung harvest city

saung apung harvest city

 

 

 

 

 

 

 

kartina Ika Sari

kartina Ika Sari

writerpreneur, founder MB Communication, Indoblognet.com & jelajahiindonesiamu.com
kartina Ika Sari

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • #Repost @miramiut (@get_repost)
・・・
Ini apa hayooo???? Bagaimana ya cara menanamnya ??? Kangkung enaknya dimasak apa aja yahhh??? Oia akan ada Rumah Cantik di Bandung yang akan kasih banyak tips dan pelatihan menarik menyoal kecantikan,  olahragga,  memasak dan juga parenting.

Di Bandung ya segera tunggu Babam.

Ekh tunggu Mamih.

Ditunggu untuk informasi mengenai event di @rumahcantiklbc 
Selalu update informasi melalui @indoblognet 😊  #indoblognet #mbcommunication
#RumahcantikKlink 
#RumahcantikBLC #klinksolusihidupmu
#MommyBlogger #MamihBabam #RanselBabam #Bloggerlife #Bloggerlifestyle #Bloogeractivities #bloggerindonesia #Happyblogging #bloggers #Selfie  #Happylife #womenlife #womeninframe #clozetteid #instalife #instaframe #instaphoto #likeforlike #followtofollow

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top