Inspirasi

Sahabat Sejati Adalah…

Di artikel mengulik keajaiban rezeki disinggung tentang menganggap sahabat sejati sebagai suaut bentuk rezeki. Maka kita pun mulai berpikir berapa banyak sahabat sejati yang kita miliki? Namun pernahkah berpikir bahwa diri ini telah menjadi sahabat sejati? Seperti apakah kriteria sahabat sejati.

Jika diartikan secara umum sahabat sejati teman dekat yang akan selalu berada di sisi baik dalam sedih maupun gembira, dalam suka dan duka ia tak pernah beranjak pergi meninggalkan kita. Sahabat sejati itu bisa saja suami atau istri, saudara atau orang tua. Namun akan lebih terasa pentingnya seorang sahabat sejati jika ia adalah sosok di luar keluarga, tidak memiliki hubungan darah namun bisa terasa pengaruhnya dalam kehidupan.

Jangan menuntut teman menjadi sahabat sejati jika diri sendiri belum mampu menjadi sahabat seperti yang diimpikan orang lain. Hidup adalah refleksi. Apa yang kita berikan akan memantul pada diri sendiri. Kriteria sahabat sejati itu seperti apa sih?. Kita telah menjadi seorang sahabat sejati jika:

1. Mampu memposisikan diri

Seorang sahabat sejati hendaknya mampu memposisikan diri. Artinya ketika sahabat kita susah sebagai teman sehari-hari harus paham bagaimana memposisikan diri sesuai sifat, watak dan kepribadian sang teman. Ada orang yang saat sedih hanya perlu didengarkan keluhannya dan tidak butuh nasehat. Ada orang yang butuh nasehat dan solusi tanpa merasa sedang digurui. Ada yang hanya butuh melupakan masalah dengan menyibukkan diri. Sahabat sejati akan memahami temannya yang sedang bersedih tergolong kriteria mana. Maka ia akan memposisikan diri sesuai harapan teman tersebut tanpa merasa kehadirannya adalah sebuah gangguan.

2. Pandai memotivasi

Sahabat sejati mampu mengetahui potensi sahabat karibnya. Ia tak segan memotivasi sang teman agar mampu mengeksplorasi penuh bakat dan kemampuan. Dukungan yang diberikan tak tanggung-tanggung, tak hanya sibuk memotivasi namun ia rela membantu fasilitas meski hanya memberikan pinjaman, memantau perkembangan teman yang sedang dalam kompetisi hingga mengingatkan jadwal-jadwal yang berkaitan dengan eksplorasi bakat dan kemampuan. Saya punya seorang sahabat yang sering mengirimkan berbagai informasi lomba menulis dan kuis meski dirinya sendiri sedang ikut berkompetisi. Sungguh sebuah persahabatan tidak mengenal arti bersaing dan iri hati.

3. Menutup aib

Dalam sebuah hadits nabi ditekankan pentingnya menutup aib sesama muslim. Kita bisa belajar dari hadits tersebut bahwa salah satu perilaku sahabat sejati adalah menyembunyikan aib karibnya dengan tujuan kebaikan. Aneh rasanya jika mengaku sebagai sahabat sejati namun sering membuka aib sahabat di depan orang lain, misalnya suka menceritakan kelakukan sahabatnya saat tidur, membeberkan masalah keluarga sang teman di depan orang lain, menceritakan rahasia-rahasia pribadi atau keluhan sang sahabat pada teman lain dan berbagai hal yang menyebabkan aib dan rahasia sang teman terbongkar.

4. Tidak segan mengingatkan ketika sang sahabat salah jalan

Sahabat sejati bukan sosok yang selalu menganggap kita benar. Sahabat sejati adalah orang yang tak segan mengingatkan ketika kita sedang salah jalan. Cara mengingatkannya pun dengan halus tetapi langsung tepat sasaran. Ia tidak mencoba memojokkan kita, ia tidak memberikan nasehat di depan orang banyak tetapi memilih berbicara dari hati ke hati dan membuka wawasan sebagai pengingat bahwa yang kita lakukan tidak hanya salah di matanya tetapi akan menghancurkan hidup kita sendiri. Sahabat sejati bukan teman nongkrong bareng minum minuman keras atau menggunakan narkoba bersama, sahabat sejati adalah mereka yang mengingatkan bahwa kita di ambang kehancuran dan berupaya menjaga langkah kita selalu di jalan yang benar.

5. Memberikan dukungan dengan ikhlas

Seorang sahabat tak segan memberikan ucapan selamat ketika teman karibnya menang dalam suatu kompetisi. Ia bahkan tak menyadari bahwa mungkin sang karib bisa meraih prestasi tersebut berkat informasi yang ia berikan, dukungan penuh yang disuntikkan dan kesetiaan dalam membantu menyelesaikan tantangan.

Dari lima poin tersebut, adakah yang sudah kita miliki dan terapkan? Jangan buru-buru menilai orang lain tidak setia kawan jika kita sendiri belum mampu memahami arti sebuah persahabatan.

Image source: pixabay.com

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Good morning, sahabat Indoblognet 😁 Jangan lupa siapkan amunisi (sarapan) terbaikmu pagi ini, supaya aktivitasmu kuat dan semangat πŸ’ͺπŸƒ
.
Guys, tau gak siiih, postingan yang mengandung unsur pertanyaan, lebih besar kemungkinannya untuk direspon dibandingkan postingan non question, lho πŸ˜„
.
Hihi, iya juga sih, kita seringkali "tergelitik" untuk ikut menjawab pertanyaan yang diajukan, ya πŸ˜‚ Apalagi kalau pertanyaannya memang "mancing" banget πŸ˜…
.
Jadi, salah satu tips nih guys, kalau kamu pingin bikin postingan yang lebih direspon, buatlah postingan question posts πŸ˜‰
.
#mbcommunication #indoblognet #morning #tuesday #instagram #instadaily #viral #followme #tips

Follow Me

Copyright Β© 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top