Film

[Review Film] Kisah Pembunuhan di Italia yang Mirip Kasus Jessica-Mirna

Gue yakin, diantara kalian pasti ada yang rajin bahkan tidak pernah alpa menonton kasus siding kematian Mirna. Atau lebih dikenal dengan kasus Jessica. Soalnya, kasus ini merupakan kasus yang paling fenomenal tahun ini. Karena kasus ini bisa menciptakan dua kubu yang berseberangan. ada yang pro Jessica da nada yang pro pihak alm.Mirna. Seperti saudara gue yang begitu “tegang” mengikuti kasus persidangan Jessica. Sangkin tegangnya, antara suami dan istri jadi ribut. Karena si istri merasa kalau Jessica lah pembunuhnya. Sedangkan suaminya yakin kalau Jessica bukanlah pembunuhnya.

Begitu juga dengan teman-teman di kantor gue, yang rata-rata menyumpahi Jessica. Sedangkan gue pribadi justru merasa Jessica bukan pembunuhnya. Dia sudah terlanjut menjadi korban public opinion. Semua menggiring kalau Jessica lah pembunuhnya. Meski akhirnya, Jessica diganjar hukuman 20 tahun penjara. Dan, kasusnya akan berlanjut lagi karena Jessica tidak terima dengan ganjaran itu. Dia merasa tidak bersalah dan akan mengajukan banding.

Sekelumit kasus Jessica memang bikin puyeng kan? Gue yakin juga pasti diantara kalian akan mengutuk gue karena berpihak pada Jessica. Ya boleh dong? karena kalian jug ague izinkan berpihak ke keluarga Mirna. Apa kalian yakin dan punya bukti akurat Jessica pembunuhnya? CCTV sekali pun tidak mampu mebuktikannya.

Abaikan tentang Kasus Jessica-Mirna.

Disini geu amu membahas film yang baru saja gue tonton berjudul Amanda Knox. Film yang membuat gue seperti dejavu akan kasus Jessica Mirna. Kasus Amanda Knox juga merupakan kisah nyata yang kasusnya hampir sama dengan Jessica. Ya, sama-sama kabus kematian. Kalau Kasus Jessica, Mirna meninggal karena diduga karena racun sianida. Sedangkan di film Amanda Knox, mengisahkan tentang teman satu apartemennya, Meredith Kercher meninggal di apartemennya karena dibunuh. Berhubung Amanda teman satu kamarnya banyak spekulasi terjadi yang menyudutkan Amanda kalau dialah pembunuh sahabatnya itu. Ditambah lagi pemberitaan-pemberitaan di media massa yang mengarahkan dugaan kalau Amanda membunuh temannya itu.

Karena merasa tidak bersalah dan merasa kalau pada saat kejadian Amanda sedang berada di rumah kekasihnya, Raffaele Sollecito. Oleh karena itu dia dan kekasihnya menentang tuduhan itu. Bahkan pihak kepolisian berusaha memecah keyakinan Amanda dan kekasihnya dan menciptakan propaganda agar Amanda dan kekasihnya saling tubuh menuduh. Hingga akhirnya, Amanda dan kekasihnya diganjar hukuman 8 tahun penjara. Tapi, setelah menjalani hukuman selama itu, pihak pengadilan kembali membuka kasu tersebut. Setelah bukti-bukti ditemukan kalau Amanda dan kekasihnya ternyata tidak bersalah, mereka pun dibebaskan.

Film ini diangkat berdasarkan kisah nyata yang sempat menghebohkan Italia. Masyarakat setempat menganggap kalau Amanda pembunuh yang harus diganjar hukuman seberat-beratnya. Namun, karena tidak ada bukti dan hanay berdasarkan praduga-praduga, maka, Amanda pun dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan dari hukuman.

Film ini menjadi menarik karena pemainnya diperankan langsung oleh Amanda Knox serta kekasihnya dan orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Selain itu, beberapa adegan diambil dari cuplikan-cuplikan documenter pihak kepolisian, sehingga beberada adegan benar-benar real.

Pemain Film Amanda Knox (Cast)

Amanda Knox berperan sebagai Herself – Murder Suspect
Meredith Kercher berperan sebagai Herself – Murder Victim (archive footage)
Raffaele Sollecito berperan sebagai Himself – Murder Suspect
Giuliano Mignini berperan sebagai Himself – Lead Prosecutor
Nick Pisa berperan sebagai Himself – Freelance Journalist, The Daily Mail
Stephanie Kercher berperan sebagai Herself – Meredith’s Sister (archive footage)
Rudy Guede berperan sebagai Himself – Convicted Murderer (archive footage)
Valter Biscotti berperan sebagai Himself – Rudy Guede’s Attorney
Stefano Conti berperan sebagai Himself – Independent Forensic Expert (as Dr. Stefano Conti)
Carla Vecchiotti berperan sebagai Herself – Independent Forensic Expert (as Dr. Carla Vecchiotti)
Curt Knox berperan sebagai Himself – Amanda’s Father
Arline Kercher berperan sebagai Herself – Meredith’s Mother
Anderson Cooper berperan sebagai Himself (archive footage)
Donald Trump berperan sebagai Himself (archive footage)

 

 

Very Barus

Seorang penulis buku, blogger, fotografer dan Videografer. Menyukai dunia traveling dan adventure. Telah menjelajahi beberapa daerah dan negara di Asia. Mendaki beberapa gunung di indonesia Dan sangat menyayangi dan melindungi binatang dan tangan-tangan jahil manusia.
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Are You PROMOTING Your CONTENT?? 🤓
.
Guys, in the content marketing world, creating and publishing content are only the first steps toward a successful campaign
.
Often, the most important piece is also the most overlooked: CONTENT PROMOTION 😍
.
Content promotion is the process of sharing your content across multiple online channels to maximize the visibility of your work, and in many cases, repeating that distribution on regular intervals to increase your effectiveness even further
.
Why Content Promotion Is NECESSARY?
.
⏺ Maximize visibility

Distributing your content maximizes its potential VISIBILITY. If your content sits without being promoted, it’s unlikely that people will find it on their own. Promoting it means more people will see it, right? 😜
.
⏺ Self-sustain a content feed

When sharing a mix of newer and older content, you’ll have a self-sustaining “feed” of CONTENT UPDATES that you can use to keep your social channels active with content
.
That way, even if you go a few weeks without producing new content, you’ll have something to share with your social audience 😁
.
⏺ Rejuvenate interest in older works

You can also use your ongoing distribution efforts to attract attention for your older pieces of content. This allows your best content to keep getting ATTENTION
.
Credit: forbes.com
.
📧 For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top