Film

[Review Film] Hello, My Name is Doris

MEMBACA dan melihat gambar filmnya saja, gue sudah bisa membayangkan kalau film “Hello, My Nama is DORIS..” bakalan membuat gue tertawa saat menontonnya. Karena poster di film tersebut sudah bisa mencerminkan sedikit seperti apa cerita film di dalamnya. Ditambah lagi pemeran utamanya Sally Field, dibintangi si artis senior yang kredibilitasnya sebagai “bintang” sudah tidak diragukan lagi. Dia sudah cukup “uzur” berwara-wiri di ranah perfilman Amerika. Rata-rata filmnya sellau menjadi box office.  Gue sangat terkesan dengan Sally Field ketika main di film Mrs. Doubfire, Sally Beradu akting dengan Robbie Williams. atau di film Forest Gump, Sally adu akting dengan Tom Hanks.  Setelah itu, gue menjagokan perempuan kelahiran 1946 menjadi salah satu  bintang film berkarakter.

Banyak film-film yang dibintanginya menjadi tontonan wajib gue. (ya, meski ada juga sih beberapa yang tidak gue tonton). Tapi, secara keseluruhan, film-filmnya lebih banyak yang gue tonton ketimbang tidaknya. Sebut saja film The Amazing Spiderman,  Sally bermain bersama Tobey Miguire. Atau di film Legally Blonde 2, bermain bersama Reese Withherspoon, serta beberapa judul film lainnya. Yang jelas, Sally tetap maksimal memerankan tokoh yang dimainkannya.

Sama seperti film Hello, My name is DORIS, Seperti gue bilang di atas, melihat posternya, gue yakin film ini pasti lucu. Apalagi Ketika gue lihat rating di IMDb, angkanya cukup memuaskan yaitu 8.5.. Hmm, layak ditonton nih.  Film ini di sutradarai Michael Showalter. Film Hello My Name Is Doris 2016 ini dibantu oleh beberapa orang penulis diantaranya Laura Terruso (screenplay),  Michael Showalter (screenplay). Pada film ini, Sally beradu akting dnegan pria tampan Max Greenfield, yang menjadi prondong yang digila-gilainnya. Juga Beth Behrs meramaikan di film ini.

Sinopsis

Film ini mengisahkan tentang seorang perempuan paruh baya yang jatuh cinta dengan pemuda tampan yang usianya sangat jauh di bawah usianya.  Namanya Doris. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, akhirnya Doris merasa menemukan tambatan hatinya. Dimana Doris sempat patah hati karena ditinggal pergi tunangannya. Penyebabnya sebenarnya klise, dimana Doris lebih memilih menjaga dan mengurus ibunya yang sedang sakit. Karena terlalu sayang dan perhatian terhadap ibunya yang sakit, Doris melimpahkan semua perhatian dan waktunya hanya untuk sang ibu. Akibatnya, Doris kehilangan masa-masa indahnya jatuh cinta dan merasakan asmara. Sampai usianya beranjak paruh baya, Doris sempat merasakan sepinya hidup tanpa pendamping hidup. Berkat kesibukannya sebagai seorang akuntan di sebuah perusahaan, akhirnya bisa membuat Doris lupa dengan kesepiannya. Meski tanpa disadarinya usianya semakin matang.

Sampai akhirnya, ketika ibunya meninggal dunia, Doris semakin dirundung kesepian karena tidak ada temannya di rumah. Doris anya memiliki teman “curhat” di kantor, seorang perempuan yang usianya tidak beda jauh denganya. Hanya saja sahabatnya itu telah menikah dan memiliki anak. suatu hari, Doris bertemu dengan seorang pemuda tampan di sebuah lift saat hendak menuju kantornya. Pertemuan yang sangat tidak biasa itu, karena di dalam lift yang sempit. Doris hampir saja terhimpit karena padatnya penghuni lift saat itu. Namun, berkat pemuda tampan tersebut Doris terselamatkan. Dan rona-rona bahagia terus mewarnai hari-hari Doris.  Bahkan, Doris mengalami “kasmaran” yang tidak biasa. Mungkin bisa disebut Doris mengalami dengan cinta platonis. Gara-gara jatuh cinta dengan si brondong, Doris rela melakukan apa saja di luar batas kewajaran. Seperti menyukai musik yang sesungguhnya sama sekali tidak disukai, dikarenakan si brondong suka musik tersebut. Atau berdanda layaknya ABG yang sedang kasmaran. Bahkan rela nonton konser musik yang juga sebenarnya tidak dia suka demi bisa bertemu dengan si brondong di luar jam kerja.

Parahnya lagi, Doris sering berhalusinasi bercinta dengan si brondong tampan. meski sesungguhnya Si juga bingung kenapa Doris bersikap seperti itu padanya.

Meski bergenre komedi, namun film ini sarat dengan moral. banyak pesan moral yang disampaikan di film ini.

Seperti apakah hubungan Doris dengan si brondong????

Detail Hello, My Name Is Doris (2016)
Sutradara :Michael Showalter
Penulis : Laura Terruso (screenplay),  Michael Showalter (screenplay)
Bintang : Sally Field,  Max Greenfield,  Beth Behrs

 

 

 

Very Barus

Seorang penulis buku, blogger, fotografer dan Videografer. Menyukai dunia traveling dan adventure. Telah menjelajahi beberapa daerah dan negara di Asia. Mendaki beberapa gunung di indonesia Dan sangat menyayangi dan melindungi binatang dan tangan-tangan jahil manusia.

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Good morning, sahabat Indoblognet 😁 Jangan lupa siapkan amunisi (sarapan) terbaikmu pagi ini, supaya aktivitasmu kuat dan semangat 💪🏃
.
Guys, tau gak siiih, postingan yang mengandung unsur pertanyaan, lebih besar kemungkinannya untuk direspon dibandingkan postingan non question, lho 😄
.
Hihi, iya juga sih, kita seringkali "tergelitik" untuk ikut menjawab pertanyaan yang diajukan, ya 😂 Apalagi kalau pertanyaannya memang "mancing" banget 😅
.
Jadi, salah satu tips nih guys, kalau kamu pingin bikin postingan yang lebih direspon, buatlah postingan question posts 😉
.
#mbcommunication #indoblognet #morning #tuesday #instagram #instadaily #viral #followme #tips

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top