Kuliner

Renyahnya Kerupuk Ikan di Kumai, Kalimantan Tengah

Liburan akhir tahun lalu saya sekeluarga menghabiskan waktu ke pulau terbesar di Indonesia, Kalimantan, tepatnya di kota Pangkalanbundan Kumai, Kalimantan Tengah. Dari bandara Pangkalanbun ke Kumai ditempuh perjalanan kurang lebih 1 jam.

Obyek wisata yang paling lazim disana adalah pesona pantainya yang eksotis. Kalau kita mau sedikit berusaha,  kita bisa mendapatkan pemandangan pantai yang benar-benar masih perawan : hamparan pasir putih, jejeran pohon kelapa dan gerumulan ombak yang bergulung sempurna. Salah satunya pantai di sepanjang laut Kubu atau Tanjung Keluang.

Sebagai daerah yang dekat dengan laut tak bisa dipungkiri kalau Kumai yang berlokasi di kawasan Tanjung Keluang mendapat berkah berlimpahnya hasil laut terutama ikan. Tapi entah karena sistem distribusi yang kurang baik, jika panen, yang terjadi malah banjir stok. Harganya udah pasti anjlok. Posisi tawar nelayan memang jadi tidak begitu bagus untuk menaikkan harga ikan yang sesuai.

Melihat situasi itu warga Kumai memutar otak agar ikan tangkapan mereka bernilai jual tinggi yaitu dengan mengolahnya menjadi kerupuk ikan.  Dan, ketika saya coba, rasanya hmm enak sekali. Teksturnya lembut dan mudah mengembang saat digoreng.

kerupuk salbiah abuk

Sabri Abuk (55) dan Salbiah Abuk (42) Kompas/Megandika Wicaksono (DKA)20-01-2015. Sumber foto : www.thebalina.com

 

Saya mencoba membeli kerupuk ikan dari  Ibu Salbiah Abuk yang saya temui ketika berjalan-jalan ke sana.  Keistimewaan kerupuk buatan bermerek “Salbiah Abuk” ini saya amati dari pemilihan bahan dan pengerjaan yang sangat teliti.

Ada beragam produk yang dijajakan di  Salbiah Abuk, mulai dari kerupuk mentah dengan kemasan besar sampai kerupuk siap makan yang dibikin dalam kemasan kecil. Umumnya ada dua jenis ikan yang dipakai untuk bahan kerupuk yaitu ikan Belida dan ikan Tenggiri, tetapi ada juga dari ikan jenis  lain yang ada saat semusim atau panen. Bagi yang suka ampang, Ibu Salbiyah juga membuatnya ‘siap makan”.  Harga kerupuk di gerainya berkisar antara 15 ribu – 100 ribu.

Saat membeli kerupuk di gerai kerupuk Salbiah Abuk , kita akan dilayani oleh para pegawai yang ramah dan terampil dalam mengemas. Mereka sudah sangat paham, kerupuknya banyak dibeli sebagai buah tangan oleh pengunjung luar kota, sehingga kemasannya dibuat aman disimpan dalam bagasi pesawat.

Saya lihat bentuk UKM milik Ibu Salbiyah Abuk ini lumayan tertata rapi mulai dari gerainya yang rapi, juga ketersediaan barang yang lumayan banyak. Meski usaha ini masih usaha keluarga, tapi ternyata usianya sudah cukup lama, lebih dari 15 tahun dikerjakan secara turun temurun.

Jika suatu saat kami kembali mengunjungi kota Kumai, tidak akan ketinggalan  membeli kerupuk istimewa ini, semacam nostalgia yang mengingatkan kembali betapa indahnya bumi Kalimantan dan renyahnya Salbiah Abuk.

Alamat gerai kerupuk Salbiah Abuk :

Jalan Swadaya, Gang Kapitan, Nomor 89, RT001, Kumai, Kotawaringin Barat, atau sekitar 2 kilometer dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

 

Lubenaali

Ibu rumah tangga dan blogger yang hobi menulis tentang apapun yang memberi manfaat buat orang lain.

Latest posts by Lubenaali (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Cara termudah untuk menghasilkan konten visual yang bagus adalah: buat konten yang memiliki keterikatan dengan audiens, mengandung unsur emosional, dan juga orisinal .
.
.
DOUBLE TAP IF YOU AGREE
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #trendingpost #popularpost #viralpost #content #brandingcontent

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top