Lingkungan

Puring Tanaman Hias yang Kerap Dikaitkan dengan Cerita Mistis

Punya tanaman puring? Aku pernah mempunyai tanaman ini. Waktu itu lagi ngetrend tanaman ini. Apalagi tanaman ini daunnya puny variasi warna yang bagus, begitu juga dengan bentuknya yang bisa bervariasi. Akibatnya banyak yang tertarik dan ditanam di halaman rumah.  Puring ini sebenarnya berbau mistis karena banyak di tanam di area pemakaman, jadi punya kesan yang serem. Entah benar entah tidak.  Tanaman puringku ada yang ditanam di halamn rumah dan di luar pagar rumah di tepian, agar lebih indah dengan warna warni puringnya. Tumbuhnya subur dan daunnya bermunculan.

Tapi suatu hari aku menemukan tanaman puring yang berada di luar pagar menghitam. Entah apa, dan esoknya terlihat sudah kering. Sedih sekali. Siangnya aku dengar tetangga depan cerita sama temannya kalau bayinya menangis terus seperti ada yang ganggu. Mereka menyangka bayinya rewel karena ada tanaman puring di rumahku.  Eh beberapa lama tanaman puringku yang menghitam sudah tumbuh daun lagi. Gembira dong. Tapi itu gak lama, karena setelah banyak daun yang keluar, aku melihat tanaman itu sudah tak ada lagi di tempatnya. Ah ya sudah, mau bilang sama tetangga depan gak punya buktinya. Jadilah saat itu gak punya lagi tanaman puring. Mungkin masih banyak yang takut dengan puring karena berhubungan erat dengan kuburan.

Puring adalah tanaman perdu dengan bentuk daun yang bervariasi dengan aneka warna seperti hijau, kuning, merah, ungu serta campuran warna lainnya. Bentuknya ada yang panjang, lonjong, bergelombang. Puring ini masih saudaraan dengan singkong dan kastuba. Hal ni terbukti dimana batangnya menghasilkan lateks berwarna putih dan lengket. Bunganya termasuk bunga telanjang dengan putik yang banyak dan tersusun berangkai dalam satu tangkai  bunga. Buah puring berwarna hijau berkilat dan berbentuk bulat. Setelah tua berubah warna menjadi hijau tua kusam.

Menurut studi, tanaman ini berasal dari Maluku dimana di sana dilakukan riset dari Maluku hingga Ambon. Dan di sana tumbuh puring asli berwarna hijau yang tumbuh di hutan. Juga ada di pulau Jawa. Spesiesnya juga gak banyak, hanya ada 16 spesies. Dan hebatnya daun puring ini punya keistimewaan dimana daunnya bisa menyerap plumbun yang bertebaran di udara. Sehingga dengan banyak menanam puring bisa menyerap plumbun sebagai sumber polusi udara. Tanaman puring ini mengandung flavanoid dan polifenol.

Tanaman puring ini sangat berguna di bidang kesehatan seperti:

  1. Perut mulas. Dengan cara akar puring sebesar satu jari dan ditambah dengan 3 helai daun dadap dihancurkan dan ditambah air dan disaring.
  2. Sakit perut pada anak. Dengan menggunakan daun puring yang masih muda dan segar, dihancurkan dengan sedikit air hingga halus. Kemudian dibalurkan ke perut yang sakit.
  3. Rebus satu batang puring yang utuh dengan 5 gelas air sampai tinggal setengahnya. Saring dan bagi menjadi tiga untuk tiga kali minum.
  4. Sukar berkeringat dan eksema. Minum rebusan daun puring secukupnya.
  5. Cacingan dan nafsu makan berkurang bisa diatasi dengan cara minum air rebusan rantingnya.

Begitulah puring tanaman yang memang selalu ada di makam sebagai tanda makam. Kini setelah jarang orang menggunakan tanda dengan memakai batang puring ini. Jadi puring cantik jika digunakan sebagai tanaman hias. Dan kesan seremnya juga bisa dihilangkan jika kita fokus ke hal yang lebih baik. Walau sekarang sudah gak ngetrend lagi, tetap saja boleh menanamnya di halaman rumah sendiri. Dipastikan daun  indahnya akan selalu keluar.

 

 

Sumber gambar: tanamanhiasdaun.com

Hastira

Seorang pengajar penyuka aksara. Suka merangkai kata dalam bentuk puisi dan fiksi. Dan suka dengan dunia anak-anak dengan banyak membuat cerita anak
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Are You PROMOTING Your CONTENT?? 🤓
.
Guys, in the content marketing world, creating and publishing content are only the first steps toward a successful campaign
.
Often, the most important piece is also the most overlooked: CONTENT PROMOTION 😍
.
Content promotion is the process of sharing your content across multiple online channels to maximize the visibility of your work, and in many cases, repeating that distribution on regular intervals to increase your effectiveness even further
.
Why Content Promotion Is NECESSARY?
.
⏺ Maximize visibility

Distributing your content maximizes its potential VISIBILITY. If your content sits without being promoted, it’s unlikely that people will find it on their own. Promoting it means more people will see it, right? 😜
.
⏺ Self-sustain a content feed

When sharing a mix of newer and older content, you’ll have a self-sustaining “feed” of CONTENT UPDATES that you can use to keep your social channels active with content
.
That way, even if you go a few weeks without producing new content, you’ll have something to share with your social audience 😁
.
⏺ Rejuvenate interest in older works

You can also use your ongoing distribution efforts to attract attention for your older pieces of content. This allows your best content to keep getting ATTENTION
.
Credit: forbes.com
.
📧 For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top