Agama

Satu Kata untuk Buku “Ketika Mas Gagah Pergi”, Mencerahkan!

Buku ini sebenarnya bukan buku baru, bahkan beberapa waktu lalu filmnya sudah dibuat meskipun gaungnya tidak sebesar AADC 2. Dan sudah beberapa waktu lalu tertarik untuk membaca isi buku Ketika Mas Gagah Pergi tapi entah kenapa selalu saja terlupa.

Hingga kemarin seorang sahabat yang kebetulan tetangga rumahnya berdekatan dengan salah satu staf percetakan dari buku ini, mengakui sudah memiliki buku Ketika Mas Gagah Pergi dari beberapa waktu lalu dan belum sempat membacanya. Ya sudah kita barter, kami bertukar buku. Buku Ketika Mas Gagah Pergi saya tukar pinjam dengan Daun ang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin-nya Tere Liye (baru sadar juga bukunya Tere Liye sudah dibaca tapi belum dibuat resensinya)

Ya sudah selesai baca Buku Ketika Mas Gagah Pergi, buru- buru saya buat reviewnya. Selain karena bukunya memang menarik, dan biar nggak lupa juga kalau pernah baca ini buku, hehehe..

Ketika Mas Gagah Pergi

Saat ini Ketika Mas Gagah Pergi sudah diangkat ke layar lebar. Meskipun gaungnya tidak sehebat AADC tetapi pesan moralnya tidak lekang sepanjang masa.

Bahkan Kang Abik penulis Ayat2 Cinta memberikan kesan kepada buku ini, yaitu sebuah kisah yang akan membangun jiwa dan karakter pemuda Islam Indonesia.

Berikut catatan yang berhasil saya buat.

Mas Gagah memberikan penjelasan di halaman 7 mengapa ia tidak pernah mau bersalaman dengan wanita. Didukung juga oleh Hadits Bukhari Muslim, dari Aisyah Ra, Demi Allah, Rasullulah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah berjabat tangan dengan wanita selain mahromnya.

Atau dihalaman lainnya dijelaskan 8 alasan mengapa memakai jilbab.

  • Karena jilbab adalah perintah Allah dalam surat Al Ahzab ayat 59 dan An Nur ayat 31.
  • Karena jilbab adalah identitas utama untuk dikenali sebagai seorang muslimah.
  • Dengan berjilbab akan timbul rasa aman, terutama dari gangguan.
  • Dengan jilbab seorang muslimah akan merasa merdeka dalam artian yg sebenarnya.
  • Dengan jilbab seorang muslimah tidak diukur dari fisiknya.
  • Dengan mengenakan jilbab. Maka kontrol ada ditangan perempuan.
  • Dengan berjilbab pada dasarnya wanita telah melakukan seleksi terhadap calon suaminya.
  • Jilbab tidak menghalangi untuk maju dalam kebaikan (Halaman 16)

Bahkan mas gagah meninggalkan kesan manis akan Islam kepada adiknya

Ingat Islam itu Indah…

Islam itu cinta…

Kalau kau tak setuju pada suatu kebaikan

Yang mungkin belum kau pahami.

Kau selalu bisa menghargainya..

Beranjak ke cerpen lainnya “Selamanya cinta” yang mengajarkan tahukah perbedaan antara anak kandung dan anak angkat.

Anak kandung tumbuh dan dilahirkan dari rahim ibunya. Tetapi anak angkat tumbuh dan lahir dari hati ibunya (Halaman 69).

Atau di bab terakhir halaman 237, saya diperbaharui pengetahuan akan pahlawan Aceh. Selama ini hanya tahu Cut Nyak Dhien, Cut Mutia. Masih ada Pocut Meurah Intan, Pocut Baren, Keumala Hayati dan Sultanah Safiatuddin.

Seru membaca buku setebal 239 halaman. Diawali kisah ketika Mas Gagah pergi dan ditutup manis dengan ketika cinta menemukanmu.

Tidak semua cerita berakhir dengan manis tapi pastinya setiap cerita cukup mengaduk-aduk perasaan saya.

Karena cerita ringan yang dikemas manis oleh mba Helvy Tiana Rosa membuat saya hanya butuh sehari saja melahap buku ini ludes.

Masih banyak kisah menarik yang bisa diambil intisarinya. Iya,masih banyak. Ada 14 cerita pendek yang akan membangkitkan semangat untuk mengerti bahwa apa yang kita alami belum seberapa.

Atau merasa bukan hanya kita sendiri yang mengalami cobaan berat.

Mungkin kalau sekarang kalian yang lahir di era serba komputer pastinya akan bertanya tentang cerita Dari Adelia di Salsabila dan Diari Saliha.

Kalau dari kacamata saya yang non muslim (baca: Kristiani) membaca kumpulan cerpennya Mbak Helvy, sangat menggugah dan inspiratif.

Mengubah pandangan stereotip tentang muslim itu sendiri yang identik dengan kekerasan dan fanatik berlebihan. Semuanya dijelaskan dengan bahasa yang sederhana dan tidak memaksa.

Atau coba simak di Cerpen Patimura yang menyadarkan terkadang kesalahan kecil dan fatal akan menyebabkan kisah.

Satu kata untuk buku jadulnya Mbak Helvy adalah MENCERAHKAN.

Identitas Buku

Judul               : Ketika Mas Gagah Pergi

Penulis            : Helvy Tiana Rosa

Penerbit          : ASMA NADIA Publishing House

Tebal Buku     : 245 halaman

 

 

Editor: Indoblognet

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hai, haaai smart people 😍 Asyikkk ya weekend! Have fun ya, guys 😄
.
Guys, tau gak sih kamuuu, lebih dari 3,8 milyar orang di seluruh dunia menggunakan internet, dimana jumlahnya meningkat 38 juta orang sejak Januari 2017 😁
.
Kenaikan ini menandakan bahwa penetrasi internet di seluruh dunia mencapai 51%, atau bisa dibilang orang yang pakai internet udah lebih banyak daripada orang yang nggak pakai internet, hihi.. Memang sih, tahun 2017 ini sebenarnya peningkatan jumlah pengguna internet jauh lebih lambat daripada tahun 2016 😆
.
Daaan, dari 3,8 milyar orang pengguna internet di seluruh dunia, 2,9 milyarnya aktif menggunakan media sosial, lho! Wawww 😋 Pastinya kamu termasuk di dalamnya dong, heheee
.
Sumber: youthmanual.com
.
#indoblognet #mbcommunication #internet #survey #sosialmedia #socialnetworking #weekend #saturday #viral

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top