Menulis Yuk

Peringatan 17-an Tak Relevan?

“17 Agustus Tahun 45 itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia..merdeka…Sekali merdeka tetap merdeka sekali hayat masih dikandung badan”

Lagu-lagu perjuangan penggugah semangat marak diperdengarkan ketika memasuki bulan Agustus. Sang merah putih berkibar di setiap rumah warga. Umbul-umbul, baleho, bendera kecil menjadi penghias setiap gang. Gapura-gapura mulai dihias cantik beraroma merah putih.

Lomba-lomba memperingati 17-an marak diselenggarakan di kampung, pedesaan hingga perumahan-perumahan di perkotaan. Mulai dari lomba puisi hingga lomba menyanyi, lomba memasukkan benang ke dalam jarum hingga lomba balap karung, lomba tarik tambang hingga lomba merangkai kembang. Tak lupa sebagai penutup serangkaian acara biasanya diadakan acara jalan sehat keliling perkampungan, panggung seni dan hiburan atau malam tasyakuran 17-an. Pendek kata semua kemampuan dikerahkan untuk memeriahkan berbagai lomba mulai dari lomba ketangkasan hingga mengisi panggung hiburan. Semua bertujuan satu: menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan.

IMG_2385

Namun sebagian besar orang berpendapat bahwa lomba-lomba semacam itu tidak relevan dengan semangat mengisi kemerdekaan, benarkah?

Jika dilihat sepintas memang tak ada kaitan antara balap karung dengan kisah heroik Pertempuran 10 November di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa. Pertempuran Ambarawa tidak ada hubungannya sama sekali dengan bagaimana meraih garis finish pertama dengan kelereng tetap berada dalam sendok yang dikulum di mulut. Tetapi pernahkah berpikir tentang hikmah di balik keriuhan peringatan 17-an? Akan lebih bijak berupaya menemukan hikmah di balik segala bentuk perayaan daripada sekedar menganggapnya tidak relevan.

Hikmah-hikmah yang terkandung di balik peringatan 17an adalah:

1. Hikmah perjuangan

Setiap peserta lomba berjuang untuk menang. Tidak ada yang berani sesumbar bahwa lomba ini atau lomba itu mudah diikuti dan pasti akan menjadi juara. Tidak ada yang bisa meramal siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Di sinilah mental berjuang para peserta lomba diuji, apakah ia berani berjuang hingga akhir atau menyerah sebelum pertandingan berakhir. Kalah atau menang pada akhirnya mengingatkan kembali betapa besar perjuangan para pahlawan ketika melawan penjajah demi kedaulatan bangsa dan negara

2. Kebersamaan

Aneka lomba yang mengedepankan kerja sama, peringatan berupa tasyakuran akan menimbulkan hikmah kebersamaan. Tidak ada tim yang bakal keluar sebagai juara voli atau balap karung sekalipun tanpa kerja sama yang solid antar anggota timnya, meskipun di dalam tim tersebut terdapat sosok yang jago bermain voli atau berotot besar. Kebersamaan pula yang menjadi modal utama bagi para pejuang kemerdekaan ketika berjuang melawan penjajahan. Bhinneka Tunggal Ika. Meski berbeda tetap satu juga adalah semangat yang membersamai Indonesia.

3. Kreativitas

Berjuang tidak hanya butuh keberanian dan modal senjata. Perjuangna butuh strategi dan taktik untuk keluar sebagai pemenang. Di sinilah kreativitas para peserta lomba diuji. Jika dahulu para pejuang memodifikasi bambu runcing sebagai senjata mematikan, menerapkan taktik perang gerilya demi mengelabui musuh maka para pejuang lomba diuji kemampuan dan logikanya untuk memenangkan suatu lomba. Bagaimana berstrategi untuk menang di lomba panjat pinang, bagaimana menyiasati arah angin ketika meraih krupuk tanpa menggunakan tangan atau bagaimana menentukan momen menarik tambang semaksimal mungkin agar lawan bisa segera ditaklukkan.

4. Menghargai proses

Menang adalah dambaan setiap peserta lomba. Namun menghargai proses perjuangan ketika ingin meraih kemenangan ketika berlomba akan memberikan suntikan semangat yang akan dikenang. Tak jarang peserta lomba terbawa suasana, tertawa dan terharu mengenang perjuangannya. Dengan demikian peserta lomba pun berkehendak menghargai jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan yang tentunya lebih membutuhkan kerja keras daripada sekedar berupaya memenangkan lomba.
17an
5. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia

Ketika menghias gapura, berdandan untuk festival dan karnaval, proses-proses tersebut memerlukan kreativitas dan menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri. Dari proses ini diharapkan tumbuh rasa menghargai perjuangan para pahlawan. Sebab tanpa jasa dan perjuangan mereka mustahil Indonesia bisa merdeka.

Mengisi kemerdekaan memang bukan melulu tentang bagaimana berkarya nyata untuk bangsa. Bahkan kemeriahan perayaan kemerdekaan dengan berbagai lomba mengandung hikmah di dalamnya. Mari menemukan hikmah di setiap aktivitas dalam memperingati kemerdekaan. Jika bukan warga negara Indonesia yang menghargai jasa para pahlawan dan mencintai bangsa serta negaranya, siapa lagi bersedia melakukannya? Dirgahayu Indonesiaku!

 

 

Image source: pixabay.com

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Halooo, smart people 🤗 Kamu suka males gak sih kalau bales-balesin komen di sosmed? Jangankan balesin komen negatif, balesin komen positif aja sering kelewat ya 😂 *hihi
.
Emang penting ya balesin komen-komen di sosmed? Penting donggg, apalagi kalau kamu pengen bangun akun yang engagementnya bagus dan bisa bertahan lama eksistensinya 😍
.
Para fans/followers adalah orang-orang yang ikut menentukan kesuksesan akunmu, lho. So guys, mulai sekarang jangan abaikan aset tersebut yesss 😄
.
#indoblognet #mbcommunication #socialmedia #youtuber #selebgram #instagramer #fans #followers #tipssocialmedia

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top