Indo Blog Net

ekonomi

Perlunya Kewaspadaan Masyarakat dengan Penipuan Berkedok Koperasi

penipuan berkedok koperasi

Penipuan yang mengatasnamakan koperasi kian marak. Ini membuat banyak pihak menjadi korban dan merasa dirugikan. Untuk itu perlu ada kewaspadaan kita semua.

Bagikan Jika Bermanfaat

Maraknya penipuan berkedok koperasi saat ini, menimbulkan banyak korban di masyarakat. Hal ini tidak luput dari perhatian Kementerian Koperasi dan UMKM, karena akan berdampak buruk pada kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.

Selain menabung, masyarakat saat ini mulai tertarik dengan investasi. Persentase bagi hasil yang tinggi atau penawaran bunga tinggi untuk berinvestasi, sangat menggiurkan. Walaupun kalau dipikir dalam logika, rasanya tidak ada usaha yang bisa memberikan bunga sangat tinggi, tidak hanya per bulan, bahkan per hari.

Munculnya Investasi Bodong Berkedok Koperasi

Kemajuan teknologi membuat penipuan semakin mudah. Sehingga banyak orang yang tergiur dan ikutan menanamkan investasi. Bahkan orang yang bekerja di bidang perbankan sekalipun, turut menjadi korban.

Dan yang meresahkan, banyak investasi yang rawan kebohongan itu mengaku sebagai koperasi, padahal tidak berbadan hukum koperasi. Sayangnya banyak masyarakat kurang informasi mengenai hal ini.

Waspada Penipuan Berkedok Koperasi

Sebagai bentuk kekhawatiran akan marak investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi, pada hari Selasa, 4 Desember 2018 di Gedung Kementerian Koperasi dan UMKM, diadakan Forum Diskusi ‘Waspada Penipuan Berkedok Koperasi’ dengan menghadirkan tiga pembicara yaitu, Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM Suparno, Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi OJK Lumban Tobing, dan Ketua KSP Nasari Sahala Panggabean.

Kebanyakan koperasi ini memakai alamat palsu, tidak sesuai perizinan, bermasalah dalam kepengurusan, dan usahanya tidak jelas,” ujar Suparno. Saat ini total koperasi sebanyak 142.142 unit, yang tersebar di 27 Provinsi. Kementerian Koperasi dan UMKM, mengawasi koperasi yang ada, dan menemukan beberapa permasalahan. Salah satunya investasi bodong atau ilegal, yang melakukan penipuan berkedok koperasi.

Untuk pengawasan koperasi ini, selain langsung berkoordinasi dengan stakeholders terkait, juga dilakukan secara internal dan eksternal. Kemenkop juga melakukan pengawasan secara online, melalui tiga buah website yaitu, www.awasikoperasi.depkop.go.id, www.penkeskoperasi.com dan www.pengawasanpatuh.com. Bila menemukan kejanggalan investasi pada koperasi, masyarakat bisa melaporkan ke www.awasikoperasi.depkop.go.id.

penipuan berkedok koperasi

Suparno, Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM

Supaya terhindar dari penipuan berkedok koperasi ini, Suparno menyarankan masyarakat untuk tidak cepat percaya investasi dengan bagi hasil besar, cepat mendapatkan uang dan beresiko kecil. Koperasi yang bagus itu harus berbadan hukum koperasi, ada Rapat Anggota Tahunan dan susunan pengurusnya jelas.

Tongam Lumban menjelaskan kondisi masyarakat sekarang yang mudah tergiur dengan bunga tinggi, belum paham dengan investasi, dan juga menggunakan tokoh masyarakat atau selebriti untuk menarik calon investor. Membuat banyak bermunculan korban dari penipuan investasi berkedok koperasi.

Kasus Pandawa merupakan salah satu contoh penipuan yang memakan korban sampai 549 ribu orang. Dengan penawaran bunga investasi 10 % per bulan, berbondong-bondong masyarakat menjadi investor. Malah ada yang meminjam di tempat lain, lalu menginvestasikan uang pinjamannya di Pandawa. Hal ini sungguh tidak masuk akal, apalagi ada korban investasi yang juga mengenyam pendidikan tinggi.

penipuan berkedok koperasi

Tongam Lumban Tobing, Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi OJK

“Untuk saat ini ada 108 badan investasi ilegal yang bermasalah, dan kebanyakan bukan koperasi,” ujar Lumban. Biasanya penipuan atas nama koperasi, terjadi terutama pada koperasi-koperasi yang berada di daerah terpencil dan terpelosok. Jangan sampai hal ini merugikan masyarakat sebagai mitra koperasi dan pengguna koperasi.

Menyikapi Maraknya Penipuan Berkedok Koperasi

Menurut Sahala Panggabean, dirinya dan pengurus KSP Nasari, sudah gerah dengan berbagai pemberitaan mengenai penipuan, yang mengatasnamakan KSP Nasari. Padahal KSP Nasari hanya dijadikan sebagai alat kedok penipuan, oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sahala menyesalkan peran aktif kepolisian yang kurang menanggapi laporan dari KSP Nasari, mengenai tindakan penipuan yang mengatasnamakan KSP Nasari. Kepolisian menginginkan korban sendiri yang melapor ke kepolisian, bukan KSP Nasari. Padahal dengan adanya nomor handphone dan nomor rekening, oknum pelaku penipuan bisa dilacak dengan mudah.

Untuk mencegah munculnya korban baru dari penipuan berkedok koperasi KSP Nasari, Sahala menambahkan KSP Nasari sudah melakukan beberapa tindakan. KSP Nasari mengedarkan di media sosial dan press release media koran dan radio, bahwasanya KSP Nasari tidak melayani pinjaman online. Mendorong korban untuk datang dan melaporkan penipuan langsung ke kepolisian.

Selain itu masyarakat juga bisa menghubungi call center dan membuka website resmi KSP Nasari, www.kspnasari.com. Mendorong Kemenkop untuk melakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai koperasi. Dan juga mendorong kerjasama Kemenkop dengan kepolisian, untuk melacak keberadaan oknum pelaku penipuan melalui media online.

penipuan berkedok koperasi

Para narasumber, moderator, staf Kemenkop

Memang kadang semakin majunya teknologi membawa dampak negatif, seperti banyaknya penipuan melalui media online. Tetapi masyarakat juga diharapkan untuk lebih pintar dan jeli, memilih bergabung dengan koperasi yang berbadan hukum.

Kejahatan muncul karena adanya kesempatan, maka kewaspadaan dalam berinvestasi sangat diperlukan. Cek dan ricek sangat diperlukan sebelum memutuskan untuk berinvestasi, sehingga uang aman dan menghasilkan.

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • 4โƒฃ Tips For Better Product Photos On Instagram ๐Ÿ“ธ
.
Guys, if you sell your PRODUCT ONLINE, having high quality product photos is incredibly important
.
The quality of your product photos directly affects the perceived quality of your products ๐ŸŽ
.
Here are a few TIPS will help you capture better product photos for Instagram
.
1โƒฃ Lighting is Everything
.
Lighting is the most important thing when it comes to your product photos ๐ŸŒž
.
Start by finding the best natural light in your space. When youโ€™re at home or in an office, the best natural is usually by the window or door
.
2โƒฃ Background Basics
.
If you need a seamless background for any sort of vertical product shots where you donโ€™t want to see the wall in the background, seamless photo backdrop paper is the best option
.
You can find a range of sizes and color options to fit your brand but if you really want your products to stand out we recommend using a neutral white or gray background for basic product photos ๐Ÿค“
.
3โƒฃ Styled and Lifestyle Combinations
.
Having a combination of the two types of photos can be ideal for product based businesses
.
Lifestyle photos can be more relatable for your audience because when people see other people using / wearing products, they can envision the product in their own lives ๐Ÿ˜
.
On the other hand, styled photos can be a more focused and clean way of showcasing a product so that the focus is really on the productโ€™s features
.
4โƒฃ Consistent Style
.
Using consistent lighting, consistent editing, and consistent colors, and consistent props will help you create a consistent style that makes your brand more memorable. Consistency breeds credibility ๐Ÿ’•๐Ÿ’•
.
Credit: elledrouin.com
.
๐Ÿ’Œ For BUSINESS INQUIRIES, please email to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright ยฉ 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top