Opini

Peluang Bersyarat Bisnis Pariwisata Di Era MEA

menghadapi MEA

Gong MEA sudah dipukul di akhir desember 2015 silam. Persaingan di semua lini kehidupan kini semakin kompetitif. Tidak dalam lingkup provonsi atau internal negara. Ini adalah persaingan yang melibatkan seluruh masyarakat Asean yang terdiri dari 10 negara dengan total 633 juta penduduk. Persaingan menyusup ke semua sendi-sendi kehidupan termasuk sektor penopang ekonomi dan penyumbang devisa terbesar keempat yakni sektor pariwisata.

Jika dilihat secara kasat mata, sektor pariwisata yang ada di Indonesia lebih kompetitif ketimbang dengan 9 negara lainnya. Hal ini lantaran luas wilayah Indonesia paling besar diantara negara lain di Asia Tenggara. Luas wilayah itu diiringi dengan keindahan pesona alam, dan beberapa destinasi wisata. Baik itu wisata laut, gunung sampai pada wisata buatan yang ada di Indonesia. Lihat saja Bali, Lombok, Raja Ampat, Derawan yang menyimpan wisata pantai. Gunung Rinjani, Bromo, Mahameru untuk tempat hiking yang menantang dan beribu tempat wisata lain yang tak kalah eksotis di Indonesia. Tentu semua itu adalah sebuah anugerah dan nilai jual lebih yang tidak ditemukan di negara lain.

Namun demikian, keindahan alam dan pesona wisata di Indonesia harus diimbangi dengan kompetensi masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan momen masyarakat ekonomi Asean ini. Artinya MEA menjadi sebuah peluang dengan syarat harus memiliki kompetensi, cara berfikir dan skill untuk mendirikan usaha. Dalam kenyataannya, masyarakat Indonesia masih belum banyak yang membekali diri terhadap terjangan Asean Economy Community. Bahkan beberapa orang masih belum mengetahui bahwa pemberlakuan MEA sudah bergulir. Fakta ini sangat kontra produktif dengan peluang usaha di bidang pariwisata yang bisa dimanfaatkan.

tanjung puting

Wisatawan asing asyik menikmati perjalanan wisata menyusuri sungai menuju Tanjung Puting. Foto : Kartina Ika Sari

 

Di sebuah area wisata banyak usaha prospektif yang bisa didirikan untuk melengkapi tempat wisata itu sendiri. Pelancong dari Asean tentu perlu jasa tour dan travel termasuk pemandu wisata untuk menuntun ke beberapa tempat wisata. Untuk menuju ke tempat wisata juga dibutuhkan kendaraan sebagai alat transportasi sehingga menjadi peluang usaha penyedia rental kendaraan. Tak boleh terlupakan juga adalah tempat beristirahat atau penginapan jika wisatawan itu bermaksud untuk berwisata lebih dari satu hari. Terakhir ketika pulang turis itu perlu sebuah oleh-oleh khas yang menjadi suatu identitas suatu daerah untuk diberikan ke saudara dan handai tolan di negaranya. Baik itu buah tangan berupa makanan, fashion ataupun kerajinan.

Peluang-peluang itu tentu tidak bisa diraih dengan instan. Ada beberapa syarat untuk memanfaatkan bisnis pariwisata era MEA sekarang ini. Serentetan bisnis ini bisa didirikan jika para masyarakat Indonesia mempunyai mental, cara berfikir dan keinginan untuk berwirausaha. Selain skill dan mental untuk menganggap MEA sebagai peluang bisnis pariwisata. Syarat selanjutnya adalah kemampuan berbahasa inggris yang dimiliki oleh setiap pebisnis. Bahasa menjadi suatu yang krusial karena menjadi dasar untuk melakukan komunikasi dalam transaksi bisnis dengan wisatawan asing.

tanjung puting

Kelincahan Orang Utan di Tanjung Puting menjadi obyek wisata yang menarik wisatawan manca negara. Foto : Kartina Ika Sari

Selanjutnya, mutu pelayanan dan produk yang dihasilkan. Apabila itu usaha oleh-oleh makanan, maka daya awet harus lama, kemasan menarik dan rasa makanan yang menggoyang lidah. Semua itu harus tersertifikasi dengan standar tertentu. Jika itu adalah usaha di bidang jasa baik itu penginapan atau tour dan travel maka bisnis itu harus memiliki pelayanan yang prima. Sedikit saja para turis kecewa dengan pelayanan akan berdampak buruk pada masa depan pariwisata Indonesia. Tidak menutup kemungkinan peluang yang sedemikian besar ini diisi oleh orang Singapore, Thailand, Vietnam atau anggota Asean lain yang mempunyai skill yang profesional dan bahasa Inggris yang lebih bagus. Tentu kita semua tidak ingin itu terjadi bukan??

Selain kemampuan pelaku usaha di bidang pariwisata. Tentu kemajuan usaha pariwisata di Indonesia tak bisa berkembang tanpa dukungan pemerintah. Ibarat perang, pemerintah adalah senjata dan para wirausaha di bidang pariwisata adalah pelurunya. Perlu kerjasama saling sinergi antara satu dengan yang lainnya. Sarana dan prasarana harus memadai di sebuah tempat wisata. Akses jalan menuju ke tempat wisata harus bisa dilewati oleh kendaraan. Fasilitas dasar seperti toilet dan rumah ibadah menjadi sebuah hal wajib yang tak boleh terlupakan.

 

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Yuhuu ikutan yuk...lumayan banget nih hadiahnya ! #Repost @ifisinema (@get_repost)
・・・
Ikuti #Mygeneration Experience Quiz
Hadiah Rp.5.000.000,- untuk 1 orang Pemenang!
.
Caranya:
.
1. Repost/Regram foto di atas
2. Tag, Mention dan Follow akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
3. Click link di bio akun @IFISinema
4. Ceritakan secara singkat pengalaman paling konyol kalian bersama para sahabat dalam 1 paragraf caption
5. Ajak 1 orang teman kamu untuk turut berpartisipasi dalam kuis
6. Gunakan hashtag #mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA
7. Jangan Private akun IG agar postingan bisa kami nilai
8. Pemenang diumumkan pada tanggal 4 Oktober 2017 di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
Contoh:
Pengalaman paling konyol gue dan para sahabat adalah ngumpet di kuburan sampe maghrib gara-gara ngindarin guru yg lagi razia siswa bolos.
.
Ayo @tag1orangtemankamu ikut partisipasi di kuis ini, caranya bisa dilihat di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
#mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA #filmindonesia #filmbioskop #teenlife #serbakuis #giveaway

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top