Opini

Pancasila Reborn, Dikenang atau Diingat?

Mengapa harus diingat? Jika bicara pancasila sebagai dasar Negara, saya selalu ingat almarhum Ayah saya. Beliau seorang abdi negara, dengan pangkat terakhir Letnan Satu dan dimakamkan di TMP Kalibata. Sejak kecil, Ayah membiasakan kami dengan kisah perjuangan merebut kemerdekaan. Baik lewat peperangan dengan bambu runcing dan senjata api, maupun lewat meja-meja perundingan. Pancasila bukan untuk dikenang tapi harus diingat.

Sosok Bung Karno saya yakini sebagai incubator lahirnya Pancasila.  Saya mengenalnya lewat cerita Ayah, yang mengantar saya pada pencarian informasi yang lebih dalam. Baik Bung Karno sebagai sosok politikus, ayah, suami, proklamator dan pencetus Pancasila.

Saya harus mengakui kejeniusan Bung Karno merumuskan Pancasila. Sejak masa sekolah saya sudah belajar Pancasila dan ke 36 butir-butir Pancasila. Menuliskan opini ini, saya serasa membuka kembali obrolan saya dengan Almarhum Ayah. Bung Karno, adalah orang yang memiliki perasaan halus dan berbudi pekerti yang tinggi. Eh masih ada yang paham dengan budi pekerti nggak sih? Kalau nggak paham, searching ada di google. Sehingga meja-meja perundingan adalah jalan yang dipilih. Bung Karno rela di asingkan, asal jangan ada rakyat yang menderita atas pemikiran-pemikirannya.

Dan dalam situasi dan kondisi Negara yang penuh carut marut keboborkan karena korupsi, Pancasila Reborn, menurut saya sebuah keharusan. Kita harus kembali melihat kepada dasar Negara sebagai dasar peradaban, lima sila yang terkandung dalam pancasila adalah intisari dari semua nilai luhur bangsa ini, jauh sebelum bernama Indonesia.

Perubahan Zaman, mengapa harus melunturkan nilai-nilai baik? Seharusnya semakin tinggi tingkat pendidikan, tingkat perekonomian, harus berbanding lurus dengan peningkatan kebaikan sehingga sejalan menuju kesejahteraan yang nyaman. Namun kenyataannya, nilai moral sudah lama tak terpakai. Bahkan ada meme main-main yang menyentil buat saya. Lebih kurang bunyinya.  Laki-laki, semakin banyak uang akan semakin nakal. Perempuan, semakin nakal akan semakin banyak uangnya. Dalam hati, barangkali anda akan tersenyum kecut dan sedikit mengumpat. Tapi istilah tersebut lahir dari pengamatan yang tajam atas fenomena masa sekarang. Bagaimana ekonomi menjadi sesuatu yang didewakan.

Kembali kepada Pancasila yang lahir kembali, ini bukan sekedar untuk mengingatkan atau mengenang. Pancasila Reborn harus menjadi sebuah peristiwa besar yang kita paksakan untuk menggugurkan kejahatan terutama kejahatan moral. Komitmen setiap warga negara harus menjadi harga mati dalam menghormati, mencintai  dan membela Negara. Dengan apa?  Dengan mengingat lima sila pancasila sebagai garis batas dalam bertindak dan berpendapat. Karena sesungguhnya Pancasila bukan sekedar dasar peradaban bangsa ini tapi juga pagar yang membatasi setiap warga negara untuk menghormati sesama warga Negara.

Kesadaran saling menghormati dengan menghargai sesama manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang sejahtera, nyaman dan damai adalah tujuan pancasila. Dari lima sila yang dijabarkan dalam 36 butir pancasila, sudah saatnya kita baca, kita resapi dan pahami baik-baik. Bukan buat ujian PMP atau test P4. Sungguh Pancasila Reborn diperlukan untuk merefresh semua  tujuan hidup. Negara sebagai paying besar tidak dapat melakukan apa-apa, jika masyrakat di dalamnya tidak punya iatan baik. Pancasila Reborn bisa menjadi pegangan sekaligus pengingat, NKRI adalah harga mati.

 

Elisa Koraag

081210641674

www.elisakoraag.com

 

 

Source image: pixabay.com

Elisa Koraag

I am a Mom, Wife, Writer, Traveller. I love my family and i am a blogger. I care about human, specially women and children isuues

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Alhamdulillah aktivasi promosi seminar "Tolak Kanker Payudara dan Kanker Serviks" yang diselenggarakan oleh K-Link Indonesia @klink_indonesia_official berjalan dengan lancar dan sukses (Sabtu, 18/11). Lebih dari 4 jam berkat kekompakan seluruh netizen dan blogger Yogyakarta dan member blogger K-Link dari berbagai kota, seminar ini bisa menjadi trending topik nasional di twitter no.1-3.  Materi yang dihadirkan memang menyentuh sekali dengan kewanitaan, bahwasanya kanker  sudah sangat mengkhawatirkan menyerang sebagian besar kaum wanita. Jika tidak diketahui untuk bisa dicegah sejak dini, akan semakin banyak korban.

Kanker Payudara menyumbang jumlah penderita terbesar, baru kemudian kanker serviks. Sebagian besar kasus terjadi, kanker baru dilaporkan setelah penderita berstadium lanjut. 
Untuk itu, K-Klink Indonesia semakin gigih menjadi bagian dari solusi pencegahan kanker lewat berbagai inovasi produknya yang berkualitas. Gaya hidup sehat, menjauhi stres, mengurangi konsumsi daging mentah/setengah matang, merokok, diantaranya yang dapat dilakukan untuk pencegahan.

Senang sekali bekerja sama dengan blogger2 Yogyakarta yang penuh antusias dan bersemangat ini, datang tepat waktu hingga menuntaskan acara. Semoga  bisa sering2 mengadakan event di sana ya.

#Klinksolusihidupmu #Klinkpedulikanker #klinkmember15olusi #Klinkpedulikankerserviks #klinkpedulikankerpayudara #Indoblognet #bloggeryogya

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top