Agama

Pahala Bertaburan di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin. Banyak ustadz, dai, dan khatib yang menjelaskan bahwa bulan ini boleh dikatakan mirip madrasah di mana kaum muslimin digembleng lagi agar menjadi lebih baik. Penggemblengan itu berupa berpuasa pada siang hari dan dilanjutkan dengan penggemblengan pada malam hari berupa Shalat Tarawih dan bertadarus membaca ayat-ayat suci Al-Qur-an. Tujuan akhir dari penggemblengan ini adalah agar kaum muslim menjadi manusia yang bertaqwa.

Berpuasa pada bulan Ramadhan adalah perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada orang yang beriman. Dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 183, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa”. Karena berpuasa adalah perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala maka wajib hukumnya bagi kaum muslimin yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakannya.

Mengapa bulan Ramadhan ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin? Tak lain dan tak bukan karena pada bulan Ramadhan ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menebar berbagai pahala. Dari Salman Al-Farisi ra. berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi khutbah kepada kami di hari akhir dari bulan Sya’ban dan bersabda: “Hai sekalian manusia, akan datang bulan yang agung (Ramadhan) yaitu bulan yang penuh berkah di dalamnya. Dalam bulan itu ada malam yang mulia (Lailatul Qadr) yang lebih utama dari pada seribu bulan. Allah telah mewajibkan puasa di bulan itu, dan Shalat Tarawih di malamnya sebagai ibadah sunhah. Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunnah) di bulan itu, pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahnya rezeki orang mukmin, bulan di awalnya menjadi rahmat, di tengahnya menjadi ampunan, dan di akhirnya merupakan kebebasan dari neraka”. [HR. Ibnu Huzaimah]

Masya Allah, begitu dahsyat dan mulianya bulan Ramadhan. Bagi mereka yang mentalnya memble dan imannya belum mantap, maka berpuasa pada bulan Ramadhan mungkin dianggap sebagai suatu siksaan. Berbeda halnya dengan muslimin yang imannya sudah mantap. Mereka ini bahkan serasa mau menangis ketika bulan Ramadhan akan segera berakhir. Mereka lalu berdoa agar dirinya diberi kesempatan untuk bertemu bulan Ramadhan pada tahun berikutnya. Mereka menyadari betapa agungnya bulan Ramadhan yang penuh rahmat, barokah, dan penuh ampunan tersebut. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, yang artinya: “Seandainya umatku mengerti kebaikan-kebaikan yang ada di bulan ini (Ramadhan), niscaya umatku mengharapkan dalam setahun menjadi Ramadhan semuanya”. [HR. Ath-Thabrani]

Memberi makan kepada orang yang berpuasa

Memberi makan untuk berbuka puasa Ramadhan sudah lazim dilaksanakan oleh kaum muslim.  Bentuknya beraneka macam, ada yang memberi ta’jil yaitu hidangan pembuka/pembatal puasa, misalnya buah kurma. Bagi yang tidak mempunyai kurma biasanya mengirimkan makanan dan minuman lainnya, misalnya kolak, es buah, air mineral, dan lain sebagainya. Setelah Shalat Maghrib biasanya ada yang mengirimkan makanan berat, seperti nasi kotak, dan juga minuman.

Memberi makan kepada orang yang berpuasa bukan hanya untuk mereka yang berada di masjid atau mushala saja. Tak jarang para dermawan mengirimkan nasi kotak kepada mereka yang berada di jalan misalnya tukang becak, sopir angkot, penjual koran atau majalah, dan lain sebagainya. Ada pula pimpinan instansi yang sengaja menyelenggarakan berbuka puasa bersama di rumah atau di kantor.

Memberikan makanan bagi orang berpuasa merupakan amalan yang baik dan akan mendapat pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: ”Barang siapa memberi makan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa, maka ia memperoleh pahala seperti pahala yang diperoleh oleh orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun”. (HR. Ahmad)

Pada bulan Ramadhan sering juga pengurus masjid menyampaikan edaran kepada penduduk sekitar yang isinya menghimbau kaum muslim untuk bersedekah bagi orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sedekah bisa berupa uang atau langsung berbentuk ta’jil dan makanan untuk berbuka puasa.

Memberi makan kepada orang yang berpuasa juga bukan hanya untuk berbuka puasa saja. Seringkali saya lihat di layar televisi ada komunitas yang membagikan makanan untuk makan sahur. Apapun cara dan bentuknya, memberi makanan kepada orang lain merupakan perbuatan yang bernilai ibadah dan insya Allah akan mendapat pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mari kita memperbanyak amalan-amalan di bulan Ramadhan dan meminimalisir aktifitas yang dapat menodai dan mengurangi pahala puasa kita. Semoga ibadah kita diterima Allah Subhanahu wa Ta’alaa, Aamiin.

Source image: pixabay.com

Editor: Indoblognet

Abdul Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi.
Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway.
Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

Latest posts by Abdul Cholik (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • #Repost @anisa.dee (@get_repost)
・・・
Pagi 😆😆😆 Mobil apa yang dimiliki saat ini? Saya baru punya Toyota Kijang, meski sudah 15 tahun usianya tp masih mampu dibawa jalan jarak jauh loh.

Ada yg sudah kenal dengan K-LINK Engine Power apa belum?

Saya baru kenal 1 bulan terakhir ini, di kotaknya dijelaskan K-LINK Engine Power merupakan Oil Additive yang bisa membersihkan seluruh ruang mesin hingga ke celah-celah terkecil, mengikat kotoran dalam ruang mesin, dan selanjutnya kotoran mesin dibuang melalui gas buang kendaraan.

Hasilnya akan meningkatnya performa mesin serta menghasilkan penggunaan bahan bakar minyak yang semakin minim/irit.

K-LINK Engine Power memiliki 7 Keunggulan yaitu:
1. Membuat BBM irit 10% – 50%
2. Membuat umur oli lebih panjang 50%
3. Meningkatkan performa mesin
4. Menjadikan mesin halus dan ringan
5. Menjaga suhu mesin tetap stabil
6. Menurunkan emisi gas buang
7. Menjadikan mesin bersih dan terawat

Mengetahui keunggulannya, tanpa ragu saya pakai dong untuk mesin mobil saya, cara pakainya: 10ml K-LINK Engine Power dapat digunakan untuk 1 liter oli 
K-LINK Engine Power ini dapat digunakan untuk SEMUA JENIS oli mesin, bensin maupun diesel, transmisi manual maupun matik.

Kondisi mobil saya lebih prima dan lebih awet dalam penggunaan BBM saat ini loh.

@klink_indonesia_official
@Indoblognet
#Klinksolusihidupmu
#Klinkmember15olusi

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top