Gaya Hidup

“Naik Kereta Api..Siapa Hendak Turut..”

Bepergian dengan alat transportasi publik membutuhkan kenyamanan dan keamanan. Semakin nyaman dan aman kendaraan umum yang mengantarkan hingga tempat tujuan maka kesadaran masyarakat untuk menggunakan alat transportasi publik akan semakin meningkat dan mengurangi tingkat kemacetan jalan raya akibat bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang membuat jalanan kian padat.

Sebagai salah satu penikmat kendaraan umum saya pernah mencoba beberapa layanan publik ini mulai dari angkutan pedesaan hingga kereta api. Dan terus terang saya dibuat kagum dengan kenyamanan pelayanan kereta api di Indonesia masa kini. Dibandingkan dengan satu dasawarsa lalu tampak perbedaan yang mencolok dari layanan transportasi publik di negeri ini. Keluhan tentang bangku kereta api terutama kelas ekonomi yang membuat pantat terasa panas karena bangkunya terbuat dari bahan yang keras, rawan kejahatan, sumpeg dengan asap rokok, sering terlambat kini hampir tak ada lagi.

Saat masih umur belasan tahun saya pernah merasakan terlunta-luntanya naik kereta api bersama keluarga. Kereta api yang kami naiki dari Probolinggo jurusan Banyuwangi penuuuh sesak, tak tersisa tempat duduk sehingga ayah memutuskan untuk mencari tempat duduk di gerbong kafetaria. Pesan beberapa menu makanan untuk ayah ibu dan kami, anak-anaknya yang masih kecil ini bisa tidur dalam kondisi duduk, tak harus berdiri berdesakan di gerbong penumpang. Saat saya duduk di bangku kuliah dan pergi bersama keluarga dari Probolinggo ke Yogyakarta kondisi kereta masih relatif sama. Hingga beberapa stasiun dari kota ke kota kami berlima masih harus bergelantungan karena tak ada kursi penumpang yang tersisa.

Saat ini kondisi layanan kereta api sudah jauh berbeda. Pemesanan tiket bisa dilakukan secara online dan memilih tempat sehingga bepergian dengan rombongan lebih nyaman, penumpang dipastikan mendapat tempat duduk, kondisi gerbong penumpang sangat nyaman karena meski kereta ekonomi tetapi fasilitasnya dilengkapi dengan AC dan kursi empuk. Di Stasiun kereta kedatangan penumpang pun terjadwal. Pintu masuk peron hanya dibuka sekitar setengah jam sebelum jam keberangkatan kereta sehingga tak tampak pemandangan berjubelnya para calon penumpang berdesakan. Masuk peron pun harus menunjukkan kartu identitas. Tak khawatir lagi terjadi kecopetan. Masih ingat lagu Iwan Fals jam dulu yang menyindir seringnya kereta api datang terlambat? Mungkin lagu itu kini tak lagi relevan. Sebab sekarang perjalanan kereta api lebih teratur dan sesuai jadwal. Kecuali terjadi hal-hal di luar kendali seperti bencana alam yang mengganggu kelayakan jalur rel kereta atau terjadi kerusakan parah maka jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api selalu tepat sesuai jadwal yang tertera di papan stasiun maupun tercetak di dalam tiket.

ka

Lalu lalang pedagang kaki lima juga tak lagi dapat ditemui. Satu-satunya sosok yang berlalu lalang menjajakan makanan dan minuman adalah petugas restorasi. Kereta api pun lebih nyaman, aman dan menyenangkan untuk perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh. Meski berbagai peningkatan fasilitas bisa dirasakan para penumpang namun tiket kereta api tidak mengalami kenaikan signifikan. Dibandingkan tiket bus PATAS dengan jarak yang sama, harga tiket kereta api ekonomi bisa dibilang lebih murah. Apalagi naik kereta api bisa dibilang bebas kemacetan sehingga waktu tempuh lebih pendek dibandingkan naik bus cepat.

Mungkin untuk menikmati kereta api super cepat seperti di negeri Sakura masih membutuhkan waktu beberapa lama lagi. Namun kenyamanan kereta api ekonomi Indonesia masa kini telah menjanjikan harapan baru. Kemajuan dan perbaikan akan senantiasa berlangsung pada layanan transportasi umum jika pemerintah, masyarakat dan pihak yang terkait bersungguh-sungguh menyajikan perubahan dan reformasi dan saling bersinergi.

Menyaksikan dan menikmati kenyamanan layanan kereta api Indonesia saat ini membuat saya tak ragu lagi bernyanyi “naik kereta api tuut tuut tuut siapa hendak turut”.

Source image: pixabay.com dan koleksi pribadi

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Kabar bahagia nih khususnya bagi warga Tangerang Selatan dan sekitarnya. Sekarang ga susah lagi mencari kebutuhan oleh-oleh haji dan perlengkapan muslim, @bursa.sajadah sudah ada di BSD loh. Tepatnya di Ruko Tol Boulevard C No. 11-12. Jalan Pelayangan BSD, Tangerang Selatan.

Alhamdulillah Bursa Sajadah sejak didirikan tahun 1998, terus berekspansi. Bursa Sajadah di BSD ini merupakan cabang ke-9, setelah di  Bandung, Bekasi, Bogor, Jakarta, Malang, Solo dan Surabaya.

Tuk yang mau belanja2 kebutuhan lebaran atau ingin memberikan sesuatu yang spesial tuk orang2 tersayang, selagi masih grand opening di BSD, siapa tahu dapat harga yang spesial :) Tuk rekan2 blogger terpilih di wilayah Tangsel, kita nanti bersilaturahmi ya di Grand Opening Bursa Sajadah BSD, Kamis, 1 Juni 2017.  #BursaSajadah #bursasajadahBSD #skvgroup #Tangerangselatan

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top