Parenting

Mitos atau Fakta: Manfaat Memandikan Bayi dengan Air Dingin

Pernah mendengar nasihat untuk memandikan bayi dengan air dingin? Konon memandikan bayi menggunakan air dingin membantunya tumbuh lebih sehat, kuat dan lebih tahan terhadap serangan penyakit, mitos atau fakta?

Bayi, selalu bergantung pada perilaku orang tua yang merawatnya. Segala kebutuhan makanan dan minuman diperoleh dari sang bunda. Mandi dan mengenakan baju memerlukan bantuan sepenuhnya. Salah memperlakukan bayi bisa berakibat fatal sebab bayi belum mampu menggunakan kata-kata dalam berkomunikasi. Merawat dan mengasuh bayi harus berhati-hati. Bayi hanya bisa menangis jika membutuhkan sesuatu dan kebutuhannya tercurah dalam bentuk tangisan dan jeritan.

Terkadang kita terjebak dalam mitos dan mengabaikan fakta. Kuatnya mitos yang beredar seringkali mengaburkan fakta ilmiah sehingga rancu untuk membedakan hal yang hanya berupa mitos belaka atau fakta yang terbukti membawa manfaat bagi bayi dan berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Beberapa mitos bisa terus dipertahankan untuk dilakukan selama tidak membahayakan sang bayi. Mitos-mitos lain mungkin perlu dipertimbangkan apakah masih perlu dipertahankan terutama jika berpotensi menimbulkan bahaya bagi si bayi.

Mitos memandikan bayi dengan air dingin misalnya. Selama ini beredar mitos bahwa memandikan bayi dengan air dingin membawa banyak manfaat. Konon mandi air dingin akan membantu bayi tumbuh lebih kuat. Bayi yang berpotensi memiliki kesulitan bicara yang gejalanya tampak ketika ia tidak menangis ketika baru lahir dapat distimulasi sering-sering memandikannya dengan air dingin. Kaget ketika dicelupkan dalam air dingin membuat si bayi spontan menjerit dan menangis keras sehingga diharapkan tidak mengalami kesulitan berbicara.

Apakah stimulasi tersebut terbukti secara ilmiah? Sebenarnya hal ini adalah mitos belaka. Bayi justru rentan terganggu oleh suhu dingin. Bayi adalah sosok dalam masa pertumbuhan yang sistem imun tubuhnya belum sempurna. Sedikit gangguan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang serius dan bisa juga berbahaya bagi keselamatannya.

Tips Memandikan Bayi

Memandikan bayi dianjurkan menggunakan air hangat. Bayi tidak tahan terhadap suhu dingin dibandingkan orang dewasa. Air dingin dapat memicu proses metabolisme dan pembakaran kalori pada diri bayi untuk meningkatkan suhu tubuh. Akibatnya kalori yang tersimpan dalam tubuh bayi bisa lebih cepat habis karena digunakan untuk menstabilkan suhu tubuh. Jika hal ini terjadi dalam jangka waktu lama bayi bisa kehabisan tenaga sehingga lebih mudah terpapar infeksi bakteri, jamur, virus sehingga mudah sakit. Lebih bahaya lagi jika bayi mengalami hipotermia. Ketika suhu tubuh terus menurun karena kedinginan bisa saja bayi terkena gejala hipotermia. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dianjurkan untuk menjaga bayi agar selalu dalam kondisi hangat.

Langkah-langkah memandikan bayi yang tepat adalah:

1. Siapkan air hangat dalam bak besar. Rebus air hingga mendidih, siapkan air dingin setengah bak lalu tuangkan air mendidih.
2. Ukur suhu, sesuaikan dengan suhu ruang. Lebih baik jika menggunakan termometer air sebab mengukur panas dingin dengan perkiraan sentuhan tangan kurang akurat. Ukuran “hangat” bagi orang dewasa mungkin masih terlalu panas untuk sang bayi.
3. Letakkan bayi perlahan dalam bak. Satu tangan menyangga bagian punggung, satu tangan lagi memandikannya. Bayi diposisikan bagian atas tubuh agak tinggi. Lebih baik lagi memandikan bayi sesudah ia buang air besar atau kecil untuk mencegah bayi buang hajat ketika dimandikan sehingga harus mengulang proses memandikan yang bisa membuatnya kedinginan.
4. Tak perlu terlalu lama memandikan bayi. Usap seluruh bagian tubuh dengan sabun bayi lalu bilas dengan cepat.
5. Angkat segera tubuh bayi dari air. Keringkan tubuhnya menggunakan handuk bersih dan lembut.
6. Oleskan minyak telon ke daerah perut, dada, telapak kaki sang bayi untuk menimbulkan rasa hangat.
7. Kenakan pakaian yang nyaman, menyerap keringat. Pakaian bayi yang nyaman bisa dikenakan di segala kesempatan. Memberikan kehangatan ketika musim dingin dan tidak gerah ketika musim panas
8. Tambahkan kaos tangan, kaos kaki dan selimut terutama di musim dingin.
9. Setiap pagi ajak bayi untuk berjemur seusai mandi. Hal ini untuk memberikannya kesempatan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Menjemur bayi juga membantu mengaktifkan pro vitamin D dalam tubuh agar ia tumbuh sempurna.

Image source: pexels.com

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Merdeka itu berani beragam dan bekerja sama. Kemerdekaan itu adalah Kerja Bersama.

Dirgahayu Indonesia ke-72. Semoga Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat. Merdeka !

#hutri72 #kemerdekaan72 #kemerdekaanRI72

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top