Gaya Hidup

Meski Hitam ataupun Gemuk, Kamu Cantik Apa Adanya!

Banyak perasaan menahan malu dan sedikit kesal saat banyak orang membicarakan fisik. Jadi saya sering berfikir, kapan saya kurus? Biar gak dipanggil gendut lagi | kapan saya punya kulit putih? Biar gak dipanggil item lagi. Dan banyak lagi ‪#‎fyuhhhh

Ini status seorang sahabat di FB. Doi masih umur 24-an lah yaa… sedang terjebak dalam fase “Quarter Life Syndrome” ahaaiii… alias sindroma umur seperempat abad. Biasaaaaa… lagi asyik-asyiknya ngebanding-bandingin dengan cewek-cewek masa kini, yang kinyis-kinyis dan glowing banget. Apalagi, sahabat saya ini kerja di sebuah institusi yang mana MAYORITAS pekerja cewek berkulit bening, resik, kenyal, plusssss langsing 🙂

Terintimidasi dong. Belum lagi, kalau melihat iklan-iklan yang berseliweran di TV, dimana perempuan cantik itu kudu PUTIH dan LANGSING (atau CEKING cenderung ala-ala model catwalk gitu–yang konon ada yang penderita anorexia dan bulimia–lah ya).

Eh, ada lagi nih. Sahabat saya ini baruuu saja jadi panitia sebuah pemilihan putri-putrian gitu deh. Pesertanya? Nyariiissss seragam. Bodi tinggi menjulang, langsing, kulit putiiiih bersih kinclong tanpa noda, pokoke nyaris kayak hasil operasi plastik ala-ala Korean Stars gitu deh –> maafkan kenyinyiran di paragraf ini, hahaha.

Naaaaah, gegara jadi panitia kontes cantik-cantikan ituuh…. Gegara sering diledekin temen-temen sekantor yang emang rem lidahnya pada blong kabeh… Gegara sering membandingkan dengan bintang iklan di TV… Bisa jadiii… Boleh jadiiii…. Teman saya ini terjungkal dalam jurang minder dan keputusasaan yang tak perlu.

***

Lalu? Sebagai sahabat yang (mencoba dan berusaha) baik, saya hadiahkan tulisan ini buat doi. Tahu Gol A Gong kan? (lah, ini lompatnya jauuuuh banget, abis ngomong cantik2, sekarang bahas Gol A Gong hihihi)

Oke, gini. Saya beberapa waktu lalu ketemu ama penulis “Balada Si Roy” yang fenomenal ini. Anda tahu, ternyata salah satu tangan doi buntung.

Sampai di sini, ada yang masih kaget? Tentu, saya termasuk barisan yang kaget luar biasa. Jadiii… si penulis membahana itu tangannya cuma satu? Dan, dia TERUS MENULIS? Yoi my friends. Anda tahu, Mengapa dan Bagaimana seorang Gol A Gong bisa termotivasi untuk terus menulis? Sebuah kalimat penuh semangat yang tercuat dari bibir ayahandanya. Ini yang membuat semangat Gol A Gong terus menyala-nyala.

Di bawah ini adalah quote Gol A Gong yang selalu (berusaha) saya sematkan dalam dada.

“Anda tahu, tangan kiri saya buntung? Nah, ada ceritanya. Waktu saya berumur 11 tahun, saya dan teman-teman bermain di dekat alun-alun Kota Serang. Saat itu sedang ada tentara latihan terjun payung. Saya menantang kawan-kawan untuk adu keberanian seperti seorang penerjun payung. Uji nyali itu dilakukan dengan cara loncat dari pohon di pinggir alun-alun. Siapa yang berani meloncat paling tinggi, dialah yang berhak menjadi pemimpin di antara mereka. Saya memang nekat, dan terjadilah kecelakaan yang menyebabkan tangan kiri saya harus diamputasi. Apa yang dikatakan ayah saya? “Kamu harus banyak membaca dan kamu akan menjadi seseorang dan lupa bahwa diri kamu itu cacat”.

Get the point? Lakukan sesuatu yang memang menjadi HOBI dan KEKUATAN kamu, sehingga kamu akan lupa bahwa (boleh dibilang) kamu punya sesuatu yang kamu anggap sebagai KEKURANGAN diri kamu. Saya nggak bilang kalau gendut dan hitam itu sebuah kekurangan loh ya. Justru gendut itu kelebihan. Kelebihan lemak, maksudnya, hohohoooo…. ini ceritanya curcol, karena sayapun (sampai detik ini) juga obesitas 😛

Tapiii, gini lo. Kalaupun si A menganggap Gendut dan Hitam adalah AIB, maka cari KELEBIHAN diri kita yang bisa membuat kita LUPA akan AIB itu.

Sahabat saya ini amat sangat jago fotografi. Wuiiih, kalo lihat koleksi foto yang ia pajang di blog, instagram dan akun FB-nya, dijamin, kita bakal mupeng banget untuk bisa berkunjung ke destinasi itu. Sahabat saya ini orangnya gampang bersosialisasi. Baru sebulan ngantor, temannya udah bejibun. Buanyaaaak banget. Sahabat saya ini organisatoris yang lumayan oke. Doi pernah mengkoordinir beberapa manusia untuk ikut dalam OPEN TRIP. Waaah, hebat kan???

Jadi…. jadii….. mengapa masih harus memikirkan kulit (yang kita anggap) HITAM dan bodi yang (menurut kita) GENDUT? Mengapa kita enggak berfokus saja pada TALENTA yang kita punya? Kembangkan sedemikian rupa, supaya bisa bermanfaat untuk sesama, bisa jadi sumber pendapatan juga kan?

***

Di akhir postingan ini, saya comot salah satu komentar rekan sekantor (cowok, ganteng, wajah ala-ala artis gitu deh) yang memberikan komentar sangat positif buat sahabat saya. 🙂

kamu cantik apa adanya kamu mb…..kalau mb putih jadi beda gimanaaa gitu ….

Wiiiiiinggssssss…. Langsung terbang melayaaaang deh 🙂 O iya, tahu Tara Basro kan? Doi kulitnya eksotis gitu kan? Eh, si ganteng Arifin Putra (sempat) terkiwir-kiwir ama doi looo heheheh 🙂 Dan doi jadi bintang iklan produk kecantikan juga kan? Hebaaat!

Cintai Diri Kita Apa adanya….!!

I’m Beautiful No Matter What They Say…

Words can’t Bring Me Down….

I am beautiful in every single way.

Yes, words can’t bring me down…

Oh no. So don’t you bring me down today.

(“Beautiful” by Christina Aguilera)

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • @Regrann from @scoty_and -  Alhamdulillah dapat cashback 1 juta dari @cgv.id
@ifisinema
Dan @mygenerationfilm salah satu dari 50 orang loh. --------.
Memang salut dengan mbak @upirocks sebagai sutradara, semua pandangan negatif orang - orang mulai dari cover hingga trailer film terbantahkan dengan menonton langsung @mygenerationfilm
.
Film besutan @ifisinema dan ditayangkan @CGV.ID Transmart Pekanbaru ini memang layak ditonton. Semua yg diungkapkan melalui film ini..
nyata. Potret kehidupan, tingkah laku anak muda zaman now memang berbeda dari zaman saya dulu. Lebih kompleks lebih hati - hati.
.
Selain itu film ini juga mengajarkan orang tua untuk lebih memperhatikan anak anaknya. Orang tua yang terlalu sibuk bekerja, terlalu memaksakan kehendak pada anak hingga kecurigaan yg tak ada habisnya. Semua di rangkum dalam film ini.

Bahkan di film ini, sisi persahabatannya lebih erat. Lebih lekat..
Pesan moral yg tentu saja sangat baik. Semua ada sebab dan akibat.
.
Walau saya belum memiliki momongan, namun film ini mampu memberikan pencerahan dalam menyingkapi membesarkan dan mendidik anak nanti. Sehingga bisa lebih baik dan lebih bahagia. Yap.. mencegah lebih baik dari pada mengobati.
.
Jadi saya sarankan kamu nonton film #mygenerationfilm ini agar setidaknya kamu bisa paham bahwa seorang anak juga ingin didengar pendapatnya. Btw film ini ada bagian lucunya jg haha, dan yg lebih lucu.. saya sendiri kayanya yg berumur diatas 30 di studio tadi. Lainnya anak muda semua.

#MyGenerationCGV50juta #SeruBarengCGV #yuknontonsatusekolah #cgvtransmartpekanbaru  #myGeneration #cgvpekanbaru

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top