Digipreneur Scale up

#SMESCODIGIPRENEURDAY, Menyiapkan UKM Go Global Melalui Digital Promotion

ahmad rafik, owner alls scarf

UKM disebut mampu menjadi lokomotif kemajuan perekonomian Indonesia. Era digital memberikan ruang yang luas bagi UKM untuk berkembang menuju pasar global.

Tajudin Maulana,  seorang pengusaha yang kreatif dan inovatif. Ia menciptakan  celana sarung yang unik dengan brand Tajmaul yang merupakan  singkatan dari namanya sendiri. Awalnya Tajudin  sering melihat  orangtua memakai celana sarung. Bagaimana jika celana sarung itu sehari-hari bisa  dipakai anak muda  dan terlihat trendy? Mengusung tagline, ‘depan sarung, belakang celana’. “Celana sarung ini praktis, tidak perlu digulung, antiribet,” kata Tajudin dalam  sesi pertama SmescoDigipreneurDay pada 18 Juni 2016 di Galeri Indonesia Wow, Smesco Indonesia.

Tajudin sempat bekerja sebagai  karyawan pabrik  elektronik di Cibitung selama 15 tahun. Ia sadar tidak akan bertahan lama bekerja. Berbekal uang pesangon yang cukup pada 2012 Tajudin memulai bisnis ini dibantu tiga karyawan. Meskipun tidak memiliki keahlian menjahit, Tajudin bersyukur karyawannya memahami keinginannya. Semua pekerjaan dari pemilihan bahan, desain kotak, sampai manajerial keuangan masih dikerjakan sendiri oleh Tajudin.

tajudin maulana

Dipandu oleh founder MB Communication – Indoblognet, Kartina Ika Sari, Tajudin Maulana memaparkan perjalanan bisnisnya memproduksi celana sarung.

Pembeli pertama produknya adalah  teman-teman satu pabrik. Itupun  masih satu ukuran dan bahannya sederhana. Awalnya sulit menjual celana sarung. Hingga setiap pameran, ia mendemokan cara menggunakan celana sarung. Dari sekadar lewat, pengunjung melihat, memegang, melirik, dan akhirnya membeli.

“Banyak orderan sejak kami dikirim oleh Smesco untuk pameran di Makassar,” tutur Tajudin yang mengaku di ajang SmescoDigipreneurDay ini untuk pertama kalinya menjadi pembicara.

Celana sarung Tajmaul sudah dikenakan suami penyanyi Krisdayanti, Raul Lemos. Selain itu Ustadz Kembar mendatangi toko Tajudin. Mereka  menawarkan diri untuk memakai produk itu di sebuah acara di salah satu stasiun televisi selama satu bulan. Celana sarung Tajmaul juga diliput majalah Franchise. Tajudin dibuat semakin terharu setelah produknya lolos masuk Smesco. Sebelum menjadi binaan Smesco, Tajudin adalah binaan Sudin Jakarta. Tajudin menyampaikan, kelebihan produknya adalah bahannya dari kain sarung lokal yang diambil di Parung dan jahitannya dijamin lebih bagus. “Memang harganya lebih tinggi dari pasaran,” kata Tajudin yang beristrikan wirausaha mukena.

tajudin maulana

Tajudin Maulana memamerkan bagaimana cara ia memperkenalkan produk sarungnya yang kala itu terbilang unik.. Kok seperti perempuan ?” kenangnya.

 

Selain memasarkan produknya secara offline, celana sarung Tajmaul juga dipasarkan di website, Facebook, Twitter, dan Instagram. Ingin dikenal dunia mendorong Tajudin mempromosikan produknya di salah satu marketplace. Celana sarung Tajmaul ini ramai dipesan pada bulan-bulan tertentu. Seperti Ramadhan tahun ini dengan pesanan sebanyak 1.000 pieces. Tajudin mengaku cukup kewalahan memenuhi pesanan tersebut.  Sebab karyawannya hanya mampu menyelesaikan 20 pieces setiap harinya. Bahkan ada pesanan yang tak bisa dipenuhinya. Oleh karena itu tahun depan ia akan akan menambah satu karyawan dan satu mesin. “Saya juga mau berinovasi dengan kain tenun supaya  orang tidak bosan,” kata Tajudin yang setiap bulan mampu menghasilkan 500 pieces celana sarung.

Celana sarung Tajmaul dijual dengan harga Rp 150 ribu dan Rp 170 ribu. Tajudin membuka jalur reseller. Untuk produk dengan harga Rp 150 ribu jika membeli  tiga pieces @Rp 140 ribu, lima pieces  @Rp 125 ribu,  dan 12 pieces @Rp 110 ribu. Jangkauan produk Tajmaul selain ke daerah di Indonesia, juga  Korea, Malaysia, dan Brunei. Ternyata celana sarung Tajmaul ini banyak dipakai kaum ibu, khususnya  PNS. Celana sarung itu dipadankan dengan  kebaya encim. Melihat perkembangan bisnis Celana Sarung Tajmaul, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM, Ahmad Zabadi sangat senang. “Peran Smeso memang selain memasarkan produk UKM berkualitas baik ke berbagai pameran di dalam dan luar negeri, juga terus mendorong UKM agar berinovasi dan meningkatkan kualitas. Tim kurator kami secara berkala mengkurasi mutu produk UKM yang masuk ke Smesco,” ungkap Zabadi.

Keberkahan

Sesi kedua SmescoDigipreneurDay menghadirkan owner All’s Scarf Ahmad Rafik. Ide dan kreasi bisnisnya berasal dari sang istri. Dalam pandangan Ahmad, pangsa pasar hijab masih bagus. Dalam membuat produk, menurut Ahmad, harus bermanfaat untuk orang lain dan dibutuhkan pasar. Persaingan perdagangan di Indonesia sangat tajam. Pengusaha yang pintar harus mampu membuat strategi dalam memasarkan produknya. Pengusaha yang  ingin berkembang atau  bertahan dalam persaingan harus mampu menciptakan barang atau jasa berkualitas tinggi dengan harga yang memadai.

Talkshow Tantangan dan Gurihnya Berbisnis Hijab ala All's Scarf (Siasat Hijab All's Scarf Go Global Market)

Talkshow Tantangan dan Gurihnya Berbisnis Hijab ala All’s Scarf (Siasat Hijab All’s Scarf Go Global Market)

Syarat yang harus bisa dipenuhi pengusaha dalam persaingan adalah  berusaha menciptakan konsumen baru dan mempertahankan konsumen yang sudah ada. Konsumen dihadapkan pada berbagai pilihan produk yang sejenis. Perbedaan antara produsen satu dan yang lain adalah segi kualitas, harga, dan promosi. Tiga unsur ini saling terkait. Konsumsi antara pria dan wanita, lebih besar wanita. Ahmad melihat wanita yang berhijab jarang diperhatikan dalam hal stylish dan keindahan. “Saya berpikir  mencoba membuat suatu bentuk hijab dengan versi modern dan  syar’i,” kata Ahmad, lulusan Magister Manajemen BSI Bandung.

Jenis pemasaran All’s Scarf yang digunakan Ahmad adalah offline dan online. Offline melalui  showroom di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Jamak dijumpai banyak penipuan di penjualan online. Transfer sejumlah uang tapi barang tidak datang. Untuk mencegah hal tersebut, Ahmad membangun showroom. Dengan demikian pembeli yang ingin mengajukan keluhan bisa melaporkan ke kantor atau via telepon.

hijab allsscarf

Selain berjualan di bazaar, ajang tersebut dimanfaatkan untuk berpromosi. Selain itu Ahmad melakukan titip jual di butik dengan  pemasaran yang cukup bagus dan website seperti Zalora atau Hijup. Brand Zalora dipandang Ahmad lebih besar dibanding brand All’s Scarf. Ahmad menilai cara tersebut otomatis membuat nama Alls’s Scarf terangkat. Pembayarannya menggunakan sistem bagi hasil. Otomatis tingkat keuntungannya lebih kecil dibanding toko atau website sendiri. Sementara itu jenis pemasaran online melalui website, Facebook, Twitter, dan Instagram. Tujuannya memberi informasi secara berkala kepada pelanggan tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak dan mudah diakses melalui smartphone salah satunya.

Ahmad menilai, media sosial tidak bisa dijadikan tempat transaksi, berbeda dengan website. Media sosial yang sifatnya lebih personal dapat menjadi wadah berkomunikasi antara penjual dan customer, seperti Line, BBM, atau Whatsapp. Melalui Youtube, Ahmad dapat memberikan tutorial penggunaan hijab. Semuanya dikupas tanpa customer bertatap muka dengan penjual. Ada beberapa keuntungan pemasaran secara online,  pertama, tanpa batas waktu. Pemasar tidak perlu khawatir waktu yang tepat untuk memasarkan produk. Kapanpun kita bisa memasang iklan  online. Kedua, tanpa batas tempat.  Kita dapat memonitor dan memantau penjualan  via smartphone,  tidak perlu  berkunjung ke toko. Lebih cepat dalam mendapatkan informasi sehingga  tak butuh waktu lama dalam memberikan  keputusan. Ketiga, efisiensi biaya operasional, dibandingkan biaya iklan di media offline, biaya iklan di media online lebih terjangkau. Pemasaran sistem online  lebih tertarget dibanding offline. Keempat, kemudahan dalam pengelolaan sumber daya manusia yang mudah dan sederhana.

hijab alls sacrf

Ahmad sempat mensponsori  Fatin saat menjadi  finalis X Factor Indonesia dengan All’s Scarf. Setelah Fatin menang, ia tak sengaja berjalan-jalan ke Pasar Tanah Abang. Banyak ditemui hijab yang pernah dipakai Fatin. Namanya bukan All’s Scarf, melainkan  jilbab Fatin.

Ahmad berpesan, seorang marketer dalam berpromosi sebaiknya tidak hanya mendapatkan calon pembeli, juga mencari ridho  Sang Pencipta. Jika demikian, tidak hanya  transaksi yang didapat juga keberkahan. Seorang marketer muslim sebaiknya tidak melakukan tipu daya dan tidak menyebar aib dagangan orang lain.

“Saya ikhlas, rejeki itu tidak akan tertukar,” tutur Ahmad yang juga berprofesi sebagai dosen.

Produksi All’s Scarf dikerjakan di  konveksi Ahmad di Jakarta. Bila jumlah pesanan besar, ia melempar ke makloon di Bandung. Sementara bahan baku diperoleh di Bandung dan Cipadu. Dalam memilih makloon, Ahmad punya cara tersendiri. Sebelum menjahit, biasanya ia meminta penjahit membuat beberapa  sampel. Dari sampel itu terlihat  cara menjahit dan  desainnya. Kalau kurang cocok, tidak dilanjutkan. Kalau hasilnya bagus, akan diberi stock yang lebih besar. Ahmad menyampaikan, saat ini banyak artis berjualan. Bagaimana caranya kita yang bukan artis, belum punya brand ambassador bisa tetap eksis di kancah perdagangan?  Bagaimana caranya kita  membuat keunikan dari model hijab? “Produk saya ini beda sehingga orang merasa yang punya model ini hanya All’s Scarf. Ini keuntungan sekaligus strategi,” ujar Ahmad yang hobi fotografi.

ahmad rafik, owner alls scarf

Ahmad Rafik bersama pemenang live twitt competition dan penanya terbaik yang mendapatkan hadiah hijab Alls Scarf dan tali sepatu lazylace.

Awal usahanya yang dimulai pada 2012, Ahmad menggunakan metode offline. Perputaran penjualan tidak hanya di Jakarta, juga di luar Jawa seperti Sumatera dan Kalimantan bahkan luar negeri. Otomatis brand All’s Scarf sudah terbentuk. Setelah itu ditopang dengan metode online. Istri Ahmad juga bergabung dalam komunitas hijabers dan komunitas lain seperti Tangan di Atas yang membuat  nama All’s Scarf semakin dikenal.

Kolaborasi

Digital Practitioner Bdigital Andi Silalahi menyampaikan, kita harus mengedukasi pasar karena metode pembayaran di Indonesia masih semi offline. Selain itu kita harus membantu perekonomian negara, seperti Jerman yang maju karena memberdayakan UKM. China hanya butuh 10 tahun untuk mencapai posisi saat ini. Bagaimana cara meningkatkan ekpor? Pastikan website Anda muncul di halaman pertama Google sehingga memperluas jangkauan. Bayangkan jika kita harus membuka cabang di luar negeri. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk ekspor. Tidak perlu membuat perusahaan besar untuk ekspor. Semua itu bisa dilakukan bersama digital. Bandingkan dengan biaya membuat website. “Google itu kumpulan indeks yang tak ubahnya Yellow Pages,” kata Andi.

kiri ke kanan: moderator, Digital Practitioner Bdigital Andi Silalahi, Cofounder Bdigital Jose Ricardo Santos, Direktur Bisnis dan Marketing LLP-KUKM Bagus Rahman, Nathan Roestandy dari Zulu, dan Cofounder Apana.id Rubie Limpoyie

kiri ke kanan: moderator, Digital Practitioner Bdigital Andi Silalahi, Cofounder Bdigital Jose Ricardo Santos, Direktur Bisnis dan Marketing LLP-KUKM Bagus Rahman, Nathan Roestandy dari Zulu, dan Cofounder Apana.id Rubie Limpoyie

Mengapa banyak pebisnis belum memiliki website? Mahal? Tidak punya waktu? Gaptek? Apa solusinya? Benarkah harga website mahal? Bdigital memiliki solusinya. Aset paling mahal di dunia digital adalah website. Pertumbuhan ritel menjadi jantung perekonomian Indonesia. Di kiri dan kanan kita banyak produk yang siap diekspor. Di era digital ini bukan kita yang mencari customer, melainkan customer yang mencari kita. Konten itu tidak sekadar produk. “Jangan lupakan komunitas,” tutur Andi.

Pembicara lainnya, Cofounder Apana.id Rubie Limpoyie menyampaikan, kreativitas orang Indonesia bagus bahkan diakui di luar negeri tapi kurang dihargai oleh pemerintah Indonesia sendiri. Sementara Nathan Roestandy dari Zulu menciptakan helm yang dilengkapi bluetooth. Menurutnya Instagram adalah alat yang tepat untuk tes pasar. Selama ini Zulu menjual produknya melalui Instagram dan komunitas motor. “Pembeli mengetahui produk Zulu dari mulut ke mulut,” kata Nathan.

rubie lampoyie

Rubie Lampoyie, Co Founder Apana.id saat menyerahkan hadiah berupa tali sepatu Lazylace dan sajadah kepada pemenang live twitt competitiion.

Rubie menilai, blog di Indonesia sedang berkembang. Hal tersebut bisa dijadikan sarana membangun engagement. Brand butuh bahasa yang netral. Maka bangun blog Anda dengan content. Saat ini tengah dikembangkan roadmap ecommerce Indonesia. Perlu ada perubahan mindset. Direktur  Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi memandang peran Smesco sebagai jembatan bagi akselerasi UKM yang memiliki produk berkualitas di Smesco untuk tampil maksimal. Beliau memberikan apresiasi terhadap antusiasme dan keterlibatan digitalpreneur dan netizen dalam kegiatan SmescoDigipreneurDay. Kolaborasi ini diharapkan dapat membangkitkan inspirasi di kalangan digitalpreneur untuk memajukan produk UKM.

Pawoon, Aplikasi Kasir Online, Solusi Praktis Manajemen Keuangan UKM

Pawoon adalah aplikasi kasir online berbasis cloud server yang didirikan pada 2014. Pawoon merupakan produk lokal karya anak bangsa yang menawarkan user experience. Awalnya Pawoon merupakan program akselerasi yang diadakan oleh Indosat, IDEABOX. Aplikasi Pawoon dibuat untuk membantu UKM dalam manajemen keuangan, persedian barang, dan Customer Relation Management (CRM). CRM adalah keunggulan Pawoon yang memungkinkan terjalinnya komunikasi antara merchants dengan pelanggan yang akan meningkatkan customer engagement.

Melalui aplikasi Pawoon diharapkan pelaku UKM mendapatkan keamanan keuangan mereka karena setiap transaksi tercatat, monitoring persediaan barang secara berkala sehingga dapat melakukan perencanaan pembelian dengan baik, serta memungkinkan analisis penjualan seperti konsumen yang melakukan pembelian berulang dan analisis pola penjualan. Tak hanya itu, Pawoon memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memantau operasional bisnis per hari, per minggu, dan seterusnya. Pemilik bisnis dapat mengetahui statistik produk, barang yang laku, jam ramai pengunjung, sampai menentukan strategi penjualan yang lebih jitu.

pawoon pos

Febriyan Lukino, project leader MB Communication – Indoblognet saat memandu diskusi dengan Chief Marketing Officer, Opid Adisuryo.

Kelebihan Pawoon, dapat diunduh di Google Play. Hadir dengan panduan bahasa Indonesia yang memudahkan pengguna dalam memakai layanan. Selain itu sistem operasionalnya sangat sederhana. Pawoon sudah mengembangkan kerja sama dengan aplikasi pembukuan nomor satu di Indonesia, Zahir. Dengan demikian memungkinkan UKM memiliki laporan keuangan sebagaimana dibutuhkan sebagai syarat minimal pengajuan kredit ke bank. Saat ini Pawoon telah mengembangkan kerja sama dengan Bank Mandiri.

Layanan yang dihadirkan Pawoon telah disesuaikan dengan kebutuhan masa kini. Selain data transaksi penjualan, Pawoon dilengkapi fitur inventory management sehingga pemilik bisnis tidak perlu khawatir akan terjadinya potensi kecurangan yang dilakukan karyawan. Target pengguna Pawoon adalah pelaku bisnis, dari sektor UKM hingga yang bergerak di skala menengah seperti bidang ritel, waralaba, F&B, sampai fashion. Targetnya pada akhir 2016 ada 10 ribu pengguna Pawoon.

pawoon pos

Founder Pawoon Ahmad Gadi saat menjelaskan kelebihan Pawoon kepada Direktur Bisnis dan Pemasaran LLP KUKM, Bagus Rachman.

 

 

Ignasia

Saya Ignas, hobi membaca dan menulis. Bagi saya, setiap hari adalah kesempatan baru untuk mempelajari hal-hal menarik.

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Ini Video Versi Layanan Masyarakat untuk Anti Drugs Campaign. Supported BNN dan MB Communication

Kalau temen-temen punya cerita, ide seru dan bikin video masih bisa ikutan lombanya yah. Cek hastag
 #IniCaraGueCegahNarkoba
Teman-teman bisa Minta Tolong Subscribe, Share dan komen yah.

Share boleh di Instagram, twitter dan FB
Linknya :

https://youtu.be/zOCgnf66Hik

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top