Kesehatan

Menjaga Kebugaran Di Sepanjang Usia

 

Kira-kira 8 tahun yang lalu saya mempunyai keluhan pada kaki sebelah kanan. Tepatnya di telapak kaki. Kalau berjalan seperti ada duri yang tajam saya injak. Sehari dua hari saya masih coba bertahan karena saya pikir mungkin tidak terlalu serius. Tapi di hari ketiga saya sudah tidak kuat lagi karena rasa nyeri itu sudah sangat mengganggu dan menyakitkan sekali. Beberapa tetangga yang melihat jalan saya terpincang-pincang sempat bertanya. Setelah saya jelaskan, ada yang memberi kesimpulan kalau saya kena asam urat atau kolesterol. Mereka menyarankan untuk minum obat ini itu yang namanya hampir tiap hari muncul di layar televisi. Tentu saja saya tidak menuruti saran mereka. Karena di samping saya tidak pernah mempunyai keluhan penyakit semacam itu, saya tidak mau sembarangan minum obat.

Di hari ke empat saya “nekad” pergi ke dokter langganan keluarga yaitu dokter Bambang. Karena sudah tidak kuat menahan sakit meskipun pada kaki kanan saya tersebut tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan ada sesuatu yang janggal. Misalnya bengkak atau warna merah kehitaman. Saya katakan “nekad” karena saya jarang ke dokter. Kalaupun terpaksa harus minum obat, biasanya karena asam lambung saya kambuh. Paling banter cuma beli obat yang di jual bebas di apotik.

menjaga kebugaran tubuh

Saya bercerita panjang lebar tentang awal sakit itu muncul kepada dokter Bambang, serta menjawab beberapa pertanyaan lainnya. Kemudian dokter memeriksa perut, tenggorokan, mata dan tensi saya. Semua normal dan tidak ada masalah kata dokter. Ketika saya menanyakan apa ada kemungkinan terkena asam urat atau kolesterol, jawab dokter Bambang sungguh di luar dugaan saya.

“Ibu hanya kurang banyak bergerak saja. Cobalah sekali-sekali menggantikan tugas pembantu di rumah. Karena banyak manfaatnya bagi tubuh dan itu lebih baik ketimbang duduk manis. Akan membuat otot tubuh lama-lama melemah. Dan sementara ini jangan memakai pakaian yang ketat seperti celana panjang berbahan jeans. Bahan pakaian yang ketat tidak bagus untuk peredaran darah di samping juga menghambat aktifitas…”

Masih setengah melongo mendengar diagnosis dokter Bambang yang cukup simpel itu. Kedengarannya sangat sepele tapi kita tidak menyadari ternyata efeknya cukup serius bagi kesehatan.

Begitupun ketika kita menyadari usia yang semakin bertambah, kadang membuat rasa capek itu semakin sering terasa dan cepat datang. Akhirnya kita memanjakan badan dengan mengurangi aktifitas atau bahkan lebih menikmati dengan bermalas-malasan. Padahal itu justru akan membuat badan jadi tidak sehat. Semakin tambah usia, justru kita harus banyak bergerak untuk menstabilkan tulang dan persendian. Sebenarnya saya pribadi menyadari kalau kita menghabiskan waktu dengan hanya berpangku tangan justru akan membuat tubuh di huni banyak penyakit. Terutama ketika usia sudah menginjak 45 tahun ke atas.

Sejak saat itu, saya selalu mengingat nasehat dan berusaha menjalankan saran dari dokter Bambang. Karena saya adalah orang yang tidak suka menghabiskan waktu di luar rumah, walaupun itu ke salon atau ke pusat kebugaran (kecuali ke mall hehehehe). Tapi saya berusaha melakukan olah badan rutin setiap hari, meskipun sekedar jogging atau bersepeda ria di seputar kompek perumahan. Selebihnya, saya membeli dvd senam atau mengikuti program senam yang di putar di beberapa stasiun televisi. Biasanya saya lakukan sebelum atau sesuah mengerjakan tugas rutin rumah tangga. Karena kegiatan itu berjalan rutin selama hampir beberapa tahun, sehingga membuat saya hapal.

menjaga kebugaran tubuh

Ketika masih menjadi orang kantoran, saya termasuk orang yang lebih suka menghabiskan hari libur atau mengisi waktu senggang di rumah saja. Berkutat di dapur untuk membuat masakan kesukaan anggota keluarga. Tapi sejak 7 tahun yang lalu, ketika saya sudah tidak bekerja lagi. Banyak waktu senggang yang bisa saya isi dengan berbagai macam kegiatan.

Kurang lebih setahun yang lalu, saya di tunjuk menjadi ketua PKK di kampung. Kemudian saya mempunyai ide untuk mengajak warga melakukan senam setiap hari minggu pagi. Tentunya saya yang memimpin karena dengan seringnya melakukan senam di rumah jadi hapal gerakan-gerakan senam yang ada di dvd maupun televisi. Awalnya hanya beberapa orang yang tertarik untuk ikut. Kemudian saya mengajak beberapa perusahaan yang pernah menjadi relasi waktu saya masih bekerja, untuk menyumbangkan produk sebagai sponsor kegiatan senam itu. Akhirnya, lama-lama banyak juga warga yang tertarik untuk ikut. Dan sekarang senam sudah menjadi kebutuhan bagi warga di kampung saya.

Saya sendiri mempunyai kiat supaya badan bugar setiap hari dengan rutin melakukan 5 pola yaitu :

  1. Tidur yang cukup.

Pola tidur yang sehat adalah dari jam 9 malam sampai jam 6 pagi. Kita membutuhkan jam tidur yang normal sekitar 8-9 jam.

  1. Makan yang teratur.

Minimal 3 kali dalam sehari dengan menu yang sehat. Seperti 4 sehat 5 sempurna. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran karena akan membantu menambah nutrisi yang alami untuk tubuh.

  1. Rutin berolah raga.

Karena olahraga sangatlah penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan menjaga tubuh kita tetap bugar.

  1. Jauhi rokok dan minuman beralkohol.

Karena bisa merusak organ-organ tubuh kita.

  1. Minum air putih minimal 8 gelas perhari.

Saya jadi ingat ibu saya yang Oktober kemarin sudah menginjak usia ke 73 tahun. Tapi hari-hari beliau tidak pernah sepi dari segala macam kegiatan. Di samping memang sudah aktif berorganisasi sejak muda, ibu tidak suka kalau ada waktu luang. Segala macam kegiatan diikuti mulai menjadi pengurus pengajian, perkumpulan senam, wanita pengusaha sampai partai politik. Itupun masih di tambah memimpin sekolah PAUD dan TK yang didirikan sendiri. Kami putra putrinya kadang merasa ada kekhawatiran mengingat kegiatan beliau sepertinya tidak pernah berkurang tapi malah bertambah. Setiap kali kami menyarankan untuk mengurangi kegiatannya, jawabannya adalah “semua kegiatan itu membuat ibu merasa sehat, karena dijalani dengan senang dan bahagia”.

Dan itu memang sudah beliau buktikan dengan stamina yang selalu sehat dan bugar. Alhamdulillah, ibu saya tidak pernah mengalami sakit yang serius. Hanya sesekali flu atau batuk yang menjadi tanda bahwa sudah waktunya mengurangi aktifitas untuk beristirahat. Ibu juga tidak mempunyai pantangan apapun dalam hal makanan dan minuman. Dengan olah raga rutin terutama jalan serta senam, kegiatan yang banyak dan yang pasti selalu aktif bergerak. Membuat beliau tidak khawatir dengan semua asupan makanan dan minuman yang pasti bisa berimbang dengan aktifitas yang dijalaninya.

Kesimpulan yang bisa kita petik dari 2 pengalaman yang saya ceritakan tersebut di atas adalah, menjalani gaya hidup aktif bergerak ternyata sangat membantu membuat awet muda. Baik secara lahir dari mulai wajah, kulit sampai badan. Tapi juga awet muda secara batin. Maksudnya :

  1. Aktif bergerak.

Cara yang tepat memang harus rutin melakukan kegiatan olah raga untuk menjaga kebugaran dan memacu kita untuk selalu aktif bergerak. Hasil yang lebih baik akan dirasakan jika kita bisa menjadwalkan secara rutin. Namun kalau alasannya tidak punya waktu, tidak punya tempat dan alat khusus, kita masih dapat melakukannya di rumah. Contoh sederhana yang diberikan oleh dokter Bambang adalah mengerjakan tugas rumah (sekali-sekali menggantikan tugas asisten rumah tangga). Bisa juga dengan memanfaatkan hobi seperti hobi mendengarkan musik bisa sambil senam di dalam kamar.

Sedangkan cara lain untuk menyiasati lebih sederhana adalah dengan melakukan aktifitas berjalan kaki. Banyak manfaat juga yang bisa diambil antara lain :

– Bisa menurunkan dan menstabilkan berat badan

– Menghindari depresi

– Dan masih banyak keuntungan yang lain seperti mencegah beberapa penyakit yaitu stroke, kencing manis, encok lutut dan osteoporosis

  1. Mengisi waktu dengan aktif melakukan kegiatan yang menyenangkan.

Ternyata melakukan kegiatan yang menjadi hobi atau kesukaan, tidak hanya mendatangkan rasa bahagia. Namun juga membuat sehat lahir dan batin. Karena rutinitas tersebut tidak disadari akan membuat menjadi aktif sepanjang hari. Jadi, jangan pernah melarang orang tua kita (termasuk juga kakek nenek) kalau mereka ingin menyibukkan diri. Karena itu justru obat yang sangat mujarab untuk membuat badan mereka lebih fit. Beri semangat dan dukungan dalam menekuni kegiatan yang mendatangkan aura positif bagi kesehatan dan kehidupan mereka. Sebaliknya, ketika kita menikmati sisa-sisa usia dengan hanya duduk berpangku tangan. Tanpa aktif bergerak dan tanpa kegiatan, akan mempercepat proses penuaan, seperti pikun dan gerakan yang lamban serta lemah.

Demikianlah pengalaman saya dalam menjalani pola hidup sehat, terutama ketika usia sudah mendekati senja. Semoga bermanfaat.

Salam sehat.

Mbak Avy

Ibu - Istri - Blogger - Kompasianer dari Surabaya. Project leader Indoblognet- Regional Jawa Timur

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Assalamu'alaikum sahabat Indoblognet 😀
.
Selamat tahun baru Islam, 1 Muharram 1439 H ❤❤❤
.
Semoga di tahun ini kita bisa menjadi manusia yang lebih baik, lebih banyak memperoleh keberkahan, dan kesuksesan, Aamiin Ya Allah Ya Rabbal'alamin
.
#indoblognet #mbcommunication #islamicnewyear #muharram1439 #menjadibaik

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top