Branding

Menilik Strategi Promosi Abon Jambrong Unia

abon jambrong unia

Abon Jambrong Unia? Apa yang terkesan di benak Anda ketika mendengar nama Abon-Jambrong-dan Unia ?..Jujur, ketika owner Abon Jambrong menawarkan kepada saya mengerjakan promosi di social media tentang penganan ini  awal September 2014, agak bingung. Saya belum berpengalaman megang brand penuh, apalagi ini produk baru dan anti mainstream pula ehheh.  Mengapa ? Pertama, soal persepsi “abon”. Yang terbayang dan sudah demikian populer dipersepsikan masyarakat kita adalah, rasanya yang manis. Sedangkan Abon Jambrong Unia berasa asin-pedas.

Kemudian, Jambrong…sempat mengernyitkan dahi..Jambrong ? mahluk apakah itu…Dan, baru tahu, kalau Jambrong itu rupanya nama ikan asin.  Kalau di abang-abang penjual ikan asin, lebih ngetop dikenal sebagai ikan bulu ayam. Bentuknya mirip cecak gitu. Konon, ikan ini banyak ditemui di perairan Depok, yang bukan kebetulan pernah ditinggali oleh owner Abon Jambrong, Mas Okto Melandana dan istrinya yang cantik, Mbak Nia. Nah, nama Unia itu didedikasikan menjadi nama brand menjadi ‘Uni Nia”  Unia –yang punya leluhur dari Sumatera Barat. Hmm..pantaslah rasa abonnya ala balado gitu..

Lah, kenapa jadi abon..? kembali lagi pertanyaan awal. Simple sih menurut Mas Dana-sapaan akrab Okto Melandana, karena orang udah tahu abon…dah itu aja.  Abon itu kan dikenal sebagai makanan pelengkap  menu. Kiranya begitulah imej yang ingin dibentuk yaitu sebagai makanan pelengkap, biar timbul nafsu makan. Apalagi ikan asin, penggairah makan.

abon jambrong, mas dana 2membuat abon jambrongpengemasan abon jambrong unia

Agar lebih pas brandingnya lagi, orang tentunya pengin tahu, darimana sih aslinya penganan ini dibuat. Ya, karena pasangan suami istri ini menemukan nostalgianya pada ikan asin Jambrong di Depok, maka dijulukilah Abon Jambrong Unia sebagai makanan asli Depok atau oleh-oleh khas Betawi.  Kabar gembiranya lagi nih yang menguatkan citra Abon Jambrong Unia  sebagai oleh-oleh Betawi, usut punya usut menurut Bang Aswi – blogger Bandung yang asli Betawi pernah meriset, kalau jawara Betawi, Bang Pitung itu  ternyata penyuka ikan asin Jambrong. Hehhhe…seperti kebetulan saja.

Diskusi demi diskusi kami terus sinergikan untuk menemukan bentuk dan formula yang tepat dalam membrandingkan Abon Jambrong Unia . Dari sisi harga, tidak terlalu murah, dikenai Rp 25 ribu per pack seberat 130 gram (sekarang Rp 30 ribu).  Harga yang ramah di kantong masyarakat menengah. Mas Dana yang juga seorang analis keuangan dan aktif menjadi coach (konsultan Sumber Daya Manusia)  memetakan segmen konsumen Abon Jambrong Unia diantaranya karyawan  yang suka membawa bekal dari rumah, mahasiswa yang ngekos, traveller, backpacker dan ibu rumah tangga yang tidak selalu memasak tiap hari atau yang ingin serba praktis alias tidak mau repot.

Website www.abonjambrongunia.com dan sejumlah blog gratisan sudah dipersiapkan untuk “meng-SEO-kan Abon Jambrong. Termasuk instrumen media sosial yang akan kami gunakan untuk membranding dan mempromosikan Abon Jambrong tersebut. Dimulai dengan pemetaan target market, sehingga kami bisa menentukan content media sosial lebih mudah. Seperti pada fanpage “Abon Jambrong Original Unia” yang saya dan tim kelola, di awal-awal  kami memosting content bertema seputar “serunya makan dengan Abon Jambrong Unia, bikin nafsu makan”, ‘”Gaya hidup orang-orang yang sibuk tidak sempat menyiapkan lauk makanan”, “khasiat kandungan rempah-rempah dalam Abon Jambrong diantaranya cabe, rempah-rempah bagi kesehatan”, ‘gaya hidup sehat”, ‘kreativitas dan inspirasi mencampur makanan dengan Abon Jambrong”, “Abon Jambrong Unia bikin Travellingmu tambah asyik”, kuliner nusantara, dan sebagainya.

abon jambrong unia

Dalam sehari kami memosting sebanyak 3-5 postingan di waktu pagi antara pukul 07-09:00, 12-13:00, 19-21:00. Meski Mas Dana owner, beliau tetap rajin posting untuk mencari bentuk dan menembak segmen yang tepat. Postingan fanpage dibiarkan terus mengalir dan konsisten.

Mas Dana memberikan timing, bahwasanya suatu bisnis dikatakan layak jalan atau tidaknya itu dalam hitungan 3-6 bulan. Jika sudah dilakukan upaya promosi, tidak memberikan efek signifikan terhadap awareness masyarakat yang pastinya diharapkan dapat mendorong konversi pada penjualan, hmmm mending berhenti atau cari bisnis yang lain. Huff…saya yang rada panikan, hhehe merasa terpacu kuat untuk mewujudkannya. Penasaran..sih intinya..Masa Abon Jambrong Unia harus tamat riwayatnya dalam 6 bulan. Ahhh…ngga rela…Pasalnya, Mas Dana dan Mbak Nia merintis bisnis ini sebagai bentuk langkah “berhijrah”. Loh, kok jadi nyerempet ngomongin “hijrah”..Intinya, mereka ingin hidup lebih berkah, damai, dan dapat membantu lebih banyak lagi orang lain. Mulia misi hidupnya. Inspirasi bikin bisnis Abon Jambrong pun datang dari salat malam. Harus hidup terus…tekanku dalam hati kuat-kuat.

Dengan bujet yang ada, kami fokuskan promosi lewat media sosial.  Pada waktu itu memang lagi happening medsos yang dijadikan sarana efektif promosi dan marketing  (sekarang juga masih). Apa-apa bisa dilakukan via medsos. Pengetahuanku tentang model kampanye di medsos, pada waktu itu  belum begitu banyak. Masih newbie banget. Sekarang pun masih hehehe…Aku mengajak Mas Yunus Bani yang jago internet marketing untuk bergabung menyukseskan program promosi ini.  Saya dan tim cuma megang fanpage. Instagram sudah ada yang mengelolanya. Sedangkan twitter tidak terlalu kami jalankan.  Sifatnya, hanya postingan otomatis dari fanpage, dan merespon jika ada customer yang tanya-tanya . Jadi, kami hanya fokus di fanpage.

Fanpage jika tidak diiklankan di FB Ads tidak memberikan hasil maksimal. Karena itu, Mas Dana giat sekali menggenjot promosi lewat FB Ads untuk  mendapatkan exposure yang luas. Target market masih kami cari terus yang pas. Seiring dengan promosi via medsos, Mas Dana dan Mbak Nia memperkenalkan Abon Jambrong ke sejumlah restoran dan relasi Mas Dana. Program-program reseller pun dibentuk. Sebelum Mas Dana bertemu dengan saya, Abon Jambrong buatannya memang sudah digemari oleh teman-teman Mas Dana. Sambutan yang positif dari keluarga dan rekan-rekan terdekat, mendorong kuat Mas Dana dan Mbak Nia untuk lebih serius menggeluti bisnis makanan ini. Optimisme terus mereka bangun, Abon Jambrong bakal sukses meramaikan bisnis kuliner Betawi. Aamiin.

Tangkapan layar 2016-01-30 23.32.11

Selain menampilkan content  menarik, untuk mengumpulkan likers dan mempromosikan Abon Jambrong Unia lebih luas, Mas Dana aktif mengadakan kuis-kuis berhadiah Abon Jambrong,  25 – 50 pack Abon Jambrong mini. Dalam sebulan,   rata-rata diadakan sebanyak dua kali. Responnya lumayan gede dari para quiz hunters. Mereka banyak yang ikut serta. Seru hehhe…kebanyakan quiz hunters ini didominasi ABG dan alayners. Apakah program kuis ini berbanding lurus dengan penjualan ? Hmm..tidak juga. “Ramai iya, tapi mereka tidak membeli…”, ujar Mas Dana. Penjualan masih banyak diperoleh dari relasi dan offline.

Kami tak berhenti berfikir bagaimana membuat Abon Jambrong ini populer dengan bujet yang tidak besar, tapi efektif pada hasilnya. Bukan kebetulan, saya dekat dengan lingkungan blogger waktu itu, mencoba menawarkan kerja sama dengan blogger. Awalnya, kami mengundang sekitar 12 blogger ke dapur Abon Jambrong sambil mengulas tentang bisnis Abon Jambrong Unia, melihat dari dekat proses pembuatan dan pengemasanya sampai mencicipinya. Hangatnya jamuan Mas Dana dan Mbak Nia dirasakan puas oleh blogger dari BloggerCrony yang datang berkunjung. Kami buat kecil-kecilan kompetisi sosmed dan review. Alhamdulillah, dalam tempo beberapa minggu, Abon Jambrong sempat meramaikan jagad maya timeline blogger. Alhamdulillah, sejumlah blogger yang menang lomba mempromosikan Abon Jambrong di timeline FB dan sosmednya. Lumayan, iklan gratis hehhe.

owner abon jambrong

 

abon jambrong, mas dana

Tak selesai sampai di situ, kami pun melakukan aksi sebar Give Away. Jadi, jika ada blogger ingin mengadakan Give Away, Abon Jambrong tak segan-segan memberikan dukungan hadiah sebanyak  5-10 pack reguler. Alhamdulillah, cara ini berdampak bagus untuk branding. Abon Jambrong makin dikenal dan berisik di media sosial. Sampai-sampai ada blogger yang berseloroh kenapa blogger   “Mendadak Jambrong”, hehehe karena ramainya timeline dan tulisan-tulisan review blogger. Ikan Jambrong pun jadi nge-hitz. Sampai sekarang, program sponsorship Give Away blogger masih berjalan.  Yang tertarik disponsori hadiah oleh Abon Jambrong, hayuk atuhh hubungi saya untuk dijadwalkan kapan waktu yang tepat diberikan. Pasalnya, ketersediaan stok Jambrong terbatas, tidak begitu banyak di pasaran.

Tak terasa, Abon Jambrong sudah berjalan lebih dari setahun. Perjalanan ini boleh dikata sudah “oke” dan feasible. Sudah untungkah ? hmmm…hanya Mbak Nia dan Mas Dana yang tahu. “Yang penting, kami masih bisa memutar modal, artinya sudah berjalan baik,” kata Mbak Nia.

Untuk pemasarannya, Alhamdulillah  meluas hingga manca negara, diantaranya Singapura dan Australia. Memang, pemasarannya masih sebatas kolega, tetapi minimal sudah tumbuh bisnisnya. Abon Jambrong juga telah menyasar travel-travel umroh dan haji, yang dijadikan penganan jemaah haji.

blogger abon jambrong

Inovasi dan pengembangan produk terus dipikirkan Mas Dana dan Mbak Nia untuk memberikan tawaran rasa yang optimal kepada pelanggannya. Hingga lahirlah sambal Jambrong Unia guna memenuhi tantangan dari pelanggannya yang suka sambal. Rasa sambalnya khas Jambrong, ada rasa asinnya, dipadukan dengan segarnya jeruk dan pete, untuk yang suka pete. Ada pula sambal iris, dengan cabenya diayak kasar. Bagi yang males nguleg, tapi mau makan pedes, Sambal Jambrong Unia bisa jadi teman makanmu yang asyik. Bahkan saat ini sudah dibuat Abon Jambrong yang tanpa cabe. Kabar gembira pastinya untuk yang tidak suka pedas.

Ke depannya, melihat trend bisnis kuliner yang makin legit, Abon Jambrong Unia lebih dikembangkan ke arah pasar ekspor. Unia, menurut Mas Dana, akan dijadikan brand untuk aneka produk kuliner Indonesia, khususnya ukm kuliner yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam hal kualitas rasa dan pengemasan. Semoga makin sukses Unia..

 

 

 

 

kartina Ika Sari

kartina Ika Sari

writerpreneur, founder MB Communication, Indoblognet.com & jelajahiindonesiamu.com
kartina Ika Sari

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hai, sahabat Indoblognet 😁 Selamat beraktivitas dan menjalani hari penuh berkah, aamiin
.
Sahabat, tau gak kalian, kalau saat ini menulis content yang hanya berupa tulisan rasanya jadi kurang menarik, khususnya untuk konten sosmed ya guys 😀 Karena saat ini konten yang menarik perhatian  audiens adalah konten yang dikemas dalam bentuk infografik (yaitu konten dalam bentuk visual: tabel, gambar, animasi, dll)
.
Berdasarkan survey, konten infografik mendapatkan like dan share yang lebih banyak 3X lipat dibandingkan konten yang hanya berupa tulisan 😉 Nah, yuk ah belajar meningkatkan kualitas kontenmu dengan mencoba berbagai bentuk infografik 😀
.
#indoblognet #mbcommunication #infografik #konten #tipscontent #trending #popularpost #viralcontent #socialmedia

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top