Indo Blog Net

kesehatan

Mengenal Herd Immunity: Strategi untuk Mengatasi Virus Corona

herd-imunity

Sejak pertama kali muncul di Bulan Desember 2019, hingga kini virus Corona telah menjangkiti hampir seluruh negara di dunia. Para ahli kesehatan hingga kini belum berhasil merancang vaksin untuk mengatasi virus Corona.

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang telah diberlakukan di banyak kota di Indonesia selama beberapa minggu ini pun belum bisa menghentikan laju peningkatan pasien positif Corona.

Namun beberapa hari terakhir ini pemerintah Indonesia memperbolehkan masyarakat yang berusia 45 tahun ke bawah untuk bisa beraktivitas kembali, meskipun pandemi virus Corona ini masih berlangsung di Indonesia.

Hal ini bertujuan agar masyarakat yang masuk dalam kategori usia produktif (usia 45 tahun ke bawah) tak kehilangan mata pencahariannya.

Sebagian kalangan menganggap bahwa keputusan ini termasuk dalam bagian strategi Herd Immunity.  Apakah Herd Immunity itu?

Mari mengenal Herd Immunity melalui ulasan berikut ini.

Apa Itu Herd Immunity?

Herd Immunity atau kekebalan kelompok merupakan sebuah strategi untuk menghentikan laju penyebaran virus dengan cara membiarkan imunitas alami tubuh bekerja dengan sendirinya untuk melawan virus.

Sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Dr. Sally A Nasution, SpPD, K-KV, FINASIM, FACP, saat seseorang yang imunitasnya baik terinfeksi virus, tubuhnya dapat membentuk antibodi.

Baca juga: 4 Tanaman Herbal Paling Ampuh untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Antibodi inilah yang kemudian akan menjadi sebuah ‘pertahanan’ untuk melawan virus Corona. Beberapa ahli menyatakan bahwa Herd Immunity dapat membantu mengendalikan penyebaran virus Corona.

Herd Immunity ini terjadi saat sebagian besar orang dalam satu komunitas menjadi kebal terhadap suatu virus, yang akhirnya menyebabkan penyebaran virus tersebut akan terhenti. 

Herd Immunity dapat terjadi dalam dua cara. Pertama, banyak orang terjangkit sebuah virus hingga pada waktunya terbangunlah respons kekebalan terhadapnya (kekebalan alami). Kedua, banyak orang divaksinasi terhadap suatu virus untuk memperoleh kekebalan.

Bagaimana Herd Immunity Bekerja?

Saat sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap sebuah virus, maka penyebaran virus tersebut akan melambat dan berhenti dengan sendirinya. Dimana penyebaran infeksi virus ini terjadi dari orang ke orang. Dan rantai penyebaran ini akan rusak saat banyak orang tidak terjangkit virus tersebut.

Hal ini membantu melindungi orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah yang mungkin bisa meningkatkan terjadinya infeksi, seperti orang lanjut usia, bayi, anak-anak, wanita hamil, orang yang kekebalan tubuhnya lemah, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu. 

Untuk beberapa penyakit, Herd Immunity ini bisa efektif saat 40 persen orang dalam suatu populasi telah menjadi kebal terhadap virus (seperti melalui vaksinasi).

Tapi dalam kebanyakan kasus, Herd Immunity baru akan berhasil saat 80 – 90 persen populasi telah menjadi kebal terhadap virus untuk dapat menghentikan penyebaran virus tersebut.

Baca juga: Temulawak Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh Agar Tak Mudah Sakit

Sebagai contoh, 19 dari 20 orang harus memperoleh vaksinasi (kekebalan) agar Herd Immunity dapat menjadi efektif bekerja dan menghentikan penyebaran virus.

Ini artinya jika seseorang terkena virus Corona, sebagian besar orang dalam populasi tersebut harus telah divaksinasi atau telah menjadi kebal terhadap virus tersebut untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Tujuan dari Herd Immunity adalah untuk mencegah orang lain terjangkit atau menyebarkan virus. Tetapi, jika terdapat lebih banyak orang yang tidak divaksinasi/tidak kebal di sekitar orang yang terkena virus, maka virus tersebut dapat lebih mudah menyebar karena tidak adanya (tidak terbentuk) Herd Immunity

Kekebalan Alami

Kekebalan alami akan terbentuk saat Anda menjadi kebal terhadap virus tertentu setelah tertular. Hal ini yang kemudian memicu sistem kekebalan Anda untuk membuat antibodi terhadap virus penyebab penyakit.

Antibodi ini ibaratnya seperti ‘pengawal’ yang dapat mengenali virus tertentu. Jadi jika Anda terpapar virus lagi, antibodi yang telah mengenali virus tersebut akan melawan virus tersebut agar tak menyebar dalam tubuh dan membuat Anda sakit.

Sebagai contoh, jika Anda telah terkena cacar air, kemungkinan besar Anda tak akan terkena lagi di kemudian hari, meskipun Anda berada di dekat orang yang sedang sakit cacar.

Kekebalan alami inilah yang dapat menciptakan Herd Immunity, meski kekebalan alami mungkin tidak bekerja seefektif vaksinasi. 

Apakah Herd Immunity dapat Mengatasi Virus Corona?

Herd Immunity efektif untuk mengatasi beberapa penyakit. Hal ini terbukti di Norwegia, dimana strategi Herd Immunity ini digunakan untuk mengatasi virus H1N1 (flu babi) melalui cara vaksinasi dan kekebalan alami.

Selain itu, di Norwegia, Herd Immunity juga terbukti menurunkan jumlah kematian yang disebabkan oleh virus influenza pada tahun 2010 dan 2011 karena sebagian besar penduduk telah kebal terhadap virus tersebut. 

Herd Immunity bisa membantu menghentikan penyebaran beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti flu babi dan pandemi lainnya.

Herd Immunity mungkin tidak selalu dapat melindungi setiap orang dalam sebuah populasi, tapi setidaknya ini bisa membantu mencegah penyakit meluas. Namun hingga saat ini belum ada bukti bahwa Herd Immunity dapat mengatasi virus Corona. 

Vaksinasi dianggap merupakan cara teraman untuk menerapkan Herd Immunity. Namun, hingga saat ini para ahli kesehatan belum berhasil membuat vaksin untuk mengatasi virus Corona.

Selain melalui vaksinasi, Herd Immunity juga bisa diperoleh melalui cara lain, yaitu dengan membentuk kekebalan alami. Akan tetapi cara ini dianggap memiliki lebih banyak risiko dibandingkan vaksinasi. 

Sementara ini, cara teraman dan terbaik untuk mencegah terkena virus Corona adalah dengan membangun sistem kekebalan tubuh yang baik dalam tubuh kita.

Kekebalan tubuh akan kuat jika kita menerapkan pola hidup sehat serta tertib menjalankan aturan social distancing dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Corona. 

Sumber referensi utama: healthline.com

Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram did not return a 200.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top