Gaya Hidup

Mengayuh Becak Cinta di Alun-Alun Jogja

JOGJA emang nggak ada matinya 🙂

Begitu tahu bahwa Temu Bunda Mombassador SGM tahun ini dihelat di Jogja, saya langsung bikin wish list: Pengin ke sini, pengin ke situ, makan gudeg Yu Djum, cari kerajinan perak, kopdar ama emak blogger ini, itu, ono, anu… banyaaaak..!

Tapi memang hidup nggak selamanya kudu plek ketiplek dengan wish list yak 🙂

Kali ini, tak satupun wish list saya yang terkabul #ngiiik.

Tapi yang amat sangat saya syukuri adalah, plesir di Jogja ini beneran memberikan suntikan motivasi hidup yang baru bagi diri.

Apalagi, di hari pertama, usai menyimak pemaparan dari tim SGM di Resto Sekar Kedhaton, kami para peserta Mombassador SGM 2016, diajak menuju Alun Alun Kidul.

Tadinya, saya menyangka kami diarahkan untuk jalan dengan mata tertutup di antara dua pohon gede.

Rupanya saya keliru. Kami diminta untuk menjajal wahana kekinian. Yep, naik becak yang bentuknya mirip mobil VW, bisa dikendarai barengan dengan lampu kerlap-kerlip di sekujur armada.

Hmm… namanya apa?

Ada banyak versi. Becak listrik, sepeda listrik, Genjot becak lampu, macam-macam. Biar gampang, marilah kita namai wahana ini dengan sebutan BECAK CINTA

Kenapa?

Ya karena ini modelnya minta digenjot (seperti becak) sementara VW kan nggak digenjot.

Kenapa Cinta?

Ya karena mbak Cinta kan syuting Ada Apa dengan Cinta 2 di Jogja #eaaaa

Dan Jogja adalah kota yang penuh cinta #eaaaaa lagi 🙂

img_2678

img_2680

Saya naik Becak Cinta bareng bloggers mbak Liswanti Pertiwi, Mbak Maliha Dafi (keduanya dari Jakarta) plus Bunda dari Ambon.

Awalnya, pastilah, sebagai emak-emak (sok) jagoan, kami menganggap becak ini pasti ganciiilll bin gampiiiil dan mudah ditaklukkan. Hahaha.

Ternyata? Salah besaaaar, sodara!

Yang namanya alun-alun Jogja itu ternyata padaaaat dan ramai. Padahal, kami ke sana Selasa (14/Dec) malam. Tapi udahlah itu yang namanya orang tumplek blek di sana kayak cendol (agak lebay dikit sih)

Mbak Liswanti kami dapuk sebagai driver utama. Yep, ada satu orang yang bertugas memegang kendali (setir) plus saya di sebelahnya sebagai navigator bantu-bantu ngingetin kapan harus belok kanan, kiri, narik tuas rem, dan sebagainya.

Sayangnya, Mbak Lis ini kan pakai kacamata minus ya. Dia bilang, agak kesulitan mengoordinasikan tangan, kaki dan mata (plus doi hobi banget motret dan vlogging. Can you imagine, ambil poto / video sambil nggenjot becak cinta?)

Nah, saya sebagai navigator juga tidak membantu sama sekali. Paranoid abis! Saya selalu merasa, bahwa tiap gerakan yang dilakukan mbak Lis ini kayak mau nabrak/ nenggor sesuatu gitu loh. Duuuh T_T

Pada suatu tikungan, saya sampai nyaris menyerah, “Gimana? Kita brenti aja di sini yuk. Ntar becaknya biar diambil mas-mas.”

Hwahahahahaha, ide konyol ini tentu saja ditolak oleh member lain 🙂

“Tanggung nih mbaaak, terus aja sampai satu putaran..!”

Duuuh 🙁

Eniwei, sebagai minoritas, ya udah saya mingkem. Terus aja menggenjot, meskipun kaki rasanya udah kaku, plus rasa takut yang tak kunjung surut. Ngeri banget kan, kalo nenggor mobil, trus kita disuruh ganti rugi, hhahahaha

img_2685

Akhirnyaaaaaa…

Mengitari alun-alun kidul Jogja rasanya setara dengan 12 masa purnama! Duuuh, lamaa banget.

Kamipun sampai di titik awal persewaan becak cinta.

Badan udah kemringet, rasanya capeeek, tapi puas 🙂 Puas, karena ternyata para emak-emak rupanya BISA menaklukkan Becak Cinta.

Jadiiii….

Anda Sehat kok kalau Kuat Mengayuh Becak Cinta di Alun-Alun Jogja!

 

 

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Tips for Taking Beautiful FLAT LAY PHOTOGRAPHY ❤
.
Flat lay photos are great for all kinds of subjects – books, planners, art, food, jewelry, etc!
.
The basic idea behind flay lay photography is simply taking a picture from straight up above with no angle at all. But naturally, there is more to it than that. Here’s THE TIPS for getting started, guys!! 😋
.
1⃣ USE NATURAL LIGHT
.
Brightly lit photos are almost always better than dark ones, and the flash on your camera ain’t gonna cut it. Find a window or simply go outside to get those delicious natural rays 😍
.
2⃣ PLAY WITH COLOR
.
Play around with color themes in your flat lay photo. It’s a great rule of thumb to have a general color theme for your whole feed for consistency
.
After all, you want your Instagram followers to be able to recognize your style in a second, don't you? 😁
.
3⃣ USE TEXTURE
.
Try different texture elements to add character to a flat lay photography. Fur, cloth, metal, glass, wood, stone…. there are tons of options! 😜
.
4⃣ UTILIZE PLANTS
.
If you have any small potted plants, they make for great flat lay photography props
.
5⃣ CREATE CONTRAST
.
The contrast can be with any element: colors, sizes, shapes, textures, lighting, etc
.
Mixing delicate props like acorns, crystals, and paperclips with bigger elements like plants, candles, and boxes can add tons of interest to flat lay photography 🙈
.
6⃣ ACHIEVE BALANCE
.
Try not to load lots of big items on only one side of the photo. Create balance by keeping the mass fairly equal throughout a page, okay!
.
7⃣ EDITING
.
Take a little time to edit your flat lay photos, you can really impress your Instagram followers with a polished feed 😎
.
Credit: littlecoffeefox.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top