Menulis Yuk

Mengapa Sebaiknya Jangan Membawa Bayi Saat Mudik Memakai Sepeda Motor?

Halo sahabat Indoblognet, yang selalu saya doakan sdehat selalu. Kalaupun ada yang kurang sehat, saya doakan agar lekas sehat dan bias kembali beraktivitas menjalani kegiatan yang produktif. Apalagi, setelah Ramadan 1438Hini, saya yakin semuanya dalam keadaan sehat.

Oh yah hampir lupa, meskipun sedikit terlambat, saya ucapkan  “Selamat Idul Fitri 1438H’.

Semoga di lebaran ini kita bias slaing memaafkan dari segala khilaf yang mungkin disadari atau tidak.

Ngomong-ngomong soal lebaran, saya mau sedikit bercerita kalau lebaran kali ini saya sedikit ragu untuk mudik. Yah mudik, aktivitas tahunan kembali ke kampung halaman yang selalu diadakan menjelang, saat, atau sesudah lebaran.

Biasanya saya mudik menggunakan motor. Dan itu sudah saya lakukan 7 tahun terakhir ini. Saya pulang ke Ciamis, kadang Bersama kakak, kadang juga sendirian.

Lebaran tahun 2016 lalu, saya mudik ke Ciamis Bersama istri naik sepeda motor juga. Tapi tahun ini hal itu tidak bias saya lakukan berhubung saya sudah punya dede bayi lucu yang menemani saya dan istri.

Saya tadinya berpikir untuk naik motor saja, mudik membawa dede bayi yang baru berusia0 3 bulan lebih. Tapi saya ragu sampai kemudian saya menulis status di Facebook  berupa pertanyaan  tentang memungkinkan mudik memakai sepeda motor  dengan membawa bayi 3 bulan lebih.

Saya pikir yang menjawab di komentar paling 3 atau 2 orang saja seperti status-status saya yang lain. Eh ternyata, yang komen cukup banyak. Rerata sih menjawab tidak menyarankan saya untuk  mudik menggunakan sepeda motor kalau bawa bayi

Yang menarik ada salah satu teman Facebook yang mengatkan bahwa saya bisa aja membawa bayi untuk mudik. Dia punya pengalaman telah menempuh 163km dengan membawa bayi lebih dari 3 bulan. Katanya antibodi bayi akan lebih kuat.

Tapi pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari salah satu teman blogger bernama Ki Demang.

Menurut beliau, antibody bayi itu tidak bisa diukur dari seberapa jauh naik motor. Asupan makanan dan perhatian orang tua lah yang  lebih banyak berpengaruh.

Ada banyak komentar lainnya juga yang menyarankan saya untuk tidak mudik memakai sepeda motor. Rata-rata mereka kasihan terhadap kondisi bayi.

Kalau ditelisik lagi, saran dari teman-teman Facebook itu bukan hanya ditujukan ke saya saja, tetapi juga ke semua orang yang mudik membawa bayi meamaki speda motor, baik untuk arus mudik maupun arus balik. Bukan saat mudik saja sih, di lain kesempatan jika ingin berpergian jauh sebaiknya memang tidak membawa bayi ikut serta.

Beberapa saran dari teman-teman Facebook saya yang saya simpulkan dalam beberapa poin ini barangkali bias membantu pembaca.

  1. Terlalu beresiko membawa bayi,m bahkan balita berpergian jauh menggunakan sepeda motor
  2. Kondisi cuaca saat naik motor akan memengaruhi bayi sepereti keanginan, kepanasan, debu asap, dan lain sebagainya
  3. Kondisi paru-paru bayi yang tentu akan terkena asap knalpot. Kondisi bayi memang berbeda-beda tetapi akan lebih baik kalau kita mencegah sebelum terjadi.
  4. Kondisi bayi yang tidfak akan bias istirahat dengan nyaman. Angin yang besar dan perjalanan jauh tentu bukanlah situasi yang bersahabat
  5. Khusus mudik maupun arus balik, kondisi kendaraan lumayan banyak. Dan tentu saja ini berimbas pada kondisi bayi saat naik kendaraan roda dua. (Gak kebayang kan kendaraan lain kebut-kebutan).

Dari berbagai komentar yang ada, pada dasarnya teman-teman Facebook menyarankan saya untuk tidak mengambil resiko, kasihan dede bayi. Kalaupun mau bersikeras mudik, yah naik mobil saja biarlebih aman dan istirahat lebih tenang. Tapi kalau tidak memungkinkan sebaiknya tidak pulang kampung saja.

Setelah status tersebut ramai, saya akhirnya mengurungkan niat untuk naik sepeda motor ke Ciamis. Pada akhirnya saya, istri, dan anak naik mobil. Dan Alhamdulillah perjalanan mudik kami berjalan baik meski di jalan agak macet. Tak masalah Karena dede bayi bisa istirahat di mobil.

Terakhir dari saya, buat pembaca yang belum mudik atau sedang menuju arus balik lagi ke kota besar, sebaiknya memang tidak membawa bayi atau balita naik sepeda motor. Urungkan niat tersebu. Utamakan keselamatan keluarga. Tak masalah naik angkutan umum meski dengan tarif yang lebih mahal, yang penting selamat dan aman.

Bukan hanya untuk yang mudik saja sebenarnya, tetapi juga buat tmean-teman pembaca yang akan berpegian jauh memakai speda motor sebaiknya tidak membawa bayi atau balita, terlalu beresiko.

Link STATUS FACEBOOK SAYA TENTANG MUDIK :

https://www.facebook.com/hm.nugraha/posts/10211053332582744

 

 

.

hilmangraha
Follow Me

hilmangraha

Blogger, Editor, Techno Journalist, Social Media Enthusiast,
hilmangraha
Follow Me

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Event Coffee Business Meeting (CBM) @coffeebusinessmeeting yang kami selenggarakan tinggal menghitung hari, dan Alhamdulillah banyak direspon oleh peserta baik dari Lampung dan luar Lampung. Nah, bagi kamu yang  berminat mencoba peluang bisnis Fine Robusta, yuk ditunggu pendaftarannya ya. Jangan sampai ketinggalan !

Barista berprestasi yang juga pebisnis kopi plus pemilik @coffeesmithjkt Mas @muhammadaga siap bagi2 tips menangkap tren bisnis Cafe dan pastinya peluang bisnis  Fine Robusta.

www.jelajahiindonesiamu.com

#coffeebusinessmeeting #AEKI #DinasPerkebunandanpeternakanprovinsilampung #finerobusta #robustalampung #finerobustalampung
#MBCommunication #eventkopi

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top