Menulis Yuk

Mau Tau 3 Kunci Mendidik Sang Buah Hati?

“Awas jangan naik pohon nanti jatuh” “eeeh sudah dibilang jangan main kotoran, jijik banget kan” “Tuh lihat gara-gara main hujan jadinya sakit kan? “Mama kan sudah melarangmu mencoret tembok kok bandel siiih”. Wajar jika orang tua seringkali kaget atau merasa khawatir dengan tingkah laku si kecil di masa pertumbuhan. Khawatir nanti si kecil celaka, terluka atau merusak barang-barang di sekitarnya. Padahal anak usia satu tahun hingga lima tahun adalah usia saat si kecil dipenuhi rasa penasaran. Namun kadangkala kekhawatiran orang tua tanpa disadari membatasi kreativitas si kecil dalam menuntaskan rasa ingin tahunya.

Ketika menghadiri pers conference “Dancow Excelnutri+ Explore The World” Royal Plaza Surabaya 6 Agustus lalu bersama para hadirin yang didominasi blogger dan awak media saya seperti merewind memori. Benarkah saya telah mengaplikasikan cara mendidik seperti kata psikolog Ratih Ibrahim. Audience diingatkan kembali tentang Tiga Modal Utama dalam mendidik anak yaitu:

1. Cinta Sejati

Apa yang dimaksud cinta sejati? Apakah cinta Sang Pangeran kepada putri tidur yang bisa membuatnya terbangun? Andai pertanyaan tentang definisi cinta sejati diajukan ke beberapa responden mungkin akan diperoleh jawaban berbeda-beda. Tetapi muaranya pada dasarnya sama yaitu cinta yang tumbuh tanpa syarat, tanpa paksaan, cinta yang memberikan mendukung dan tidak mengekang tetapi tetap pada batas kewajaran. Tidak ada seorang pun merasa bahwa pengekangan adalah bukti cinta sejati.

Sebaliknya jika seseorang merasa didukung oleh orang yang dicintai dan mencintainya, diingatkan apabila berbuat kesalahan, diberikan pujian jika mencapai suatu prestasi maka di situlah ia merasa menemukan cinta sejati. Demikian pula halnya dengan Si Kecil. Psikolog Ratih Ibrahim memaparkan bahwa pada usia 1+ Si Kecil memasuki periode pembentukan kepercayaan diri dan pengasahan kemampuan motorik. Di usia ini Si Kecil membutuhkan cinta orang tua dalam bentuk perhatian, ruang dan kepercayaan kepada Si Kecil agar ia tumbuh percaya diri.

Mungkin sebagian orang tua lebih sering mempraktekkan hukuman atau setidaknya memberikan teguran jika sang anak melakukan kesalahan tetapi tidak adil rasanya jika tidak ada poin hadiah. Reward dan punishment seharusnya berlaku seimbang. Sebab cinta sejati tumbuh melalui perhatian, dukungan, hiburan.

Anak-anak yang sering mendapat cercaan, makian, bentakan akan tumbuh menjadi penakut, minder dan mudah marah. Sementara anak yang tumbuh di tengah keluarga harmonis kelak tumbuh menjadi sosok yang penuh simpati dan mampu mengendalikan diri. Saya suka quote yang satu ini ketika tampil di layar Pers Conference.

” We may not be able to prepare the future for our children but we can at least prepare our children for the future ” Franklin D Roosevelt

2. Kecukupan Nutrisi

Tidak dapat dipungkiri bahwa nutrisi memegang peran penting dalam tumbuh kembang Si Kecil. Pakar nutrisi Sari Sunda Bulan, AMG di kesempatan berikutnya mengingatkan kembali bahwa saat Si Kecil sehat dan terlindungi maka dia dapat bereksplorasi sesuai tahapan usia untuk mendukung proses belajar dan tumbuh kembang fisiknya. Asupan gizi seimbang sesuai tahapan usia hanya dapat terserap sempurna di tubuh Si Kecil apabila ia memiliki saluran cerna yang sehat.

Saluran pencernaan merupakan organ vital tubuh yang berperan dalam pengolahan gizi nutrisi dan menunjang proses kekebalan tubuh. Kenali zat makanan yang mungkin menimbulkan alergi pada buah hati. Jangan lupa membiasakan menyiapkan makanan sendiri lebih sehat dan higienis daripada jajan di luar yang ktia tidak mengetahui proses pengolahannya.

Ahli nutrisi Sari Sunda Bulan memberikan contoh porsi makanan seimbang bagi Si Kecil, porsi karbohidrat dalam setiap kali makan misalnya adalah sebesar kepalan tangan Si Kecil. Karbohidrat berlebihan akan disimpan dalam bentuk lemak dan menyebabkan obesitas.

3. Stimulasi

Seringkali orang tua kurang menyadari pentingnya stimulasi bagi Si Kecil. Stimulasi untuk anak-anak sebenarnya bisa dimulai sejak dini. Ketika bayi masih di dalam kandungan dan sering dielus, diperdengarkan musik atau bacaan kitab suci, diajak ngobrol dari hati ke hati dan dibacakan dongeng adalah bentuk stimulasi. Ketika Si Kecil lahir maka stimulasi yang diberikan bertahap sesuai usia. Stimulasi yang diberikan bisa berupa mengajaknya mengenal lingkungan, mengenalkannya pada warna, bangun dan ruang atau mengajarkan prinsip-prinsip bersosialisasi.

Ketika Si Kecil berusia 1+ ia akan tertarik dengan hal-hal baru. Apalagi ketika ia baru mulai bisa berjalan dan menggerakan tangannya dengan leluasa. Seyogyanya orang tua memberikan kebebasan bagi Si Kecil untuk bereksplorasi, biarkan ia mengenal dan berinteraksi dengan hal-hal baru. Eksplorasi memberi kesempatan bagi Si Kecil untuk mengasah keterampilan sensorik motorik, keterampilan berkomunikasi yang berimbas pada perkembangan bahasa anak, pengendalian sosio emosional, kemandirian, kemampuan kognitif dan kreativitas Si Kecil. Hal senada diungkapkan oleh Carissa Putri, artis sekaligus ibu dari Quenzinp Acana Naif (2,5) tahun. Artis cantik ini membebaskan anaknya untuk bereksplorasi tetapi tetap terlindungi dengan tetap berada di sisinya untuk memberikan dukungan.
IMG_7306
Jika khawatir Si Kecil terluka pastikan ruang tempatnya bereksplorasi bebas dari hal-hal berbahaya seperti senjata tajam, ujung meja kursi yang lancip, benda-benda runcing, barang pecah belah dan aliran listrik. Jika perlu gunakan lakban untuk menutup semua stop kontak di area yang mudah terjangkau Si Kecil. Lindungi ujung meja dengan benda tumpul. Simpan semua benda pecah belah di lemari dan selalu dampingi Si Kecil yang sedang aktif bergerak.

Meski Radit sudah berusia 7 tahun saya mengajaknya turut serta hadir di Event “Dancow Excelnutri+ Explore The World” di Royal Plaza Surabaya. Sarana bermain dan belajar ini digelar di atas lahan seluas 590 meter persegi. Area bermain untuk anak-anak tersebut terinspirasi dari empat negara yaitu Indonesia, Belanda, Jepang dan Brazil. Di zona Indonesia anak-anak bisa bermain pasir seperti di pantai. Di Zona Belanda Radit kebagian bermain memerah susu sapi.
6 danc
Di Zona Brazil Radit beraksen di photo booths seolah sedang berada di tengah rimba dan melihat macan mengaum.
IMG_7320
Di Zona Jepang ada stimulasi permainan origami. Sebenarnya masih banyak permainan di empat zona tersebut tetapi berhubung rumah kami jauh dan waktu yang terbatas membuat kami harus segera pulang. Meski hanya tiga jam hadir di sini banyak hikmah dan pelajaran yang saya peroleh. Bahwasanya kita tak pernah bisa meramal masa depan namun upaya agar buah hati menggapai masa depan cemerlang layak diperjuangkan.

 

 

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Desain website yang menarik memang bikin pengunjung web jadi lebih betah sih, ya 😁 Makanya sebagian orang memilih untuk "bye-bye" saat berkunjung ke web yang desainnya "malesin" alias gak bikin pengunjung nyaman. Kalian gimana? 😀
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #desainweb #layout #website

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top