Kesehatan

Makan Buah atau Sayur itu Berbahaya Loh. Jika…

buah dan sayur

Tiada hari tanpa buah, begitulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan bahwa buah-buahan sudah menjadi menu sehari-hari dalam keluarga kami. Cara mengkonsumsinya pun beraneka ragam. Dari yang langsung di makan, di jus atau di buat salad. Terutama buah apel. Hampir setiap minggu saya selalu membuat salad buah yang menggunakan bahan andalan adalah apel. Memang apel yang pas rasanya yaitu manis dan segar adalah buah impor (saya biasanya membeli apel yang berjudul “New Zealand”). Bukan karena saya tidak suka produk dalam negeri, tapi buah lokal jarang di jual di mini mart sekitar perumahan saya. Sedang saya orangnya sedikit malas kalau harus muter-muter nyari buah-buahan sampe jauh. Ya udah, nyari penjual yang deketan dari rumah aja.

Tapi, akhir-akhir ini merebak kabar cukup mengejutkan di hampir semua media sosial. Bahkan melebihi hebohnya berita politik yang cukup menyita perhatian, yaitu tentang ditariknya buah apel impor asal Amerika Serikat karena ada indikasi terkontaminasi bakteri Listeria Monocytogenes. Adalah bakteri yang dapat mengakibatkan infeksi serius dan fatal pada bayi, anak-anak, orang sakit dan lanjut usia serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Orang sehat yang terinfeksi mungkin menderita gejala jangka pendek seperti demam tinggi, sakit kepala parah, pegal, mual, sakit perut, dan diare. Infeksi listeria dapat mengakibatkan keguguran pada perempuan hamil.

Serem juga yaaaaa….

Meskipun ada kecemasan, tapi tentunya tidak membuat kita langsung menghentikan dalam mengkonsumsi buah. Karena banyak pilihan buah lokal yang ternyata kualitasnya juga unggul, beraneka ragam dan tidak kalah lezat dengan buah impor. Dan satu hal penting lagi yang tidak boleh kita sepelekan yaitu ketika mau mengkonsumsi buah impor ataupun lokal tetap harus memperhatian kebersihan dan cara mengkonsumsi yang aman, sehingga pencemaran bakteri jenis apapun bisa di cegah.

Saya mempunyai kebiasaan yang sudah lama sekali saya lakukan, berhubungan dengan cara mencuci buah atau sayur sebelum di konsumsi. Meskipun sedikit ribet, tapi mudah-mudahan tips ini cukup berguna untuk orang lain, yaitu :

1. Sebelum mencuci buah atau sayuran tersebut, saya mencuci tangan terlebih dahulu. Disamping sudah menjadi kebiasaan saya, jadi semacam sugesti.
2. Buah atau sayuran yang akan kita konsumsi harus di cuci dengan air mengalir baik sebelum di makan langsung, di potong ataupun di masak. Setelah di kupas (terutama buah) harus di cuci lagi. Dan air bilasan terakhir selalu saya ambil dari air galon, baik itu air isi ulang ataupun yang segelan.
3. Saya tidak pernah menggunakan cairan atau bahan khusus pencuci buah dan sayuran. Karena saya percaya air biasa sudah cukup efektif untuk membersihkan buah dan sayur dari kotoran, bakteri ataupun residu pestisida yang masih menempel. Asalkan cara mencucinya sudah benar.
4. Buah atau sayur kalau tidak langsung di konsumsi, sebaiknya di simpan di lemari pendingin. Biasanya saya hanya menyimpan selama 2-3 hari saja, supaya kesegarannya tetap bisa dinikmati. Ketika akan di makan, baru di cuci bersih seperti di atas dan di konsumsi sesuai selera.

Kembali ke buah impor yang cukup menghebohkan tersebut, sebenarnya kita bisa berpikir dengan logika. Pasti butuh proses yang panjang dan lama untuk akhirnya buah-buah tersebut bisa sampai di Indonesia. Tidak hanya membutuhkan waktu berhari, berminggu bahkan bisa sampai berbulan-bulan. Untuk mempertahankan agar tidak sampai busuk dan tetap terlihat segar, tidak mungkin kalau tanpa zat kimia. Sehingga tidak heran kalau ternyata kemudian ditemukan bakteri yang ada di dalam kandungan buah impor tersebut. Semakin banyak buah impor yang kita konsumsi, bisa dibayangkan berapa bakteri yang telah tertimbun dalam badan kita tanpa disadari.

Masihkan kita mau menimbun bakteri penyebab penyakit berbahaya di dalam tubuh kita..???

Kalau saya sih takut dan sudah kapok.

Terlepas dari berita yang cukup mencemaskan ini, pasti ada hikmah untuk petani lokal kita. Banyak yang berharap semoga pemerintah tidak mendatangkan lagi apel dari luar negeri. Jika kita mengkonsumsi produk lokal, otomatis akan membantu perekonomian masyarakat yaitu meningkatkan kesejahteraan petani buah tanah air dan memulai kembali pola hidup sehat sebelum terlambat.

Semoga bermanfaat…

Mbak Avy

Ibu - Istri - Blogger - Kompasianer dari Surabaya. Project leader Indoblognet- Regional Jawa Timur

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hai, sahabat Indoblognet 😁 Selamat beraktivitas dan menjalani hari penuh berkah, aamiin
.
Sahabat, tau gak kalian, kalau saat ini menulis content yang hanya berupa tulisan rasanya jadi kurang menarik, khususnya untuk konten sosmed ya guys 😀 Karena saat ini konten yang menarik perhatian  audiens adalah konten yang dikemas dalam bentuk infografik (yaitu konten dalam bentuk visual: tabel, gambar, animasi, dll)
.
Berdasarkan survey, konten infografik mendapatkan like dan share yang lebih banyak 3X lipat dibandingkan konten yang hanya berupa tulisan 😉 Nah, yuk ah belajar meningkatkan kualitas kontenmu dengan mencoba berbagai bentuk infografik 😀
.
#indoblognet #mbcommunication #infografik #konten #tipscontent #trending #popularpost #viralcontent #socialmedia

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top