Ekonomi

LPDB: Cara Mudah Tambah Modal Wirausaha Bagi UMKM

Usaha Mikro dan Kecil sebagai landasan perekonomin nasional. Bagaimana tidak, UKM memberikan kontribusi lebih kurang 99% untuk sejumlah badan usaha di Indonesia dan memiliki andil sebesar 99,6% dalam penyerapan tenaga kerja. Sementara, PDRB hanya memberikan sekitar 56,7% dan 15% untuk kegiatan ekspor nonmigas.

Sejalan dengan hal ini,  LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) mengucurkan dana pinjaman untuk UKM-UKM yang ada di Indonesia dengan persyaratan tertentu. Di tahun 2016 ini, LPDB telah menyiapkan dana sebesar 1,55 T untuk didistribusikan kepada Koperasi dan UKM di Indonesia.

Dari tahun 2008 hingga saat ini, LPDB telah menggulirkan dana sebesar 6,3 T untuk lebih dari empat ribu mitra yang ada di seluruh Indonesia. Suku bunga yang ditawarkan pun sangat kompetitif dan tidak memberatkan, hanya sebesar 8% per tahun. Bahkan kini, LPDB akan menurunkannya menjadi 7% per tahun untuk simpan pinjam dan 4,5% untuk sektor riil dengan jangka waktu 3-5 tahun dan 5-10 tahun.

Kontribusi LPDB dalam pengelolaan dana bergulir untuk UKM sangat besar. Para pelaku industri kecil sangat terbantu dengan adanya lembaga tersebut. Plafon peminjaman untuk koperasi dengan nilai Rp150 juta/tahun dan UKM Rp250/tahun.

Sementara, untuk jaminan peminjaman pun cukup ringan. Pelaku industri UKM atau koperasi hanya menjaminkan: 1) personal guarantee; 2) fidusia piutang; 3) cash collateral; 4) fixed asset; 5) lembaga penjaminan.

Selama ini diketahui bahwa banyak Koperasi dan UKM dengan permasalahan dalam perolehan modal usaha. Hal itu dipengaruhi beberapa faktor seperti pengaruh perekonomian global, pengaruh perekonomian regional, dan pengaruh perekonomian nasional. Permasalah utama terletak pada Sumber Daya  Manusia, Modal, Manajemen dan Teknologi Informasi, Pemasaran, dan yang menyangkut lembaga masyarakat koperasi dan UKM.

Karenanya, LPDN-KUMKM didirikan untuk penataan keuangan negara dan pengelolaan dana bergulir yang lebih transparan dan akuntabel untuk para pelaku usaha mikro dan menengah. LPDB sebagai satuan kerja Kementerian Koperas dan UKM di bidang pembiayaan memiliki peran dan tanggung jawab secara teknis kepada Menteri Koperasi dan UKM, dan dalam pengelolaan keuangannya bertanggung jab kepada Menteri Keuangan. Pengelolaan keuangannya mengacu pada mekanisme pengelolaan APBN.

Para pelaku usaha kecil dan menengah serta koperasi tak perlu ragu untuk meminjam dana usaha kepada LPDB. Karena lembaga ini dapat diandalkan dalam memberikan layanan pinjaman atau pembiayaan kepada KUMKM, juga mampu menjadi integrator dan memperceat pengembangan industry keuangan mikro di daerah. Sebagai satu lembaga pemberi solusi yang tepat untuk pembiayaan UMKM dan Koperasi.

Tujuan PLDB-KUMKM

Banyak hal yang ingin dilakukan LPDB dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku koperasi, usaha kecil dan menengah. Melihat keterlibatan pelakau industri kecila tersebut sangat besar terhadap roda perekonomian negara dalam pendapatan, LPDB berperan serta dalam menurunkan tingkat kemiskinan, menurunkan tingkat pengangguran, memperkuat modal koperasi dan UKM, serta memperkuat Ekonomi Nasional.

Sumber dana LPDB bukan sumber dana hibah, melainkan alokasi dana yang sudah diperhitungkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara, Jasa Layanan, dan Hasil Kerjasama. LPDB lantas menjalin kerjasama dengan para mitra yang ingin berkontribusi dalam pengelolaan dana tersebut. Nah, untuk itu para pelaku UKM dan Koperasi tak perlu merasa khawatir mengenai sumber dana LPDB. Sumber dana tersebut dijamin oleh pemerintah.

Dalam perjalanannya, LPDB terus memberikan pinjaman dengan cara-cara yang sangat mudah dan tidak menyulitkan pelaku industri UKM dan koperasi. Syarat-syarat sebagaimana dimaksud adalah, usaha yang dimiliki oleh UKM adalah berbadan usaha dan hukum minimal dua tahun, ada legalitas usaha seperti SIUP, NPWP, TDP, dan lain-lain, dan Kinerja Baik seperti SHU (Sisa Hasil Usaha) positif untuk dua tahun terakhir, melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dalam rentang  dua tahun terakhir, dan laporan keuangan positif bagi UKM.

UKM yang ada saat ini termasuk UKM dengan kata cukup strategis. Namun sebenarnya, seperti apa kriteria UKM yang strategis tersebut? UKM Strategis adalah UKM yang memiliki orientasi ekspor, artinya produk-produk yang dihasilkan dapat bernilai jual tinggi, terutama untuk dieskpor baik dalam maupun luar negeri. Komoditas unggulan daerah. UKM dari daerah dapat memperlihatkan bidang atau usaha apa yang menjadi produk unggulan UKM setempat sebagai komoditi. Menyerap tenaga kerja. UKM tersebut mampu merekrut tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Bagaimana satu UKM atau Koperasi dapat meminjam melalui LPDB? Alur peminjaman dimulai dari 1) penerimaan proposal dan check list mandatory (1 hari); 2) dilanjutkan dengan OTS (On The Spot) kunjungan lapangan (4 hari); 3) analisis bisnis, yuridis dan opini risiko (3 hari); 4) komite pinjaman/pembayaran (1 hari); 5) SP3 (surat pemberitahuan persetujuan prinsip 4 hari); 6) akad pinjaman/pembiayaan (1 hari); 7) pencairan dana (1 hari); 8) monitoring dan evaluasi. Lebih kurang 15 hari, dana pinjaman akan cair.

Untuk pengajuan proposal dapat dilakukan dengan beberapa cara, pengurus UKM atau Koperasi dapat datang langsung atau melalui Dinas Koperasi dan UKM, dapat pula dikirim via pos dengan alamat Jalan Letjend MT Haryono Kav. 52-53 Pancoran, Jakarta Selatan 12270 Telp: 021-7990756, Fax 021-7989746.

Sementara itu, Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia) menginginkan adanya kantor satgas evaluasi dan monitoring LPDB ada di regional untuk mempermudah akses dalam hal pembiayaan bagi pelaku industri UKM yang tersebar di daerah.

Adji Gutomo, Kepala Badan Pelayanan Pusat Informasi Perkoperasian (BP-PIP) Dekopin meminta LPDB-KUMKM memperluas kredit untuk sektor riil. Karena selama ini 80% pinjamann dirajai oleh Koperasi Simpan Pinjam (KSP), untuk sektor riil hanya sisanya.

“Ya paling tidak, Satgas dari LPDB KUMKM itu dapat hadir di tingkat regional”, ucapnya.

 

 

Juno

Blogger, Writer, Freelance Editor

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Good morning, sahabat Indoblognet 😁 Jangan lupa siapkan amunisi (sarapan) terbaikmu pagi ini, supaya aktivitasmu kuat dan semangat 💪🏃
.
Guys, tau gak siiih, postingan yang mengandung unsur pertanyaan, lebih besar kemungkinannya untuk direspon dibandingkan postingan non question, lho 😄
.
Hihi, iya juga sih, kita seringkali "tergelitik" untuk ikut menjawab pertanyaan yang diajukan, ya 😂 Apalagi kalau pertanyaannya memang "mancing" banget 😅
.
Jadi, salah satu tips nih guys, kalau kamu pingin bikin postingan yang lebih direspon, buatlah postingan question posts 😉
.
#mbcommunication #indoblognet #morning #tuesday #instagram #instadaily #viral #followme #tips

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top