Kesehatan

Langsing Tanpa Diet Super Ketat

Sejak tahun 1950 hingga tahun 1975 saya termasuk laki-laki berpostur langsing. Saya tidak tahu apakah hal ini disebabkan oleh faktor keturunan atau bukan. Emak memang langsing sejak dulu sampai sekarang. Sementara postur tubuh bapak tinggi besar, maklum beliau agak berbau prajurit. Kelangsingan Abdul Cholik muda mungkin juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi. Hidup di kampung kan jarang manyantap makanan yang kaya gizi. Bukan karena ketidakberadaan makanan bergizi tetapi ilmu pengetahuan gizi kala itu mungkin belum begitu bagus.

Kelangsingan saya semakin sempurna saat saya menjadi taruna Akabri Darat. Pada 3 bulan pertama mengikuti pendidikan hasilnya tampak jelas. Tubuh saya ceking, warna kulit menjadi tambah hitam. Kegantengan untuk sementara tidak nampak. Perubahan dari gaya hidup di lingkungan keluarga ke lingkungan militer memang sangat drastis. Makan yang tersedia untuk orang normal sebenarnya cukup, tetapi bagi kami belumlah memadai. Nafsu makan kami cukup dahsyat. Nasi sepiring plus lauk pauk, buah pisang, dan minum yang masuk perut seolah tak meninggalkan bekas. Lapar lagi, lapar lagi, dan lapar lagi.

Ingin tahu penyebabnya? Yup, kegiatan fisiklah yang membuat aneka makanan dan minum yang masuk tak pernah menjadi daging. Saat kami tingkat satu, ada ketentuan bahwa perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain harus dilakukan dengan berlari. Kami hanya boleh berjalan biasa hanya lima langkah. Setelah itu ketua kelas harus segera memberi aba-aba: Sedia lari…….lari JALAN! Kami mulai berlari sampai lima langkah menjelang tempat yang dituju. Kegiatan berlari ini bukan hanya saat latihan loh. Pagi-pagi berangkat ke ruang makan untuk makan pagi kami juga harus lari. Demikian pulang dari ruang makan. Nasihat berbunyi: jangan berolahraga setelah makan, tak berlaku bagi kami.

Kegiatan lari-jalan bukan satu-satunya kegiatan fisik yang kami lakukan. Begitu terompet bangun pagi berkumandang di seantero kampus seluruh taruna harus segera menuju lapangan untuk senam pagi bersama. Selain itu cukup banyak mata pelajaran yang menyertakan gerak tubuh. Ada pelajaran jalan cepat (speed mars), cross country, senam militer, senam balok, beladiri, HR (halang rintangan), dan berenang. Mata pelajaran ilmu medan, patroli, perkelahian sangkur, baris-berbaris, penghormatan militer juga ada kegiatan fisiknya. Untuk menuju ke kelas dan atau tempat latihan kami diharuskan berlari. Demikian pula saat kembalinya nanti. Setiap hari ketika mengikuti pelajaran di kelas atau luar kelas, kami juga harus memakai seragam PDLT (Pakaian Dinas Lapangan Tempur) lengkap dengan ransel dan senapan. Belum lagi aneka tindakan fisik yang diberikan oleh pengasuh, pelatih, dosen, atau senior. Jalan jongkok, loncat gagak, push-up, sit-up, squat jump, jungkir, merayap, dan guling merupakan vitamin kami setiap biasa.Ada juga kegiatan “Kereta Malam” yaitu lari keliling kampus dalam hubungan kompi atau batalyon. Asyik, bukan.

..

Cara mudah melangsikan badan

Banyak aktivitas fisik menjadikan tubuh langsing

.

Pada saat kami tingkat II, III, dan IV perpindahan dari tempat yang satu ke tempat yang lain dengan cara berlari memang sudah bukan suatu kewajiban. Berangkat dan kembali dari ruang makan kami sudah boleh berjalan kaki, namun tetap dalam satu barisan. Demikian pula saat pergi dan kembali dari ruang kelas atau tempat latihan fisik. Namun demikian kami kadang berlari agar kebugaran kami tetap terjaga. Mata pelajaran yang menghadirkan gerakan fisik masih tetap ada.

Saat menjadi taruna Akabri kami mendapat jatah makan 3 kali sehari dengan porsi yang cukup dan gizi yang baik. Selain itu kami juga bisa jajan di kantin yang ada di kampus. Setelah mendapat kesempatan pesiar dan weekend kami juga bisa menikmati makanan di beberapa rumah makan yang ada di kota Magelang atau kota lainnya. Namun badan saya tetap langsing atau ceking. Ya itu tadi, kegiatan fisik yang cukup padat menjadikan pembakaran dalam tubuh bagus sekali.

Apakah saya hepi dengan postur tubuh tersebut? Tanpa mengurangsi rasa syukur ternyata saya agak kurang suka dengan kecekingan itu. Saya sering menggunakan senapan sebagai pengganti barbel agar tubuh saya menjadi besar. Saya bahkan pernah mengonsumsi suplemen dalam bentuk cairan agar bisa agak gemuk sedikit. Ternyata tak membuahkan hasil. Berat badan tetap pada angka 56 kg. Akhirnya ya pasrah saja sampai saya lulus dan dilantik menjadi perwira oleh Presiden Soeharto pada bulan Desember 1974.

Jika saya boleh membuat kesimpulan kecil, langsingnya badan saya dan teman-teman disebabkan oleh pola makan yang teratur dan tubuh yang selalu bergerak. 

.

Cara menurunkan berat badan

Langsing dan ganteng, bukan?

.Body Mulai Berisi Setelah Punya Istri

Jika upaya saya untuk mengubah kelangsingan badan tidak berhasil ketika masih menjadi taruna Akabri maka sebaliknya tubuh saya mulai berisi justru setelah saya sudah dinas dan beristri. Tugas saya memang lebih banyak berada di belakang meja. Olahraga juga tetap saya lakukan namun tidak sebanyak seperti waktu masih mengikuti pendidikan di Magelang. Senam pagi bersama anggota di kantor saya ikuti. Demikian pula olahraga permainan seperti bola voly dan tenis lapangan juga sering saya lakukan.

Lambat laun berat badan saya bertambah. Makanan yang disiapkan oleh isteri walau tidak mewah tetapi tetap memenuhi gizi. Makan di luar bersama isteri dan teman-teman memang tak bisa dihindari apalagi jika ditraktir relasi. Ngemil juga menjadi hobi. Ketika saya berpangkat kapten berat badan saya mencapai 86 kg.  Sangking gemuknya, dalam sebuah rapat saya pernah disangka sebagai utusan dari sebuah perusahaan minyak.

Kesimpulan kecil dari uraian di atas: bahwa bertambahnya berat badan saya disebabkan oleh pola makan yang kurang teratur dan menurunnya aktivitas fisik. .

 

Cara menggemukkan badan

Badan saya sudah gemuk ketika sekolah di Fort Huachuca, Arizona (USA)

.

Pengaturan Berat Badan yang Pernah Saya Alami

Berat badan saya memang naik turun. Sementara tinggi badan saya tetap yaitu 170 cm. Jika saya masuk pendidikan biasanya ada pengurangan berat badan. Begitu kembali bertugas di belakang meja BB cenderung naik lagi. Untuk mengembalikan berat badan ke arah yang ideal (sekitar 65 kg) susahnya bukan main. Agak malas olahraga namun trengginas ketika undangan makan di restoran tiba, terpaksa harus saya jadikan tersangka. Yup, banyak makan dan kurang aktivitas fisik itulah biangnya.

Sampai akhirnya saya terkena batunya. Ketika saya bertugas di Palembang, pimpinan memperhatikan benar kesehatan dan kebugaran personil. Kegiatan pembinaan fisik dicanangkan oleh beliau untuk seluruh personil kodam tanpa kecuali. Tentu saja program ini didukung oleh para pimpinan satuan bawahannya/

Pembinaan fisik dimulai pada saat apel pagi. Kegiatan fisik yang dilakukan oleh seluruh anggota antara lain: push up, sit up, pull up, dan lain sebagainya. Jumlah gerakan harus meningkat secara berkala. Jika bulan ini prajurit bisa melaksanakan push up 25 kali maka pada bulan berikutnya harus sudah meningkat jumlahnya. Demikian pula kegiatan sit up, dan pull up.

Pimpinan bukan hanya memberi perintah, tetapi juga melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas hasil kegiatan ini. Dalam kunjungan ke kesatuan-kesatuan beliau memerintahkan beberapa personil untuk push up atau pull up. Beliau juga beberapa kali mengadakan pemeriksaan bentuk tubuh anggota. Jika ada anggota yang terlalu gemuk, gendut, atau memiliki kelebihan berat badan maka mereka harus melakukan kegiatan pengurangan berat badan hingga mencapai berat badan yang sesuai ketentuan.

Karena saya merasa memiliki kelebihan berat badan sekitar 10 kg maka saya pun melakukan rangkaian kegiatan untuk menguranginya. Aneka petunjuk dan saran dari mereka yang badannya “lumayan bagus” saya ikuti. Saya bahkan pernah makan hanya beberapa sendok. Di sela-sela suapan saya selingi dengan minum segelas air. Selain itu, saya juga rajin olahraga. Lari di siang hari dengan memakai jaket juga pernah saya lakukan. Push up, sit up, pull up saya lakukan secara rutin. Hasilnya? Lho, kok berat badan hanya turun sedikit. Apa penyebabnya dan bagaimana menyiasatinya? Masa saya dicopot dari jabatan gara-gara kelebihan badan. Nggak keren banget kan?

Akhirnya saya mencoba terapi pengurangan berat badan dengan metode tusuk jarum pada seorang dokter. Terapi ini dilakukan selama dua minggu. Selain tusuk jarum, saya harus minum kapsul yang diberi si dokter tersebut. Hasilnya memang ampuh. Berat badan saya turun sekitar 5 kg. Sayangnya wajah saya kok menjadi tampak nggak bagus ya. Kurusnya gimana gituuu. Nggak apa-apa deh yang penting tujuan tercapai dan jabatan saya nggak dicopot oleh pimpinan. Pengurangan berat badan secara dratis memang ada hasilnya namun kemungkinan juga ada dampak kurang bagus. Selain mata tampak cekung, wajah saya juga tampak kurang bersinar.

Setelah menjadi jenderal berat badan saya masih berada pada seputaran 76 – 80 kg. Olahraga jalan kaki di Monas masih saya laksanakan. Demikikian pula kegiatan senam pagi bersama staf. Ini untuk menjaga agar saya tetap sehat dan bugar. Maklum pekerjaan saya juga masih lebih banyak di belakang meja. Godaan untuk makan enak harus saya kendalikan.

.

Berat Badan Berlebih harus dikurangi

Masih oke kan?

.

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan sebaiknya konsultasi dulu dengan ahlinya. Jangan sembarang melakukan diet secara semena-mena dan mendzolimi tubuh. Hati-hati mengonsumsi obat pelangsing agar tak terhindar dari akibat yang kurang baik. Selain mengatur pola makan juga harus dibarengi dengan olahraga secara rutin sesuai ketentuan dan kemampuan. Hidup sehat dan bugar memang penting. Oleh karena itu, kesadaran dan disiplin pribadi untuk memelihara kesehatan sangat diperlukan.

Apakah Anda mempunyai pengalaman melangsingkan badan tanpa diet super ketat? Silakan share pengalaman tersebut agar bermanfaat bagi yang lainnya.

Image source: pixabay.com

Abdul Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi.
Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway.
Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

Latest posts by Abdul Cholik (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hello beautiful Monday 😍 Yuk ah hirup sebanyak mungkin energi positif di pagi ini 😉
.
Guys, kasih tau dong, kamu suka tipe konten yang seperti apa? Yang menghibur alias lucu, menginspirasi, informatif, atau seperti apa nih? 😄
.
Karena berdasarkan survey, banyak orang yang menyukai tipe konten inspirasional dan juga yang to the point alias gak bertele-tele 😆
.
#indoblognet #mbcommunication #inspirational #content #tips #business #survey #tothepoint #mondaymotivation

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top