Menulis Yuk

Kue Putu, Jajanan Jadul yang Ngangenin

Kalau tukang jualan putu lewat selagi kecil, pasti anak-anak suka ngikutin mamang jual putu. Mungkin tertarik dengan suara yang keluar dari pemanas putu yang mengeluarkan suara dari uapnya.  Kalau ada yang beli, kita ikut berhenti dan melihat mamang penjual putu memasak putu. Adonan yang sudah dibuat dimasukan bersama gula merah dan dimasukan dalam bambu . Setelah itu bambu yang berisi adonan putu ditaruh diatas kukusan yang uapnya berbunyi tadi. Ditaruh di sana sampai matang.

Lalu mengeluarkan putu dari bambu dengan mendorong dari bawah dengan kayu sampai putunya keluar. Kegiatan mamang penjual putu itu selalu menarik bagiku. Sampai aku sekarang kalau ada mamang penjual putu lewat selalu memanggil dan melihat memasaknya. Dan menikmati putu dalam keadaan hangat dengan secangkir teh manis, lezatnya.

Putu sekarang sudah jarang yang jual. Putu dikenal dengan putu bumbung. Putu artinya ketan dan bumbung artinya bambu. Bumbung adalah potongan bambu dengan ukuran 3-5 cm.  Tempat untuk masak putu ini terbuat dari kaleng minyak dari kaleng yang diberi lubang. Dibawah tungku terdapat kompor. Uap yang keluar dari tungku inilah yang mengeluarkan bunyi. Cara membuat putu sangatlah mudah. Beras yang dihaluskan dicampur dengan ketan.

Kemudian dimasukan dalam bilah bambu. Dan didalamnya diberi parutan gula merah. Bumbung itu dipanaskan di atas kaleng minyak. Hawa panas atau uap panas yang keluar dari kaleng minyak itu yang mematangkan putu tersebut. Cara mengeluarkan putu yang sudah masak juga ada cara tersendiri. Putu itu dikeluarkan dengan alat khusus dengan cara mendorong keluar. Kebanyakan putu itu punya warna putih dan hijau. Warna hijau karena gunakan daun pandan untuk pewarna alami. Sehingga aromanya bau pandan.

Putu ini sudah ada sejak jaman penjajahan dulu. Kue putu dibuat dari beras yang dibuat tepung. Dimana tepung beras adalah dibuat oleh rakyat Indonesia. Karena bahan yang lainya mempunyai harga yang mahal yang diperuntukan untuk penduduk Belanda. Jadi hanya kue putu inilah yang bisa dibuat oleh rakyat. Kue putu ini sebagai camilan yang cukup sehat karena kandungan hidrat arangnya.

Selain hidrat arang di kue putu ada juga kandungan zat lainnya seperti protein 0,3 gram, karbohidrat 3,7 gram, lemak 0,6 gram, kalsium 0,01 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0,12 miligram.  Selain itu di dalam Kue Putu juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 10 gram Kue Putu, Walau sekarang penjual kue putu sudah jarang dijumpai tapi masih banyak yang menyukai camilan kue putu ini.

Tuuut itulah suara uap yang keluar dari kaleng minyak yang dibawa penjual kue putu. Kalau mau membuat sendiri juga bisa. Isiannya juga gak selalu gula merah bisa diisi dengan keju atau meses untuk kekinian

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat putu

  1. 800 gram tepung beras
  2. secukupnya air
  3. 6 lembar daun pandan
  4. secukupnya garam
  5. 250 gram gula merah, sisir terlebih dahulu
  6. secukupnya parutan kelapa, kukus terlebih dahulu

Cara mebuatnya :

  1. Campur air dengan garam dan daun pandan. Rebus sampai mendidih, angkat, biarkan agar menjadi hangat.
  2. Siapkan tepung beras pada sebuah wadah, kemudian masukan air pandan tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan tangan hingga merata
  3. Saring adonan sedikit demi sedikit menggunakan saringan kasar hingga adonan menjadi halus.
  4. Masukkan adonan kedalam cetakan bambu. Alasi potongan bambu dengan potongan daun pisang atau daun pandan.
  5. Lubangi bagian tengah adonan kemudian masukkan gula jawa secukupnya. Kemudian tutupi sisanya dengan adonan tepung beras hingga cukup penuh, ratakan
  6. Siapkan panci pengukus, kemudian letakan cetakan yang sudah berisi adonan putu dengan posisi berdiri. Usahakan tepat berada di atas lubang kukusan

Nah, bisa dicoba resep ini saat penjual putu sudah jarang ditemui tapi masih ingin menikmati putu. Mau kekinian  isinya bisa diganti keju atau coklat.

Hastira

Seorang pengajar penyuka aksara. Suka merangkai kata dalam bentuk puisi dan fiksi. Dan suka dengan dunia anak-anak dengan banyak membuat cerita anak

Latest posts by Hastira (see all)

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • WRITE What You Know 😉
.
Through writing, anyone can explore themselves and share the WONDERFUL GIFT of themselves to the world, right?? Hihi..
.
✔ So if you’ve overcome a trial or painful adversity, WRITE about it
.
✔ Built a business and want to share your experience and help others striving to do the same? WRITE about it
.
✔ Suffered a loss and want to reach out to others who may be suffering as well? WRITE about it 🙈🙈
.
Since the dawn of time, humans have been drawn to stories. Stories CONNECT us, INSPIRE us, MOTIVATE us. By writing, we connect each other .
By bringing our STORIES into the light, we bring our collective story — the human story — together 🤓
.
And while you may not have as much EXPERIENCE or WISDOM as those gone before you, nobody else on the planet has your exact story or your experience
.
Only you can SHARE that with the world 🤗
.
So IGNORE everyone who says you can’t or you shouldn’t, that you don’t have the experience or that your stories won’t be good enough. Choose to write. Choose to share your unique story with the world that is so desperately waiting to hear it .
So go write. Forget what other people SAY, and just go write what you know 😋
.
Credit: writingcooperative.com
.
📧 For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #writingtips #writingquotes

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top