Kesehatan

K-Link Stimulasi Kecerdasan Anak-anak Gorontalo Melalui Lomba Mewarnai

“Anak adalah masa depan bangsa. Aset yang harus dijaga. Tidak hanya orang kaya yang mampu membahagiakan anak, orang miskin pun bisa!” Tandas Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat membuka Seminar  Kesehatan Anak dan Coloring Competition Super Kids di Pentadio Resort, Gorontalo (1712).

Bupati sangat mengapresiasi acara yang diinisiasikan oleh PT K-Link Indonesia untuk pertama kalinya di Kabupaten Gorontalo ini.  Karena itu, kegiatan ini didukung penuh tidak hanya oleh pemerintah kabupaten Gorontalo, tetapi juga  Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah Kabupaten Boalemo, dan Pemerintah Kota Gorontalo.

Hampir 200 anak-anak mulai dari pra TK, TK hingga SD kelas 1 -3 dari berbagai sekolah se-provinsi Gorontalo antusias mengikuti rangkaian lomba mewarnai dan menggambar yang memperebutkan hadiah uang tunai ratusan ribu rupiah dan trophy. Tak hanya itu, para orang tua yang mengantar, termasuk guru PAUD, TK dan SD,  dilibatkan dalam seminar kecerdasan dan kesehatan anak yang menghadirkan ahli gizi sekaligus medical consultant PT K-Link Indonesia, dr. Arief Munandar.” Acara ini luar biasa. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi para orang tua sehingga mampu mendidik anaknya menjadi lebih baik,” lanjut Pak Bupati yang juga mantan rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Kegiatan lomba mewarnai dan menggambar menurut Nelson Pomalingo  sangat bermanfaat dalam menyukseskan program pemerintah  meningkatkan kualitas  sumber daya manusia, memupuk minat dan bakat seni serta kreativitas anak, menumbuhkan jiwa kompetisi, serta mengajarkan anak bertanggung jawab. “Ya, mereka harus tuntas menyelesaikan tugas mewarnai dan menggambarnya dalam waktu yang ditentukan. Ini sangat butuh kesabaran dan komitmen,” katanya. Ia berharap acara coloring competition bisa menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan rutin oleh K-Link Indonesia yang sudah 7 tahun beroperasi di Gorontalo.

Lomba mewarnai dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori pra TK dan TK dan kategori kelas 1-3 SD. Hadiah untuk setiap kategori sebagai berikut: juara 1 akan mendapatkan uang tunai Rp 750 ribu, goodiebag senilai Rp 350 ribu, trofi, dan sertifikat. Juara 2 akan mendapatkan uang tunai Rp 500 ribu, goodiebag senilai Rp 250 ribu, trofi, dan sertifikat. Juara 3 akan mendapatkan uang tunai Rp 250 ribu, goodiebag senilai Rp 150 ribu, trofi, dan sertifikat. Juara harapan 1 dan juara harapan 2 masing-masing akan mendapatkan goodiebag senilai Rp 150 ribu, trofi, dan sertifikat.

Suasana lomba mewarnai yang diikuti utusan PAUD dan TK se-Provinsi Gorontalo serta utusan kelas 1-3 SD se-Provinsi Gorontalo.

Medical Consultant PT K-Link Indonesia dr. Arief Munandar dalam seminar yang sebagian besar dihadiri kaum ibu menjelaskan, sebenarnya  masalah kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan gizi buruk tidak saja terjadi di Indonesia, tetapi juga di sejumlah negara di dunia.

Data kesehatan penduduk Indonesia yang dirilis Kemenkes 2013 menunjukkan, terdapat 13% anak dengan gizi buruk dan 12% anak dengan obesitas. Kondisi tersebut menunjukkan makanan semewah apapun yang diberikan orangtua belum tentu mencukupi kebutuhan gizi anak.

Fakta yang banyak ditemui di lapangan, sampai saat ini orangtua paling takut anaknya tidak makan nasi ketimbang tidak makan sayur. Mereka lebih memperhatikan gizi makro seperti asupan karbohidrat dan protein dibandingkan gizi mikro seperti sayur dan buah.

Hanya satu dari lima anak Indonesia yang mengonsumsi lebih dari lima jenis sayur dan buah per harinya. “Padahal kebutuhan akan sayur dan buah itu penting sekali bagi pertumbuhan anak,” kata dr. Arief.

Masalah lainnya yang dialami anak terkait dengan emosional dan perilaku yang turut mempengaruhi tumbuh kembang anak, salah satu contohnya adalah memberikan gadget sebagai imimng-iming agar anak tenang. Akibatnya, anak-anak jadi malas bergerak, sehingga peredaran oksigen serta perkembangan otot terganggu. Tidak heran jika perkembangan otaknya terhambat.  Minus matanya semakin bertambah karena terlalu sering menatap layar handphone. Belum lagi, anak-anak jadi mengalami kesulitan berinteraksi sosial dengan teman-teman sebaya. Ini tentu saja mengganggu pertumbuhan kecerdasan emosional. Anak-anak menjadi lambat menuju kematangan, cenderung tidak suka bersosialisasi, rasa individualisme yang tinggi dan keras kepala. Padahal stimulasi kecerdasan anak yang paling mujarab adalah dengan bermain dan eksplorasi. Dengan bermain bersama teman-temannya, anak-anak akan belajar bertenggang rasa.

Perkembangan gizi anak juga bisa terganggu, dengan asupan gizi makanan yang berkurang. Ya, karena alasan praktis, orang tua memberikan mie instan untuk anak-anaknya. Ini sebenarnya berbahaya.

Faktor kecerdasan lainnya yang harus dilatih kepada anak sejak dini adalah kemampuan bicara dan bahasa. Ajarkanlah anak-anak menggunakan bahasa yang baik dan benar, dengan konsonan dan vokal yang jelas. Usahakan bicara di hadapan anak dengan satu bahasa yaitu bahasa Indonesia. “Jangan mencampurkan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris atau bahasa daerah. Itu akan membingungkan anak,” ujar dr. Arief.

Ada tiga faktor yang harus diperhatikan supaya anak menjadi manusia unggul, yaitu fisik, intelektual, dan emosional. Pertumbuhan fisik bisa dilihat dari tinggi badan, berat badan, atau lingkar kepala. “Jangan sia-siakan golden period. Otak anak itu ibaratnya sponge, apa yang ia dengar mudah diingat!” ujar dr. Arief.

dr Arief juga mengingatkan kepada para orang tua agar tidak berkata kasar karena anak akan mengikuti. Anak-anak adalah mahluk peniru yang ulung. Makanya bagi orang tua harus pandai menjaga sikap dan prilaku.

dr. Arief Munandar mengabadikan kebersamaan dengan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, Ketua PAUD Kabupaten Gorontalo, Koordinator Area K-Link Gorontalo, Ibu Ella dan peserta seminar. Sumber foto: Rahma Gorontalo

Pentingnya Asupan Makanan Bernutrisi Tinggi

dr. Arief menyoroti masalah yang sering timbul pada anak, di antaranya gangguan pertumbuhan dan gangguan nafsu makan. Orangtua sebaiknya tidak membandingkan perkembangan anaknya dengan anak orang lain. Tiap anak itu unik dan kasusnya tidak bisa digeneralisasi. Umumnya, jika orang tua menyadari, penyebab gangguan nafsu makan itu datang dari orangtua yang memberikan snack menjelang waktu makan. Sehingga begitu waktunya makan, dia sudah kenyang. Kalau sudah begitu biasanya orang tua menggunakan cara paksa atau sebaliknya malah mengikuti kemauan anak, tidak makan, atau makan seadanya. Akibatnya, asupan gizi berkurang atau tidak seimbang.

K-Link Indonesia memiliki kepedulian tinggi untuk mendukung upaya mencerdaskan anak bangsa. Berbagai formula produk dikembangkan untuk memberikan solusi hidup yang sehat dan lebih baik. K-Kids Omega salah satunya, suplemen pelengkap nutrisi anak dengan komposisi omega 3 dari minyak hati ikan cod (cod liver oil), vitamin A, dan vitamin D sehingga anak tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.

Dr. Arief memperkenalkan manfaat K-Kids Omega kepada seluruh peserta seminar. Menurutnya, bahan utama K-Kids Omega berfungsi membentuk otak, memperbaiki jaringan di dalam otak, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, dan menunjang pertumbuhan tulang. K-Kids Omega adalah solusi untuk anak dengan mata minus. “Aturan pakainya untuk anak usia kurang dari 6 tahun adalah 1×1 softgel per hari dan anak usia 6-12 tahun adalah 1-2 softgel per hari. Cukup diteteskan pada mulut atau diberikan pada makanan yang ada misalnya bubur,” ujar dr. Arief.

Presiden Direktur K-Link Indonesia, Dato Radzi.  K-Link serius membangun bisnis di Indonesia dengan potensi market yang besar dan terbukti kontribusi yang diberikan Indonesia selama 15 tahun ini paling besar di antara 34 negara lainnya di dunia. (Sumber foto: K-Link Indonesia)

Bentuk dan wanginya seperti permen dengan kandungan minyak ikan tanpa tambahan pewarna, pemanis, perasa, pengharum, pengawet, dan bahan kimia lainnya yang dikemas dalam bentuk yang menarik. Pastinya dengan kemasan yang menarik, anak-anak akan menyukainya.

Untuk harganya, satu botol Rp 128 ribu (wilayah A atau Indonesia bagian barat), dan Rp 130 ribu (untuk wilayah B, Indonesia Bagian Timur). Harga bisa lebih murah 20 % jika telah menjadi member K-Link. Atau kalau sudah menjadi member, kamu juga bisa menjalankan bisnis K-Link yang menggunakan metode MLM. Jangan keburu parno dulu ya mendengar nama MLM. K-Link selama 15 tahun ini menjalankan bisnis MLM syariah yang Insya Allah bikin hati nyaman. Produk-produknya juga bagus, sistem bisnisnya halal.

Oya, karena sekarang sudah digital, kamu juga bisa belanja secara online, melalui www.k-net.co.id  

Atau bisa melalui layanan e-commerce dengan mengunduh appsnya ya, di: K-Link Commerce.

Selain seminar kesehatan dan kecerdasan anak, K-Link Gorontalo juga akan melakukan berbagai kegiatan sosial ekonomi, seminar kanker serviks, dan kecantikan luar dan dalam. Tidak ketinggalan, workshop di bidang pertanian loh! Karena K-Link memiliki produk pertanian unggulan yaitu pupuk Bionoost yang ramah lingkungan. Ke depannya, K-Link Indonesia akan membangun kemitraan yang sinergis antara petani, pemerintah dan dunia bisnis.  Wah makin seru aja program K-Link di Gorontalo.

 

 

Ignasia

Saya Ignas, hobi membaca dan menulis. Bagi saya, setiap hari adalah kesempatan baru untuk mempelajari hal-hal menarik.
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • SURVEY! 51 percent of consumers say a business needs to be AVAILABLE 24/7 🏪🤑
.
According to this survey, a business needs to be ON at all times--and not just "on" yahhh, but ENGAGED! 🤓🤓
.
This is where a live chat function in your website can be extremely HELPFUL, since obviously a large portion of consumers have questions (and will want those questions answered before they make a purchase) 🙈🙈
.
Long term, however, many companies are looking to automate this process, since many consumers end up asking similar questions. As CHAT BOTS become more and more intuitive, this level of engagement won't be an ask on the consumer's part--it will become standard ✔
.
In our HYPER-CONNECTED society, it's only going to become more and more widely accepted to have someone (or some thing, like a chat bot) always at your disposal 🤗🤗
.
Credit: inc.com
.
📧 For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #smartbusiness #businesssurveys

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top