Blogging

Kiat Menyiasati Tingginya Biaya Hidup

“Tarif Listrik Naik, Harga Cabe Melejit, Biaya Surat Kendaraan Naik 100% – Kado Pahit Tahun Baru” membaca headline-headline tersebut di koran-koran tempo hari seperti menciutkan nyali, menggerogoti keberanian menghadapi tahun 2017. Eits ciut nyali itu buat orang-orang yang suka putus asa sebelum berjuang. Saya yakin sobat Indoblognet nggak termasuk yang demikian. Tahun baru, harga dan berbagai tarif ikutan baru namun buat para pegawai negeri, swasta, buruh biasanya…biasanya loh ya gajinya ikutan baru alias ada kenaikan meski tidak dapat dipastikan kenaikannya setara dengan inflasi atau tidak. Tetapi bersyukurlah sebab mereka yang pandai bersyukur insyaAllah akan diberikan nikmat dan berkah yang semakin bertambah.

Artikel saya kali ini bukan untuk berceramah bagaimana cara bersyukur yang baik, tetapi saya hanya sekedar ingin berbagi tips tentang bagaimana menyiasati tingginya biaya hidup, kenaikan-kenaikan harga saat ini dari kacamata seorang ibu rumah tangga sekaligus pekerja lepas yang notabene tidak terima gaji tetap seperti saya.

Beberapa tips berikut ini mungkin bermanfaat untuk diterapkan ketika menghadapi kenaikan harga-harga barang daripada menangis berhari-hari cup cup cup:

1. Mengupayakan penghasilan tambahan

Penghasilan nggak pasti, gaji belum tentu naik? jangan terpusat pada pintu yang tertutup tetapi mari berjuang membuka pintu rezeki lainnya. Seperti di film SWAT tempo hari, khawatir pintu dan jendela dipasang bom oleh orang yang berniat bunuh diri maka bobol saja dindingnya, terbukalah satu pintu lagi hahaha. Begitulah kira-kira berjuang mengais rezeki. Darimana penghasilan tambahan diupayakan? bisa dari menekuni hobi. Seperti contohnya saya senang sekali berkompetisi, maka sering-sering menengok PELUANG LOMBA

Bisa diintip di berbagai fan page, situs resmi atau blog-blog yang menayangkan berbagai informasi mengenai lomba, kuis, kontes atau lomba menulis. Punya hobi bikin kue, yuk ah, teman saya usai sang suami diPHK bisa menghidupi keluarganya dengan keahliannya membuat bolen yang super lezat dititipkan di toko kue dan makanan, gerai-gerai restoran dan menerima pesanan untuk acara hajatan atau seremonial lain .

2. Pengetatan anggaran

Coba ditelisik lagi kira-kira anggaran mana yang bisa dicoret. Jajan di luar, piknik mungkin kembali dimasukkan kebutuhan tersier saja artinya ngga penting-penting amat. Kalau dirasa penting frekuensinya bisa dikurangi misalnya pikniknya ke taman kota seperti Taman Abhirama. Lebih hemat dan sehat kok, coba saja, setidaknya sehat buat kantong dengan anggaran pas-pasan hehehe. Beli baju, sepatu, asesoris, gadget? yang seperti ini memang tidak pernah masuk dalam anggaran khusus dalam keluarga saya. Kami terbiasa membeli barang baru jika yang lama sudah rusak. Hal seperti ini harus ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini. Janganlah menjadi korban mode, korban para kapitalis yang mengedepankan keinginan daripada mendahulukan kebutuhan. Ingin tampil modis, ingin gadget fitur terbaru atau ingin ini ingin itu. Ingat bahwa keinginan berbeda jauh dengan kebutuhan. Kecuali tampil modis dan gadget tercanggih tersebut digunakan untuk kebutuhan mengais rezeki misalnya bagi para artis, selebritis yang dituntut tampil modis atau awak media, blogger, pengusaha yang mobile yang butuh gadget canggih untuk menuntaskan pekerjaannya.

3. Memperbaiki gaya hidup

Yuk mulai memperbaiki gaya hidup dengan lebih ramah lingkungan. Apa coba kaitannya dengan harga-harga barang yang melonjak tinggi? Lha ya, mari kita teliti lagi barangkali selama ini perilaku kita kurang hemat energi. Lampu, kipas angin sering ditinggalkan menyala meski ruangan tak digunakan. Pekarangan rumah dibiarkan ditumbuhi rerumputan (saya menulis ini sambil melongok seuprit pekarangan di depan rumah sendiri) padahal lahan-lahan kosong itu berpotensi menjadi sumber rezeki baru. Hiks dulu saya punya pohon cabe trus pas sudah mati saya enggan menanam lagi. Padahal ya kalau saya rajin kan enggak ikut merasakan kenaikan harga cabe saat ini. Alhamdulillah masih ada pohon mangga yang berbuah ehem cukup lah untuk dikonsumsi sendiri dan dibagi dengan tetangga tempo hari. Lumayan untuk mengurangi pengeluaran pembelian buah-buahan. Nah ini dia, tentang buah. Biasakan mengkonsumsi buah produksi petani dalam negeri yang sedang musim. Seperti sekarang lagi musim Salak Pondoh, di tempat saya sekilo bisa diperoleh dengan lima ribu rupiah saja. Lumayan banget kan untuk penghematan.

Bagaimana sobat Indoblognet, ada tips lain untuk menyiasati kenaikan biaya hidup saat ini? saya nggak menyarankan membangun pembangkit listrik atau mencetak surat kendaraan sendiri loh ya hihihi.

Sumber gambar: Pixabay

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Yuhuu ikutan yuk...lumayan banget nih hadiahnya ! #Repost @ifisinema (@get_repost)
・・・
Ikuti #Mygeneration Experience Quiz
Hadiah Rp.5.000.000,- untuk 1 orang Pemenang!
.
Caranya:
.
1. Repost/Regram foto di atas
2. Tag, Mention dan Follow akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
3. Click link di bio akun @IFISinema
4. Ceritakan secara singkat pengalaman paling konyol kalian bersama para sahabat dalam 1 paragraf caption
5. Ajak 1 orang teman kamu untuk turut berpartisipasi dalam kuis
6. Gunakan hashtag #mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA
7. Jangan Private akun IG agar postingan bisa kami nilai
8. Pemenang diumumkan pada tanggal 4 Oktober 2017 di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
Contoh:
Pengalaman paling konyol gue dan para sahabat adalah ngumpet di kuburan sampe maghrib gara-gara ngindarin guru yg lagi razia siswa bolos.
.
Ayo @tag1orangtemankamu ikut partisipasi di kuis ini, caranya bisa dilihat di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
#mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA #filmindonesia #filmbioskop #teenlife #serbakuis #giveaway

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top