Blogging

Kamu juga Bisa Menulis, Sebab Setiap Manusia adalah Pencerita

Setiap Kita adalah Pencerita

Menjadi penulis adalah pilihan luar biasa. Cerdas, kreatif, interpretatif dinamis, dan mampu mempengaruhi opini, bahkan mampu mempengaruhi prinsip hidup pembacanya. Karena luar biasa, maka tidak begitu banyak orang yang bisa melakukan hal itu. Tentu saja, kita akan menjadi istimewa jika menjadi orang yang luar biasa itu.

Bila diri kita adalah pelajar atau guru, tentulah kita berkeinginan untuk menjadi suatu yang luar biasa itu bukan? Menjadi penulis adalah sebenarnya keluarbiasaan yang sebenarnya biasa. Biasa sebab ciri-ciri untuk menjadi penulis adalah sesuatu hal yang biasa kita lakukan sehari-hari. Kok bisa?

Nah, akan kita ungkap 3 ‘kebiasaan’ yang sebenarnya mampu membuatnya menjadi luar biasa.

1. Setiap manusia adalah pencerita

Manusia diberikan karunia oleh Sang Pencipta sebagai pencerita. Dengan akalnya diberi kemampuan untuk mengunakan bahasa verbal maupun non-verbal kepada manusia atau makhluk hidup lainnya. Manusia akan berbicara kepada manusia lainya. Bahkan, manusia akan berbicara dengan hewan atau tumbuhan.

2. Setiap manusia adalah pembelajar

Dengan akalnya membuat manusia menjadi cerdas. Cerdas untuk membaca serta menerjemahkan setiap peristiwa yang telah dilalui, sedang dilakukan, atau yang akan dilakukan. Proses ini tentu membutuhkan belajar dari setiap proses kehidupan yang ada. Sekolah formal atau non formal akan menjadi sarana pembelajarannya itu.

3. Setiap pembelajar pasti bisa menulis

Pembalajar yang baik, pasti akan menuliskan setiap kesan atau pesan hasil pembelajarannya. Manusia purba yang dikenal dengan ‘keterbelakangan zaman’ saja sudah memiliki manuskrip. Sebuah gambar atau tulisan yang menggambarkan suasana kemasyarakatan, serta kehidupan yang berlangsung di zamannya.

Kelebihan Menjadi Penulis

Menjadi penulis itu enak banget. Nggak percaya? Nah, ada 3 ‘kelebihan’ yang dimiliki oleh penulis yang akan membuat menjadi enak.

Ngeblog dan nulis buku itu ternyata asyik. (dok. pribadi)

Ngeblog dan nulis buku itu ternyata asyik. (dok. pribadi)

1. Mampu berpikir tidak biasa

Setiap penulis akan dituntut untuk selalu memperkaya pengetahuannya. Harus lebih banyak, lebih luas, serta lebih dalam tentang ide dan tema yang ditulisnya. Otomatis diperlukan keluasan pengetahuan melalui bacaan, pengalaman, hingga diskusi (sharing).

2. Mampu berpikir logis dan sistematis

Penulis yang baik adalah yang mampu menuliskan tulisan yang teratur, terang, sistematis, gamblang, serta logis. Tulisan yang baik bukanlah tulisan yang njlimet dan bertele-tele. Sehingga memaksa pembaca untuk berpikir keras dalam mencerna tulisannya.

Berpikir logis dan sistematis akan menciptakan keharmonisan tulisan. Hal ini bisa diperoleh dengan cara rajin mengasah keterampilan menulis. Dengan kata lain, penulis harus produktif menghasilkan karya tulis. Setiap karya tentu harus selalu dievaluasi untuk menghasilkan karya yang lebih berkualitas dibandingkan karya yang sebelumnya.

3. Mampu menciptakan interpretasi (penafsiran)

Subjektivitas penulis tentu akan mempengaruhi hasil karyanya. Oleh karena itu, setiap penulis yang baik pasti akan melahirkan tafsir baru terhadap ide dan tema yang ditulisnya. Tafsir baru ini tentu akan menimbulkan pro dan kontra. Bagi mereka yang se-ide tentu akan semakin menambah cakrawala berpikirnya. Lebih ekstrem lagi akan mengubah pola/cara pandang berpikir sesuai interpretasi suatu karya tulis. Tulisan tersebut mampu menjadi inspirasi yang mendorong perubahan tersebut.

Sebaliknya, bagi yang kontra. Yang apatis, akan membiarkan tulisan itu berlalu begitu saja di depannya. Tapi bagi yang kreatif, akan memunculkan tafsir ide baru yang akan ‘meluruskan’ (mengkritik) ide tulisan yang sudah ada. Artinya, tulisan sebelumnya mampu menghasilkan tulisan-tulisan baru yang memuat antitesa tulisan sebelumnya.

Setiap kita adalah pencerita?
Masih ragu untuk menjadi penulis?
Nggak yakin bisa nulis?
Nggak percaya, ah!
Pasti bisa?
Buktinya?

Apa bisa kamu hidup tanpa bercerita? Bukankah setiap hari kamu berkomunikasi dengan siapa saja. Di rumah dengan ayah, ibu, kakak, adik, atau anggota keluarga lain. Di sekolah pasti akan berbicara dengan teman, guru atau civitas sekolah lainnya. Di masyarakat tentu kita akan berbicara dengan teman sepermainan, tetangga, atau orang lain. Tanpa disadari sebagian besar di antaranya adalah sebuah cerita.

Ya, kan?

Artinya setiap kita adalah pencerita. Hanya saja kini kita ditantang atau menantang diri kita untuk menerjemahkan cerita kita itu dalam suatu tulisan. Tidak hanya dengan lisan. Tukang batu, petani, nelayan, atau pedagang saja bisa menulis. Kamu yang pelajar, mahasiswa, guru, dosen, atau kaum profesional akan ‘terlihat aneh’ jika tidak menulis bukan?

 

 

Editor: Indoblognet

Mas Nuz

Pecinta keluarga yang kadang suka nulis dan jalan-jalan.

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • YouTube saat ini bisa jadi lahan yang mendatangkan penghasilan lumayan, lho. Makanya makin banyak nih para YouTuber yang bermunculan. YouTube juga bisa jadi sarana promosi yang kekinian bagi para marketer 😀
.
#indoblognet #mbcommunication #youtube #youtuber #marketer #socialmedia #promotion

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top