Gaya Hidup

Kafe dan Waroeng Jangkrik Surabaya, Menu Pedas yang Naik Kelas

Selain terkenal dengan olahan serba bebek, kuliner Surabaya juga identik dengan aneka sambel dan penyetan yang bikin mulut sibuk mendesis kepedesan hah hoh hah… 🙂

Salah satu yang bisa jadi jujugan adalah Waroeng Jangkrik, di kawasan Jalan Jemursari 71 Surabaya. Ancer-ancernya tak jauh dari RSI Jemursari, sekitar 200 meter lah ya.

Dan lumayan dekat dengan De Mandailing Cafe yang super recommended itu 🙂

Baca: Kafe De Mandailing Surabaya

kafe-jangkrik-3

Saya datang barengan 2 soulmate #eaaaa alias temen satu kubikel di kantor. Namanya Om Erik dan Om Faton. Yep, saya ikut-ikutan Sidqi, manggil 2 makhluk ini dengan sebutan “om”. Hamdalah, kami di kantor ini kompak banget dalam hal hobi mengendus makanan lezatos di bumi Surabaya dan sekitarnya 🙂

Plus doyan foto-fotan dan bikin video jugak, hihi.

Balik lagi ke cerita destinasi kuliner yak. Kafe dan Waroeng Jangkrik ini bersebelahan, menempati areal lahan yang sama, hanya dipisahkan pintu dan ambience.

Kalau Waroeng lebih crowd, rame, dan beberapa kali tersembur asap rokok dari smoking room. Sementara cafe lebih cozy, ber-AC dan resik.

Boleh nggak, pesen menu Waroeng tapi makannya di kafe? Boleh banget! Ini asyiknya. Jadi kita bisa datang bareng-barengan, dengan selera menu yang berbeda, tapi tetap nongkrong di lokasi yang sama. Great!

Untuk menunya, apabila Anda ingin menikmati sajian serba penyetan (plus nasi) dari waroeng jangkrik, bisa juga langsung pesan ke mas-mas karyawan kafe.

Tapiii, awas yaaa.. Sambelnya rentan bikin bibir jontorrr, hahaha

Karena saya lagi nggak mood buat makan nasi, ya sudah pesan cemilan cihuy saja. Kali ini, order french fries bertabur micin keju plus siap dicocol mayonaise. Juga pisang goreng yang diproduksi dengan amat crunchy, duuh sedap banget, ditaburi bubuk ovomaltine dan parutan keju yang dahsyat!

kafe-jangkrik

kafe-jangkrik-2

Gimana rasa masakannya?

Kata Om Erik dan Om Faton, semuanya enaaak! Mereka pesan penyetan iwak pe (ikan pari) dan juga penyetan daging plus soun bumbu kecap. Sedaaap. Harganya juga masih ramah di kantong.

Kalau mau janjian ketemu teman, sekedar ngobrol (curhat) ataupun bahas kerjaan, bisa juga dong mampir ke Kafe dan Waroeng Jangkrik ini.

O iya, buat yang penasaran, apakah sego sambel Suroboyo di waroeng jangkrik ini sama dengan sego sambel mak yeye wonokromo yang super tenar dan kondang bambang gulindang itu?

Jawabannya, Tidak sama 🙂

Saya sendiri belum pernah menjajal kuliner malam, yang fenomenal, yaitu  sego sambel mak yeye wonokromo. Kapan-kapan deh, mau cobain keluar malem demi ngisi perut dan menjontorkan mulut hahaha.

***

Aneka pilihan destinasi kuliner di Surabaya ini bikin banyak orang selalu ngerasa perut keroncongan saban berkunjung ke kota ini. Yang jelas, saya bersyukur bisa lahir, besar dan hidup di Surabaya. Banyak pengusaha yang makin kreatif dalam melejitkan dunia kuliner. Apalagi, beragam blog culinary things dan gaya hidup juga tumbuh bak jamur di musim hujan. Belum lagi akun instagram dengan hastag #kulinerSurabaya yang lumayan kasih masukan dan inspirasi atas pertanyaan “Mau kuliner ke mana kita hari ini?”

Soalnya, saya dan keluarga kerap terjerat dalam aneka constraint manakala kami berhasrat ingin plesir ke luar kota. Maka, keberadaan aneka destinasi kuliner ini, seolah menjawab keinginan kami akan hiburan yang murah meriah, nggak perlu keluar ongkos dan tenaga kelewat banyak, tapi sudah bisa menerbitkan seulas senyum bahagia.

Yap, bahagia itu as simple as finding a hidden gem bernama resto/ kafe yang maknyus.

Gimana pendapat Anda?

 

 

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Instagram lahir di Tahun 2010 sebagai media komunikasi melalui gambar. Bisa dibilang inovasi Instagram saat itu sangat "fresh". Karena ternyata menyampaikan pesan (berbagi kisah) melalui gambar lebih mengasyikkan kan, yaaa? 😁😁😁
.
.
.
DOUBLE TAP IF YOU AGREE
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #instagram #sosialmedia #fotografi

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top